
" sudah ku katakan lepaskan wanita itu,tapi kamu malah menyerangku,sekarang kau akan menyesal."
" tunggu...siapa dirimu,kau pikir kau dewa dengan sangat muda melukaiku?"
" sembilan langkah ajaib.."
Des..Des...
dua pukulan membuat Ki dogol terlempar sangat jauh hingga dia harus memuntahkan darah segar beberapa kali.
" kau..."
Ki dogol merasa sangat terkejut,hanya sekali gebrak saja dia sudah terkena pukulan yang sangat cepat tanpa dia dapat menangkis atau menghindar dari pukulan lawanya.
tubuhnya terasa sangat dingin,dan darahnya hampir saja membeku.
Ki dogol pun menggunakan tenaga dalamnya untuk mengusir rasa dingin dan luka dalamnya.
" Hem...ternyata pukulan mu hebat juga anak muda,tapi itu hanya berlaku buat anak kecil,sekarang kau rasakan jurus cakar besiku ini."
Ki dogol yang mulai pulih,langsung menyerang cia Bu Ki.
jurus cakar besinya mengejar cia Bu Ki kemanapun cia Bu Ki menghindar.
dengan sikap yang sangat dingin cia Bu Ki menghadapi Ki dogol hingga saat jurus yang ke 50 Ki dogol terlempar sangat jauh sekali,hingga dirinya menghantam beberapa pohon dan langsung tewas seketika.
ternyata cia Bu Ki langsung menggunakan kedua pukulan inti es dan inti api yang membuat Ki dogol terlempar dan tewas tanpa harus menjerit kesakitan.
tubuh Ki dogol yang hampir hangus sebagian dan separuhnya lagi membeku akibat pukulan cia Bu Ki yang langsung telak mengenai tubuh Ki dogol.
__ADS_1
**
NYI Sarah Wati yang mengetahui tubuhnya Ki dogol telah tewas merasa sangat lega,tetapi saat ini tubuhnya masih dalam keadaan tertotok membuatnya hanya diam dan tidak percaya Ki dogol yang terkenal ilmunya hingga dia sangat di segani di dunia persilatan hanya beberapa jurus saja sudah tewas di tangan seorang pemuda yang bukan asli dari pulau Jawa.
" kisanak..tolong lepaskan totokan saya."
Cia Bu Ki yang baru sadar,segera mendakti NYI Sarah Wati,tetapi dirinya kalah cepat karena sekelabat bayangan telah membebaskannya dari totokan itu.
cia Bu Ki hanya bisa menggelengkan kepalanya,saat dia tau bahwa yang telah menyelamatkan totokan wanita itu adalah sahabatnya Jaka yang mungkin ingin mengambil kesempatan untuk berkenalan dengan NYI Sarah Wati.
" nyai sekarang kamu sudah terbebas dari totokan itu."
NYI Sarah Wati pun mencoba menggerakan tubuhnya yang terasa kaku dan akibat totokan dari Ki dogol.
setelah dirinya merasa rileks diapun berterima kasih pada Jaka yang telah membebaskan dirinya dari totokan.
" tidak usah berterima kasih nyai,sudah kewajiban kami menyelamatkan orang orang yang tertindas."
Cia Bu Ki hanya tersenyum melihat Jaka mengumbar karismanya pada wanita itu.
" mau kemanakah kisanak berdua,sepertinya kisanak bukahlah orang selatan ini?"
" benar nyai,kami sedang mencari seseorang,tetapi kami tidak tau keberadaanya,yang kami dengar dia sedang berada di daerah selatan saat ini."
" bagaimana kisanak mencari orang yang tidak tau tempat tinggalnya,daerah selatan ini sangatlah luas."
" itulah yang sedang kami bingungkan nyai."
" kalau boleh saya tau siapakah yang tuan cari,mana tau saya pernah mengenal namanya,dan dapat membantu kisanak."
__ADS_1
Jaka dan Cia Bu Ki saling pandang,mereka bingung bagaimana menjelaskan pada nyai Sarah Wati,sedangkan yang mereka cari hanya kemungkinan berada di selatan,tetapi Cia Bu Ki berbisik pada Jaka,lebih baik mengatakanya mana tau wanita ini pernah mendengar atau mengenal nama Ki Ageng Permana.
" maaf nyai,apakah nyai pernah mendengar Ki Ageng Permana?"
Jaka sedikit ragu pada wanita ini,apakah dia mengenal Ki Ageng Permana.
tetapi jawaban wanita itu membuat Jaka dan Cia Bu Ki sangat terkejut.
" Hem...Ki Ageng Permana,sepertinya saya pernah mendengar nama itu."
" benarkah nyai,apakah nyai mengenalnya?"
Jaka dan Cia Bu Ki hampir berbarengan bertanya pada nyai Sarah Wati.
" sabar kisanak,saya tidak mengenalnya,tetapi saya pernah mendengar nama itu."
Jaka dan Cia Bu Ki menarik nafasnya dalam dalam,harapan untuk mendapat jawaban dari nyai Sarah Wati pupus sudah.
" hanya mendengar nyai?"
" benar kisanak,tetapi kisanak jangan khawatir,kisanak boleh ikut saya,karena guru saya sangat mengenal Ki Ageng Permana."
" apa..."
Jaka dan Cia Bu Ki kembali berbarengan,kini harapan mereka timbul kembali,ternyata dewa memang menakdirkan mereka untuk bertemu wanita ini dan akan memuluskan pencarian benda mustika yang saat ini sedang di perebutkan oleh para pendekar di dunia persilatan.
maaf saya sedang tidak fit,karena penyakit saya kambuh,tetapi saya usahakan untuk update.
terima ksai dan terus dukung PPE
__ADS_1