
” maaf den,apakah Aden ada masalah?”
” tidak,saya hanya mimpi buruk saja kisanak.”
” oh...maafkan saya den,Aden berteriak sangat keras dan kami takut Aden kenapa kenapa.”
” maafkan saya kalau suara igauan saya mengganggu penghuni penginapan ini.”
” tidak apa apa den,kalau Aden membutuhkan sesuatu panggil saja saya den”
” oiya terimakasih kisanak.”
” saya pergi dulu den,masih banyak pekerjaan yang lain.”
cia Bu Ki hanya mengangguk dia kembali menutup pintu kamar,dan kembali berbaring di kasur.
dirinya kembali memikirkan mimpi yang aneh itu.
bagaimana dia dapat bermimpi seperti itu.
dia hanya menarik nafas dalam dalam dan menghembuskan perlahan.
**
siang harinya cuaca begitu panas, Cia Bu Ki membayar penginapan dan keluar untuk mencari Jaka dan melanjutkan perjalanan ke gunung Bromo.
tetapi Cia Bu Ki bingung harus mencari Jaka kemana,karena Jaka hanya pamit untuk bersenang senang saja.
semalaman dia menunggu Jaka tetapi Jaka tidak kunjung datang ke penginapan.
Cia Bu Ki memutuskan untuk jalan jalan ke sekitar desa mana tau dia bertemu dengan Jaka.
tetapi dia masih juga tidak menemukan Jaka.
Cia Bu Ki mulai resah,kemana Jaka pergi apakah Jaka sengaja meninggalkan nya.
tetapi baru saja pikirannya terlalu jauh mengartikan itu semua,sebuah tepukan halus membuat Cia Bu Ki tersentak kaget.
” Bu Ki kamu di sini?”
__ADS_1
” tuan..darimana saja tuan?”
” ha ha ha..baru saja kamu saya tinggal satu hari sudah begini kangennya dirimu Bu Ki?”
Jaka tertawa untuk mencairkan ketegangan suasana.
” baiklah tuan,mari kita pergi ke gunung Bromo, sepertinya firasat saya tidak enak.”
” santai saja Bu Ki,saya masih betah di desa ini Bu ki.”
” tuan ingatlah tujuan kita,saya tidak ingin masalah ini berlarut-larut sehingga kita akan kecolongan.”
” begitukah Bu Ki?baiklah mari kita pergi.”
kali ini Jaka yang menarik tangan Bu Ki,mereka tidak lagi menghiraukan pandangan para penduduk yang membuat para penduduk terkejut setengah mati melihat dua manusia tiba tiba menghilang bagaikan di telan Bumi.
**
” dimana Ki bajo,katakan saya NYI kasih ingin menghadap.”
” maaf NYI saat ini ketua tidak ingin di ganggu,karena ketua sedang bersemedi untuk menyempurnakan ilmu barunya.”
” kami tidak tau pasti NYI,yang pasti NYI kasih sebaiknya menunggu saja.”
” baiklah saya akan menunggu,sediakan saya sebuah kamar karena saya akan mengobati luka luka saya.”
” baik NYI tunggu sebentar.”
NYI kasih yang telah sampai di gunung Bromo sedikit kecewa,karena dia harus menunggu untuk bertemu dengan Ki bajo yang saat ini sedang bersemedi.
dengan sedikit kecewa NYI kasih pun mengobati luka lukanya.
seharian NYI kasih menunggu di sebuah kamar yang di sediakan para pengikut Ki bajo akhirya pintu di ketuk dari luar.
” NYI maaf kami mengganggu,Ki bajo menunggu NYI kasih di ruang utama.”
” tunggu sebentar,saya akan kesana.”
NYI kasihpun segera membalut lukanya dan merapikan pakaiannya untuk menemui Ki bajo.
__ADS_1
tampak Ki bajo yang baru menyempurnakan ajian pancasona jauh lebih muda dari umurnya.
bahkan NYI kasih hampir tidak percaya dengan pandangannya,bagaiman bisa Ki bajo yang sudah tua rentah kini wajahnya penuh cahaya bagaikan masih berumur 40 tahunan.
” apakah kamu ki bajo?”
” ada apa NYI kasih?apakah kamu sudah pikun sehingga tidak mengenaliku?”
” mengapa wajahmu tampak lebih muda Ki?obat apa yang kau gunakan?”
” ha ha ha..jangan terlalu memujiku NYI,sekarang apa yang kau ingin sampaikan padaku?”
Ki bajo sengaja mengalihkan pembicaraan agar NYI kasih tidak terlalu banyak bertanya mengapa dia menjadi sangat muda dari umurnya.
” maaf Ki,saat ini kita harus berduka atas kehilangan Ki Sono dan para pengikutnya.”
” apa...”
Ki bajo sangat terkejut,berita ini membuatnya seakan tidak percaya,salah satu pemimpin dunia hitam telah tewas bersama para pengikutnya membuat dia menjadi murka.
” katakan NYI siapa yang telah membunuh Ki Sono?”
” pembunuhnya adalah seorang pemuda ki.”
” seorang pemuda?apakah dia yang memiliki kipas lima naga itu NYI?”
” benar Ki,saya juga hampir saja tewas andai saja saya tidak berhasil kabur dari tempat itu.”
” Hem...ini tidak bisa di biarkan,aku harus turun tangan untuk menghabisi pemuda itu.”
” benar Ki dia telah mengancam kita Ki,akan untuk segera berhati-hati karena dia akan menghancurkan para golongan hitam.”
” kurang ajar,apakah dia dewa yang dengan seenak udelnya ingin menghancurkan golongan kita, sebaiknya saya yang akan turun tangan sebelum dia dengan sesukanya membunuh para pendekar golongan kita.”
Ki bajo dengan kemarahannya bersumpah akan membunuh Cia Bu Ki.
Ki Sono adalah salah satu pemimpin golongan hitam,selama ini Ki bajo sangat dekat dengan Ki Sono.
Kini Ki Sono harus tewas di tangan pemuda itu,dengan kemarahan yang meluap luap Ki bajo berteriak membuat NYI kasih harus menutup telinganya,karena teriakan Ki bajo bagikan petir yang amat dahsyat.
__ADS_1