
” maaf paman guru,saya adalah murid dari Ki jawala adik seperguruan dari paman guru.”
" Hem...kamu ternyata murid dari jawala,baguslah mungkin ini sudah takdir sang dewa sebelum mati aku di pertemukan oleh murid dari adik seperguruan ku.”
" Bu Ki...apakah kamu dapat menolong paman guru?tolonglah dengan kemampuanmu?"
" tuan...maaf untuk saat ini saya tidak dapat menolongnya,hanya satu tabib yang dapat menolong untuk membuat obat penawar dari racun raja iblis itu."
" cepat katakan Bu Ki,siapakah orang itu?”
" percuma saya katakan tuan,waktu dari paman guru tuan sudah tidak tertolong lagi,apa lagi tabib itu tinggal di kekaisaran Han."
Jaka hanya bisa diam,dia tidak dapat berkata apa apa lagi dan memandang Ki suta yang menahan rasa sakit yang amat sangat.
” sudahlah... sebaiknya kalian pergi,saya titipkan pedang naga buat kalian,pergunakanlah pedang itu untuk kebaikan."
" tapi paman guru,saya....”
" saya tau kamu sudah memiliki pedang langit,saya harap teman kamu mau menerima pedang itu walau di dalam tubuhnya sudah tersimpan mustika yang sangat mengerikan."
" darimana paman guru tau?kalau di dalam tubuh Bu Ki ada sebuah mustika yang sangat mengerikan?"
__ADS_1
" dari awal saya bertemu pemuda itu saya sudah merasakan energi yang sangat dahsyat,cepat pergi...sebentar lagi tubuhku akan meledak."
Ki suta pun memerintahkan Jaka dan Cia Bu Ki untuk pergi,karena dorongan racun yang ada di dalam tubuhnya begitu sangat besar.
Cia Bu Ki yang mengetahui itu segera menarik tangan Jaka yang enggan meninggalkan paman gurunya yang sedang sekarat,tetapi tarikan cia Bu Ki begitu kuat sehingga dia hampir saja terseret.
baru Lima puluh meter ledakan dahsyat membuat bumi yang mereka pijak bergetar, cia Bu Ki mempercepat langkahnya agar racun yang keluar dari tubuh Ki suta tidak mereka hirup dan mereka juga akan keracunan.
" tuan cepat,jangan sampai kita menghirup udara beracun itu,akibat ledakan dari tubuh paman guru tuan."
mereka segera menjauh,dan meninggalkan tempat itu,ledakan tubuh Ki suta memang sangat dahsyat,akibat ledakan tubuhnya yang mengandung racun raja neraka,hutan dimana tubuhnya meledak juga ikut mati,sungguh racun raja neraka sangat mengerikan.
" Bu Ki mengapa paman guru meledak,bukanlah kamu bilang racun raja neraka tidak berasa dan menyerang di dalam tubuh saja,tetapi racun itu seperti bom dan dapat meledak?"
" tuan...racun raja neraka memang seperti itu,tetapi bila di lawan dengan tenaga dalam,racun itu akan semakin dahsyat dan dapat meledak,mungkin paman guru tuan sudah terkena racun itu sudah sangat lama."
" sudah sangat lama?"
" benar tuan,racun itu sistem nya lambat bekerja,dan membutuhkan seratus hari untuk membunuh,mungkin paman guru tuan tidak mengetahui itu,dan mencoba melawan racun itu dengan tenaga dalamnya."
" jadi paman guru meledak kurang dari seratus hari?"
__ADS_1
" mungkin tuan,semakin racun itu kita lawan semakin cepat daya kerjanya, Bahkan semakin dahsyat dan dapat meledakan tubuh orang yang keracunan.''
" sungguh racun yang sangat mengerikan,apakah pencipta racun raja neraka masih hidup Bu Ki?"
" sepertinya pencipta nya telah tewas tuan,tetapi dia meninggalkan sebuah kitab,dan kitab itu berhasil di dapatkan oleh seseorang,dan kemungkinan Dewi racun pernah pergi ke negri we,dan belajar dari orang tersebut."
" Hem....sukurlah Dewi racun telah tewas,andai dia belum tewas dan memiliki murid mungkin dunia persilatan di tanah Jawa ini akan geger di buatnya."
" mudah mudahan Dewi racun tidak memliki murid tuan,agar racun raja neraka tidak menjadi momok yang menakutkan tuan."
" Bu Ki sepertinya kamu sangat beruntung,karena hari ini kamu mendapatkan sebuah pedang mustika yang sangat kejam."
" pedang yang sangat kejam?apakah pedang naga sangat kejam tuan?''
" begitulah kata guru saya,pedang itu sangat kejam dan dapat di gerakan dengan tenaga dalam tinggi apa lagi kamu memliki tenaga Qi inti dari tenaga dalam,dengan begitu kamu dengan mudah menggerakkan pedang naga dari jarak jauh sekalipun."
Jaka menjelaskan pada Bu Ki tentang keunggulan pedang naga dan kedahsyatan nya,pedang naga sangat cocok dengan karakter Cia Bu Ki,yang tidak segan membunuh orang orang yang serakah tanpa ampun.
dengan demikian, Cia Bu Ki dapat mengurangi menggunakan kipas lima naga yang membuatnya selalu kehilangan tenaga dalamnya begitu besar.
dengan adanya pedang naga, Cia Bu Ki dengan mudah mengalahkan para pendekar golongan hitam tanpa harus menggunakan kipas lima naga yang sangat mengerikan itu.
__ADS_1