
Cia Bu Ki bernafas lega,ki bajo yang saat ini rohnya berada di dalam kipas lima naga dan di penjara bersama naga putih untuk sementara aman.
kini dia ingin membantu daeng bongkok untuk melumpuhkan daeng Tampo,tetapi ini masalah perguruan mereka, Cia Bu Ki tidak ingin ikut campur karena dia yakin daeng bongkok dapat mengalahkan daeng Tampo yang telah berkhianat pada perguruan mereka.
daeng bongkok tampak lebih unggul dari kecepatan dan lebih sempurna dalam gerakan.
jurus yang mereka lakukan juga sama,tampak mereka seperti hanya latihan saja,tetapi kedua perguruan itu berusaha melumpuhkan bahkan membunuh lawan.
daeng Tampo mulai terdesak, serangan dari daeng bongkok membuat daeng Tampo kewalahan.
hingga pada satu kesempatan,daeng bongkok berhasil melepaskan pukulan beruntun ke tubuh daeng Tampo, membuat daeng Tampo harus mundur beberapa meter.
dadanya sangat sesak, pandangan nya berkunang kunang, tubuhnya tidak dapat bangkit lagi,karena pukulan daeng bongkok tepat ke ulu hatinya membuat perut nya sangat mulas dan hanya menahan rasa sakit.
” Tampo..menyerah lah, kamu harus mempertanggung jawabkan perbuatan mu.”
” lebih baik aku mati dari pada harus menyerah padamu bongkok.”
” baiklah kalau itu maumu,saya akan membunuhmu.”
daeng bongkok maju mendekati daeng Tampo yang sudah tidak berkutik,tanpa rasa kasihan daeng bongkok melepaskan pukulan ke wajah Daeng Tampo,dan jerit kematian terdengar sangat keras dengan hancurnya wajah daeng Tampo sampai tidak dapat di kenali lagi.
daeng Tampo tewas dengan wajah hancur.
daeng bongkok menarik nafasnya dalam dalam,walaupun daeng Tampo telah membunuh guru mereka, daeng bongkok juga merasakan sedih melihat kakak seperguruannya mati di tangannya.
__ADS_1
masih teringat Di masa kecil dahulu daeng Tampo sering mengajar Kanya jurus jurus baru pada dirinya.
tetapi nasi telah menjadi bubur,daeng Tampo dendam pada gurunya karena telah membunuh kedua orang tua nya semasa daeng Tampo masih kecil.
dendam merubah segalanya,daeng Tampo adalah murid yang paling cerdas dan berbakat, akhirya harus tega membunuh gurunya yang telah merawat dan mengajarkan ilmu padanya.
” terimakasih Bu Ki,kamu telah membantu saya menemukan Daeng Tampo,saya akan kembali ke asal saya,mayat daeng Tampo akan saya kremasi dan abunya akan saya bawa ke perguruan.”
” saya juga berterima kasih pada kisanak,yang membebaskan para tokoh aliran putih,dari ajian pemikat Sukma.”
” saya pamit dulu Bu Ki,saya akan membawa mayat daeng Tampo untuk di kremasi.”
” hati hati kisanak.”
daeng bongkok pun membawa mayat daeng Tampo pergi dari tempat itu.”
lalu dia mendekati resi Idris Seno yang masih memusatkan perhatiannya pada penyembuhan luka dalamnya.
” resi?bolehkah saya membantu anda?”
resi Idris Seno membuka matanya,wajah yang dahulu pernah mampir ke pandepokan bersama jaka kini datang menyelamatkan pandepokan dan dirinya.
” Bu Ki,saya sudah agak mendingan,walau dada saya masih terasa sesak, beberapa hari lagi pasti sesak itu akan menghilang.”
” baiklah resi,saya hanya ingin menitipkan mereka pada resi, kerena saya akan pergi ke suatu tempat.”
__ADS_1
resi Idris Seno mengangguk,sungguh dia sangat berterima pada Cia Bu Ki,pemuda yang bukan penduduk negri ini,rela mempertaruhkan nyawanya demi untuk menyelamatkan dunia persilatan dari tangan orang orang serakah.
” selamat tinggal resi.”
Cia Bu Ki melompat ke punggung Tintin,dan pergi menghilang ke angkasa.
” dewa...kau kembalikan citra dunia persilatan melalui pemuda yang bernama Bu Ki,semoga burung rajawali itu membawa Bu Ki ke suatu tempat,yang akan membuat pemuda itu menjadi Pendekar yang maha sakti seperti Pendekar rajawali ratusan tahun silam.”
resi Idris Seno yang mengetahui asal usul burung rajawali berharap Cia Bu Ki,kelak akan menjadi Pendekar rajawali,ratusan tahun silam.
saat kepergian Cia Bu Ki,para tokoh aliran putih satu persatu sadar dari pingsan,mereka memegang kepala mereka yang sakit akibat ajian pemikat Sukma yang telah musnah,bahkan mereka terkejut telah berada di pandepokan pedang tunggal.
setelah tubuh mereka normal,mereka memberi hormat pada resi Idris Seno,dan bertanya apa yang terjadi.
tetapi resi Idris Seno hanya tersenyum,kelak mereka akan mengetahui apa yang telah terjadi saat mereka berada di kuasa ajian pemikat Sukma.
**
Cia Bu Ki dan Tintin terbang kesuatu tempat yang sangat asing,Tintin membawa Cia Bu Ki menuruni sebuah lereng yang sangat terjal,Diaman terdapat batu batu tajam di dinding itu.
sungguh baru pertama kali bu Ki melihat sesuatu yang tidak pernah di lihatnya, cahaya berwarna warni terpancar dari batu batu yang ada di lereng itu ketika sinar matahari mengenai kerang itu.
jauh di dasar perut bumi,sebuah ruangan yang sangat besar dan sangat bersih,tidak satupun rumput tumbuh di dasar bumi itu.
Tintin menjejakkan tanah di dasar perut bumi,sambil bersiul sangat kencang membuat suara tintin menggema.
__ADS_1
” galu kamu sudah kembali?”
sebuah suara yang sangat berwibawa terdengar dari dalam bangunan yang terbuat dari batu batu alami, walau sangat aneh tetapi bangunan itu sangat unik,dan sangat indah.