PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
JAKA TERKENA AJIAN PELET NYAI RONGGENG.


__ADS_3

Jaka menyerang Cia Bu Ki dengan membabi buta,entah apa yang di dalam pikiran Jaka sehingga dia begitu semangat untuk membuat Cia Bu Ki tidak berdaya.


" tuan..sadarlah,aku Bu Ki?mengapa kau menyerangku?"


tetapi teriakan Cia Bu Ki tidak dapat membuat Jaka untuk menghentikan seranganya.


Jaka menyerang cia Bu Ki dengan sangat cepat,agar dia segera melumpuhkan Cia Bu Ki dan tidak ada lagi yang menghalangi langkahnya untuk segera sampai ketujuanya.


Cia Bu Ki dapat saja dengan mudah mengalahkan Jaka berkat tenaganya bertambah karena saat ini kipas lima naga berada di tubuhnya.


tetapi dia tidak ingin Jaka terluka,dia hanya bisa menghindar dari serangan Jaka.


pedang langit,keluarlah...


Cia Bu Ki sangat terkejut,ternyata Jaka begitu ambisi untuk membunuhnya membuat dia kini harus membalas serangan Jaka.


tetapi saat pedang langit berada di tangan Jaka, Cia Bu Ki tidak dapat berbuat banyak,andai dia juga serius melawan Jaka,bisa saja Jaka tewas atau terluka.


Cia Bu Ki pun mundur,dia pun pergi meninggalkan Jaka.


yang masih tidak sadar akibat suara gaib yang membuat dirinya lupa kalau Cia Bu Ki adalah sahabatnya.


setelah Cia Bu Ki menghilang,Jaka pun kembali mengikuti suara gaib itu.


**


Cia Bu Ki yang sengaja menghindar karena tidak ingin melawan sahabatnya,dari jauh dia mengikuti Jaka kemana dia menuju suara gaib yang mempengaruhinya.


Cia Bu Ki terus mengikuti kemana arah Jaka melangkah,tatapan Jaka kosong dia terhipnotis oleh suara gaib yang membuat dirinya hanya bisa berjalan menuju suara gaib yang ada di telinganya.


tidak lama kemudian ,Jaka tiba di sebuah tempat yang sangat penuh misteri,kawasan itu di tutupi halimun tipis,dan tampak sebuah rumah megah.


Cia Bu Ki yang mengikuti Jaka dari jarak jauh sangat heran,di sebuah hutan lebat dan di selimuti halimun tipis berdiri sebuah rumah megah,membuat dirinya bertanya di dalam hatinya.


Jaka masuk kedalam rumah itu,dan di sambut oleh wanita yang sangat tua.


tetapi pandangan Jaka wanita itu sangat sempurna.

__ADS_1


wajahnya sangat cantik dengan penuh cahaya di wajahnya.


" Jaka kemarilah...''


" baik nyai.."


hanya itu yang keluar dari mulut Jaka yang tatapannya masih kosong.


Jaka yang kena pelet sangat memuja wanita itu.


wanita itu adalah nyai Ronggeng,umurnya juga sudah ratusan tahun.


dia di sebut Dewi kematian atau juga Dewi pelet,karena dia membunuh korban korbanya dengan ilmu sihir atau ilmu pelet


sehebat apapun lawanya,kalau sudah terkena ajian peletnya tetap akan bertekuk lutut dengan Dewi kematian atau nyai ronggeng.


hari itu Jaka harus terkena apesnya, dia terkena pelet jarak jauh oleh nyai ronggeng.


dan di pastikan dirinya akan tewas dengan sangat mengerikan dengan tubuh kering kehilangan sari hidup yang di hisap oleh nyai ronggeng.


tetapi tidak dengan Cia Bu Ki yang melihat dari jarak jauh.


Cia Bu Ki sangat terkejut,karena Jaka yang suka wanita dan memilih wanita harus bernafsu sekali saat dirinya memeluk nyai ronggeng dan menciumi tubuh nyai ronggeng yang sudah keriput


bahkan Cia Bu Ki tersenyum,kali ini Jaka yang hobinya merayu wanita kena batunya,tetapi Cia Bu Ki tau,wanita itu sangat berbahaya.


dan akan mengancam nyawa sahabatnya itu.


" lepaskan temanku nenek peyot?apakah kamu tidak malu,temanku itu pantas menjadi cucumu,kini akan kau jadikan budak nafsumu."


" Hem...pergilah kau bocah,biarkan temanmu ini puas menikmati tubuhku,dan kamu akan mendapat giliran sebentar lagi."


" apa...dasar nenek peyot.''


nyai ronggeng awalnya terkejut,ternyata pemuda itu dapat melihat bentuk aslinya yang sudah di lapisi sihir.


sungguh dia tidak menyangka,ternyata sihirnya tidak berlaku pada pemuda mata sipit itu.

__ADS_1


inilah satu keistimewaan dari kipas lima naga,sekuat apapun sihir dari nyai ronggeng,tidak dapat mengelabui Cia Bu Ki yang memiliki kipas lima naga.


" kurang ajar,berani kau mengatakan nenek peyot,kau akan menyesal anak muda."


Dewi Ronggeng sangat marah,dia pun memejamkan matanya,tanpa melepaskan Jaka yang masih memeluknya dan menciumi tubuhnya.


bibir nyai ronggeng bergerak gerak,tanda dia merapal mantra yang akan menundukan Cia Bu Ki.


hawa pekat menyelimuti daerah itu.


andai saja Cia Bu Ki tidak memiliki kipas lima naga,mungkin saat ini dia akan berebut memeluk tubuh nyai ronggeng.


tetapi saat mata nyai ronggeng terbuka,hampir saja dia mati berdiri.


karena Cia Bu Ki masih sadar dan memandang tajam pada dirinya.


" apa...siapa sebenarnya dirimu?mengapa kamu tidak terpengaruh oleh ajian pelet ku?"


" apa...jadi sejak tadi kamu ingin memeletku?bukan menikmati ciuman temanku?"


Cia Bu Ki menggaruk kepalanya,berbohong.


sejak tadi tubuhnya bergetar,karena matanya seakan berputar,karena serangan nyai ronggeng membuatnya hampir tidak sadar.


untung saja energi kipas lima naga melindungi Cia Bu Ki sehingaa dia dapat melepaskan ajian pelet nyai ronggeng.


" Jaka...serang dia,karena dirinya ingin merebut tubuhku dari dirimu Jaka."


nyai ronggeng yang masih penasaran,memerintahkan Jaka yang masih dalam kekuasaannya.


Jaka melepaskan pelukannya dan menatap Cia Bu Ki dengan mata yang merah seperti api yang sedang menyala.


tanpa di perintah dua kali kini Jaka kembali menyerang cia Bu Ki.


kali ini Bu Ki tidak saja menghindar,dia harus menaklukan Jaka dan agar dia dapat langsung berhadapan dengan nyai ronggeng.


yang telah mengusai pikiran Jaka.

__ADS_1


__ADS_2