PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
PANDEPOKAN PUTRI KENCANA JUGA HANCUR


__ADS_3

” Tintin apakah kamu mencium dimana keberadaan Ki bajo,sayang nona itu tidak memberi tahukan Diana keberadaan Ki bajo ”


” krak krak...hanya itu yang keluar dari mulut Tintin,karena Tintin sendiri belum pernah bertemu dengan Ki bajo."


” baiklah Tintin,mari kita cari lewat angkasa,saya yakin kita akan menemukan Ki bajo.”


Cia Bu Ki dan Tintin kembali terbang ke angkasa tinggi,mereka melihat pemandangan indah dari atas.


sungguh ini adalah hal yang sangat sulit, mencari Ki bajo yang telah menahan para pendekar golongan putih,di pulau Jawa yang sangat luas itu membuat Cia Bu Ki dan Tintin harus berputar putar di angkasa menyusuri pulau Jawa.


Jaka teringat dimana dahulu dia pernah kesebuah perguruan bersama Jaka,dan diapun langsung menuju perguruan itu.


” ya nyai darsih,dia pasti mengetahui dimana Ki bajo berada.”


Cia Bu Ki dan Tintin melesat ke perguruan putri kencana,dimana pandepokan putri kencana milik nyai darsih dan di sinilah Cia Bu Ki pernah terpikat dengan seorang murid putri kencana.


tetapi saat hampir sampai di pandepokan putri kencana, Cia Bu Ki melihat asap tebal dari perguruan putri kencana membuatnya menjadi sangat khawatir.


” Tintin cepat kita ke sana, sepertinya terjadi sesuatu di perguruan putri kencana.”


Tintin yang mengerti langsung melipat gandakan kecepatannya menuju pandepokan putri kencana.


sungguh hati Cia Bu Ki teriris sedih,bagaimana tidak pandepokan putri Kirana kini telah menjadi rata dengan tanah,banyak mayat tewas dengan luka yang sangat mengenaskan.

__ADS_1


Cia Bu Ki dan Tintin meluncur ke bawah dan menjejakkan kaki di halaman latihan pandepokan putri Kirana,sungguh Cia Bu Ki di suguhi pemandangan yang sangat menyedihkan,baru saja dia sedih melihat pandepokan teratai hancur rata dengan tanah,kini pandepokan putri kencana juga rata dengan tanah.


tetapi yang lebih menyedihkan,pandepokan putri kencana sepertinya baru satu hari di serang,karena mayat mayat murid murid pandepokan putri kencana belum membusuk,dan bau anyir darah masih terasa kental.


" nyai darsih,Andini..."


Cia Bu Ki menggumam dalam hati,dia langsung mencari keberadaan nyai darsih dengan Andini orang yang saat ini masih ada di dalam hatinya.


Cia Bu Ki berusaha mengenali mayat satu persatu, tetapi mayat nyai darsih dan Andini masih belum di ketemukan juga, sungguh Cia Bu Ki terus mencari mayat mayat yang ada di reruntuhan gedung pandepokan, tetapi tidak ada tanda tanda keberadaan yang di cari


hingga di bawah pohon tidak jauh dari reruntuhan terdengar suara rintihan dari seorang wanita yang sepertinya lukanya lumayan parah.


” tolong..tolong...”


” Andini..apa yang terjadi?”


ternyata yang merintih minta tolong adalah Andini,luka di tubuhnya cukup serius,sehingga Cia Bu Ki berusaha menghentikan pendarahan akibat luka itu.


Cia Bu Ki yang memiliki ilmu totok urat syaraf,langsung menotok bagian luka di tubuh Andini sehingga perlahan darah yang keluar dari luka Andini berhenti.


” haus...haus...”


Andini yang seharian menahan rasa sakit,akibat luka yang terus mengeluarkan darah merasa kehausan.

__ADS_1


Cia Bu Ki pun memberi persediaan air minum yang ada di punggungnya dan di berikan oleh Andini.


Andini pun meminum perlahan,walau rasa sakit di tubuhnya sangat menyiksanya.


” Andini ini aku Bu Ki,apakah kamu masih mengenal aku?”


” Bu Ki..?kamu kah itu?”


Andini samar samar melihat Cia Bu Ki yang ada di hadapannya,kehilangan banyak darah membuat matanya berkunang-kunang.


” benar Andini,apa yang terjadi dengan pandepokan putri kencana?”


” Bu Ki...”


hanya itu keluar dari mulut Andini,darah yang keluar dari tubuhnya cukup banyak,membuat tubuhnya melemah dan diapun tak sadarkan diri.


Cia Bu Ki memeriksa Andini,dia bernafas lega, ternyata Andini hanya pingsan mungkin karena terlalu banyak kehilangan darah.


Cia Bu Ki pun menggendong Andini,dan membawanya kesuatu tempat.


setelah merasa aman, cia Bu Ki meletakan Andini dan kembali ke pandepokan putri kencana,untuk mengurus mayat mayat di sana,karena mayat itu terlalu banyak, Cia Bu Ki memutuskan untuk membakar Mayat mayat itu.


setelah selesai, Cia Bu Ki kembali dimana Andini di letakan,yang di jaga oleh Tintin.

__ADS_1


__ADS_2