
tanpa di komando para tokoh aliran putih itu segera menyerang resi Idris Seno, sungguh membuat resi Idris Seno harus berkelit untuk menghindari serangan mereka,apa lagi ajian halimun milik Ki Ageng yang membuat resi Idris Seno harus beberapa kali melakukan penyelamatan diri dengan menjatuhkan tubuhnya ke tanah dan berguling guling untuk menghindari serangan bergelombang dari tokoh yang lainnya.
” tahan resi kami akan membantu."
para ketua pandepokan pedang tunggal pun berdatangan membantu resi Idris Seno yang di keroyok oleh para tokoh aliran putih.
sungguh pandepokan pedang tunggal tidak menyangka kalau saat ini,mereka di serangan para tokoh aliran putih yang dahulu bersahabat dengan mereka.
Ki bajo dan daeng Tampo tersenyum,apalagi Jaka ingin rasanya dirinya berguling guling, menertawakan keadaan yang sangat mengasikan bagi dirinya.
para tokoh yang menganggap dirinya sebagai pembela kebenaran,kini hanya bagaikan seorang budak yang siapa membuat dunia persilatan menjadi sangat kacau.
beberapa orang ketua pandepokan pedang tunggal harus merasakan kehebatan para tokoh aliran, mereka terkena pukulan dan senjata dari mereka sehingga mereka harus mundur untuk mengambil nafas dan akan kembali menyerang mereka.
bahkan resi Idris Seno juga mulai terluka di tubuhnya,tetapi resi Idris Seno yang memiliki kemampuan di atas mereka masih tetap bertahan.
hingga pukulan jarak jauh dari Jaka harus membuat resi Idris Seno mundur beberapa langkah.
menahan pukulan jarak jauh dari Jaka, kesempatan ini di manfaatkan oleh para tokoh aliran putih yang mengeroyoknya,mereka seakan tidak memberi kesempatan pada resi Idris Seno.
serangan bertubi-tubi membuat resi Idris Seno harus terlempar karena pukulan dari beberapa tokoh aliran putih mendarat di tubuh resi Idris Seno.
dan di saat itulah kesempatan itu di manfaatkan daeng Tampo untuk segera membuat resi Idris Seno akan menjadi budak mereka dengan mengalungkan gelang yang telah di beri ajian pemikat Sukma.
daeng Tampo bergerak cepat,dan telah berada sangat dekat dengan resi Idris Seno,tetapi saat daeng Tampo akan memasangkan gelang ajian pemikat Sukma,suara melengking yang sangat keras dari angkasa membuat semua yang berada di tempat itu melihat ke angkasa.
tampak seseorang melayang turun,sungguh mereka yang berada di tempat itu terkejut,bahkan Jaka yang tidak menyangka kehadiran pemuda ini hampir berteriak,orang yang di nanti tetapi sedikit ciut nyalinya,melihat kemampuan pemuda itu semakin kuat.
” Bu Ki...”
suar tertahan Jaka,seakan darahnya berdesir dengan kemapuan Bu Ki dapat melayang di udara.
” hentikan semua,apa yang kalian lakukan hari ini telah membuat dunia ini sangat kacau,dan hari ini aku akan mengehentikan ini semuanya.”
” ha ha ha..hari ini kamu akhirya datang juga Bu Ki,mungkin kamu akan terkejut melihat aku masih hidup.”
” kamu bukan tuan Jaka,kamu adalah jin yang memanfaatkan situasi ini, sebaiknya kamu kembali ke alammu.”
__ADS_1
” jaga ucapanmu,daeng Tampo segera laksanakan tugasmu.”
daeng Tampo akhirya tidak jadi untuk mengalungkan gelang ajian pemikat Sukma pada resi Idris Seno yang masih duduk bersila mengembalikan tenaga dan mengumpulkan hawa murni untuk mengobati luka dalam akibat beberapa pukulan yang mendarat di tubuhnya.
daeng Tampo pun kembali membacakan mantra untuk membuat para tokoh aliran putih itu menyerang Cia Bu Ki,tetapi entah apa yang terjadi.
ledakan demi ledakan terjadi di tempat itu dan membuat para tokoh aliran putih itu berteriak sangat keras.
mereka jatuh pingsan karena ajian pemikat Sukma lepas dari leher mereka,dan kalung itulah yang membuat ledakan kecil karena hancur.
daeng tampo sangat terkejut,bagaimana bisa dengan kedatangan pemuda itu ajian pemikat sukma bisa hancur.
Jaka dan Ki bajo juga merasa heran apa yang terjadi sebenarnya.
” apakah kamu terkejut Tampo,akulah yang melakukannya."
daeng bongkok muncul bersama Tintin yang sangat manis mendaratkan kakinya di samping Cia Bu Ki yang tersenyum.
” akhirya kisanak berhasil.”
Tampo tidak pernah mengira bahwa daeng bongkok berada di sini juga dan dialah dalang hancur nya ajian pemikat Sukma yang berada di leher para tokoh aliran putih itu.
” bagus kisanak,saya akan membasmi mereka yang telah membuat kekacauan seperti ini.”
” sisakan Tampo buat saya,dia harus bertanggung jawab atas kematian guru kami.”
Cia Bu Ki mengangguk,dia pun langsung menyerang Jaka atau jin yang menyerupai tubuh Jaka yang telah di hidupkan oleh Ki bajo dengan ritual ilmu hitam.
Jaka menghindar dari serangan Cia Bu Ki,dia tidak mengira serangan Cia Bu Ki secepat itu dan dia harus merasakan pukulan inti es telak di perutnya membuat dia harus terlempar sangat jauh.
Cia Bu Ki yang tidak ingin memberikan kesempatan pada Jaka,kembali mengejar tetapi Ki Bajo menghadang dengan menggunakan pedang naga putih menyerang Cia Bu Ki.
Cia Bu Ki harus menunda mengejar tubuh Jaka,dan harus menghindar Dari serangan Ki bajo.
duar..duar..
ledakan beberapa kali saat Cia Bu Ki menahan serangan dari ki bajo Dengan pukulan inti es yang di padu dengan inti api.
__ADS_1
hampir saja pedang naga putih itu terlepas karena tenaga inti es dari Cia Bu Ki begitu kuat,dan sangat berani menahan pedang naga putih hanya dengan tangan kosong saja.
Ki bajo berteriak sangat kuat, ternyata Ki bajo menggunakan naga putih untuk membantunya melumpuhkan Cia Bu Ki.
tetapi itu hanya sia sia, Cia Bu Ki memandang naga putih seakan tidak berkedip,membuat naga putih nyalinya sangat ciut.
naga putih hanya berputar putar di angkasa,seakan ingin kabur,aura raja lima naga yang ada di dalam tubuh Cia Bu Ki,membuat naga putih itu seakan tunduk dengan Cia Bu Ki.
Ki bajo sangat heran,mengapa naga putih seakan takut pada pemuda itu,Jaka yang telah kembali kini balik menyerang Cia Bu Ki.
tetapi serangannya seakan hambar,jurus tapak iblis yang di pelajari oleh gurunya yang telah di bawa oleh dewa tinju mabuk seakan hambar di hadapan Cia Bu Ki.
Cia Bu Ki yang mengetahui sejarah tapak iblis,melawan menggunakan jurus tapak dewa, membuat jurus tapak iblis yang di gunakan oleh Jaka ,tidak sedikitpun berarti ketika menyerang Jaka.
” kalian harus musnah dari muka bumi ini.”
wajah Bu Ki menjadi sangat dingin,Jaka tidak menyangka wajah Cia Bu Ki sedingin itu, tubuhnya bergetar hebat,ingin rasanya lari dari tempat itu.
tetapi sedikitpun kakinya tidak dapat bergerak,aliran darahnya membeku,dan hanya bisa berdiri dengan wajah ketakutan,hal itu juga di rasakan dengan Ki bajo.
rasa sakit yang di alaminya tidak berbeda jauh yang di alami Jaka.
keduanya pun berteriak seakan membuat bumi ini bergetar.
bahkan daeng Tampo sampai bergidik mendengar teriakan dari Jaka dan Ki bajo.
jurus mata dewa yang di gunakan oleh Cia Bu Ki seakan Malaikat maut bagi mereka berdua hingga akhirnya kedua tubuh itu harus meledak dan menyisakan serpihan serpihan daging yang kecil kecil berhamburan.
tetapi angin yang bertiup akan membuat tubuh Ki bajo bersatu kembali dengan ajian pancasona nya, Cia Bu Ki yang sudah beberapa kali mengalami kejadian itu menggunakan kipas lima naga.
roh yang akan menyatukan kembali tubuh Ki bajo pun tersedot oleh kipas lima naga,hingga tubuh Ki bajo yang hancur tidak dapat bersatu kembali.
Cia Bu Ki sengaja memenjarakan roh Ki bajo,agar tubuhnya tidak bersatu dan hidup kembali.
kini tinggal daeng tampo yang bertarung sengit dengan daeng bongkok.
ingin rasanya Cia Bu Ki mengakhiri semua ini,tetapi dia sudah berjanji pada daeng bongkok untuk tidak mencampuri urusan dengan Ki Tampo.
__ADS_1