PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
CIA TONG LAY MEMBERIKAN PENJELASAN PADA TABIB LIN QIO


__ADS_3

setelah melakukan perjalanan seharian penuh tabib Lin Qio akhirnya dapat melihat pulau putih yang terlihat sangat menyilaukan mata.


walau banyak sekali pulau pulau kecil yang terbuat dari es abadi,kapal terus bergerak ke pulau es sesungguhnya.


mungkin yang tidak pernah ke pulau es akan tertipu bahwa pulau es hanyalah sebuah dongeng,karena pulau es terletak di antara seribu pulau pulau es yang kecil hanya satu yang besar itulah pulau es sesungguhnya dimana di pulau itu terdapat sebuah istana kuno yang di buat ratusan tahun yang lalu.


” tabib Lin kita sebentar lagi sampai ke pulau es, sebaiknya tabib Lin berpegangan erat dengan dinding dinding kapal karena akan ada benturan benturan kecil terjadi.”


” terima kasih kapten atas peringatannya.”


tabib Lin tersenyum kecil dengan kapten kapal.


beberapa jam kemudian, akhirnya merekapun mendarat di pulau es putih,hawa yang sangat dingin membuat kapten dan para awak kapal menggigil kedinginan.


” tabib Lin,apakah kami harus kembali atau menunggu tabib Lin di sini?"


” kalian pergilah,dua hari lagi datanglah kembali ke pulau ini,saya tidak yakin kalian akan tahan dengan suhu di sini dan saya tidak ingin kalian mati kedinginan andai kalian menunggu saya selama dua hari di sini”


” baiklah tabib lin.”


kapten kapal dan para awak kapal pun memutar arah dan perlahan meninggalkan pulau es.


tabib Lin Qio berjalan menyusuri pulau es,dan terkejut saat sebuah suara menegur tabib Lin.


” apa kabar tabib Lin?”


” tuan Cia?apakah kamu sudah lama di sini?”


” ha ha ha....tabib Lin, seperti dahulu saya lebih senang di luar menunggu fajar tenggelam di ufuk barat.”


” tuan cia,bagaimana keadaanmu apakah dirimu sudah sehat?”


” berkat obat dari tabib Lin,saat ini kekuatanku sudah kembali, sepertinya ada sesuatu yang tabib Lin sampaikan.”

__ADS_1


” benar tuan Cia,ada sesuatu yang saya ingin sampaikan pada tuan cia.”


" Hem apakah masalah Bu Ki tabib Lin?”


wajah Cia tong lay sedikit berubah.


” benar tuan Cia, sepertinya ada sesuatu yang tidak beres.”


” apakah tabib Lin sama seperti Bu sute yang menuduh Cia Bu Ki telah menggemparkan dunia persilatan.”


” maaf tuan Cia,kalau masalah itu telah menyinggung tuan cia.”


" ha ha ha mana saya berani marah pada tabib Lin yang telah beberapa kali menolong saya dari kematian,saya telah berhutang Budi pada tabib lin.”


” tuan Cia, seperti yang terdengar di negri Han bahwa Cia Bu Ki telah meresahkan dunia persilatan,sehingga banyak para pendekar yang menjadi korban bahkan jendral sein Bu hampir saja tewas terkena racun yang sangat mematikan.”


” racun?kenapa Bu sute tidak memberi tahukan kalau dia terkena racun.”


” itulah yang menjadi polemik bagi jendral sein Bu,karena dia tidak ingin dunia persilatan tau kalau saat ini dirinya terkena racun yang sangat mematikan yang hampir saja merenggut nyawa jendral sein bu.”


” apakah tuan Cia masih ingat dengan pulau neraka yang melahirkan seorang pendekar pemusnah?”


” manusia iblis itu tidak akan pernah saya lupakan tabib Lin,karena dialah yang hampir saja membuat saya hampir saja tewas.”


” saat ini jendral sein Bu terkena racun api milik pulau neraka,semua ini ada hubungannya dengan pulau neraka atau lembah neraka tuan cia.”


” Hem..... sepertinya ada yang tidak beres tabib Lin."


” benar tuan Cia,saya dan jendral sein Bu curiga kalau pulau neraka sedang memfitnah putra dari tuan cia.”


” tabib Lin benar,karena sesungguhnya Bu Ki tidak bersalah.”


” apa...jadi tuan Cia sudah mengetahuinya?”

__ADS_1


” apakah tabib Lin percaya kalau Bu Ki melakukan ini semua?"


pertanyaan Cia tong lay membuat tabib Lin Qio terdiam,dia hanya menggelengkan kepalanya antara iya dan tidak.


” ketahuilah tabib Lin,saat ini Bu Ki sedang mencari siapa pelaku yang memfitnah dirinya,karena selama lima tahun Bu Ki bersama diriku.”


” apa....jadi selama ini tuan muda Bu Ki berada bersama tuan bukan di pulau Jawa?”


” sebenarnya sudah lima tahun Bu Ki sudah kembali dari tanah Jawa,dan saya membimbingnya untuk menyempurnakan ilmu yang dia dapat dari alam bidadari.”


” alam bidadari?bukankah itu alam khayangan tuan Cia?”


” benar tabib Lin,alam bidadari sama seperti alam dewa,tetapi beda dengan alam dewa alam bidadari lebih misteri.”


” misteri ini telah terjawab tuan Cia,tetapi selama tuan muda Bu Ki belum dapat menangkap siapa yang telah merusak namanya di dunia persilatan,tuan muda Bu Ki akan tetap di anggap bersalah.”


” justru itu yang menjadi masalahnya tabib Lin,sudah beberapa Minggu ini Bu Ki belum juga dapat menangkap siapa pelakunya,andai beberapa hari lagi belum juga ada kabar,saya akan membantu bu ki.”


” saya setuju tuan Cia,hanya tuan Cia lah yang dapat membantu tuan muda Bu Ki,andai diriku masih muda seperti dahulu mungkin saya akan lebih mudah mencari siapa pelakunya.”


tabib Lin Qio termenung setelah berkata demikian, Cia Bu Ki juga telah di anggap cucunya sendiri,mungkin orang tidak akan percaya dengan dengan usianya tabib Lin sekarang.


karena tubuh dan pemikiran dari tabib Lin Qio masih tampak bugar,berkat obat awet muda yang selalu di konsumsi nya setiap hari.


membuat tubuh dan wajah tabib Lin tampak jauh lebih muda dari usia sebenarnya.


” tabib Lin Qio,apakah tabib Lin yakin kalau pulau neraka ada kaitannya dengan masalah ini?”


” benar tuan Cia,hanya pulau neraka lah yang memiliki racun api itu.”


” baiklah tabib Lin,saya akan pergi kepulau neraka,saya akan menyelidiki masalah ini.”


” ide yang bagus tuan Cia,semoga masalah ini cepat terbongkar siapa sebenarnya orang yang telah membuat dunia persilatan menjadi gempar.”

__ADS_1


Cia tong lay pun memutuskan untuk pergi ke pulau neraka,pulau yang dahulu telah membuat dirinya hampir saja tewas dan mengalami kelumpuhan dan membuat dirinya kehilangan kekuatannya.


__ADS_2