PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
PERTARUNGAN DENGAN DATUK RIMBA.


__ADS_3

Serangan Datuk rimba luput,tetapi tidak hanya di situ dia kembali menyerang Jaka yang masih memperbaiki posisinya,Jaka sangat terkejut karena serangan Datuk rimba yang cepat dan berantai membuat dia harus menjatuhkan diri untuk menghindari serangan Datuk rimba.


Des...


cakar harimau Sumatra bertemu dengan pukulan inti es Cia Bu Ki membuat keduanya mundur beberapa langkah.


keduanya ternyata memiliki tenaga dalam seimbang.


Jaka yang luput dari serangan Datuk rimba kerena berhasil di tahan oleh Cia Bu Ki,segera bangkit.


dia tidak menyangka,Datuk rimba memiliki kecepatan dan kekuatan yang amat dahsyat.


" ha ha ha ...tidak sia sia aku keluar dari pulau andalas, ternyata hari ini akau mendapatkan pendekar yang sangat lumayan,dan berhasil menahan cakar harimau sumatra."


" hem...orang tua, pergilah jangan sia siakan sisa umur mu,karena aku tidak akan memberi kesempatan untukmu untuk bertobat bila aku sedang sedang marah."


" apa...kamu pikir dengan memiliki mustika kipas lima naga kamu menjadi manusia super yang tidak bisa di kalahkan anak muda?"


" baiklah kalau itu sudah pilihanmu,aku tidak akan memberimu kesempatan dua kali untuk berpikir."

__ADS_1


" kurang ajar,kau pikir dirimu seorang dewa dengan membuat diriku menjadi seorang anak kecil,sekarang kau rasakan jurus cakar harimau sumatraku.."


Cia Bu Ki berhasil membuat Datuk rimba sangat marah,karena dengan kemarahan Datuk rimba Cia Bu Ki akan dengan mudah menyerang balik jurus lawan karena Datuk rimba yang memiliki segudang pengalaman bertarung akan terlena dengan kemarahannya.


sinar cahaya dari cakar Datuk rimba membuat orang akan bergidik ngeri melihat Kilauan cahaya berbentuk cakar yang snagat kuat mengurung tubuh Cia Bu Ki yang kurus.


Jaka saja ngeri melihat kilau cakar milik Datuk rimba,tetapi dia tau Cia Bu Ki dapat mengalahkan Datuk rimba,karena saat ini Jaka tau Cia Bu Ki masih mencari titik lemah dari jurus cakar harimau Sumatra yang sangat ganas itu.


" auummmm...."


terdengar suara aneh mirip suara harimau dari mulut Datuk rimba membuat bumi seakan berguncang tak terkecuali Jaka dan Cia Bu Ki juga tubuh mereka sampai terguncang oleh suara auman harimau dari Datuk rimba.


tetapi dia harus gigit jari, karena lawannya hanya tubuhnya saja terguncang tetapi tidak mengurangi kecepatannya dalam menghindar.


" anak muda,sampai kapan kau harus menghindar?apakah kau masih meremehkan jurusku ini?"


" ha ha ha ...orang tua,jurusmu seperti tidak bertenaga,apa kau tidak tau saat ini aku sedang mempermainkanmu."


" kurang ajar,rasakan ini..."

__ADS_1


Datuk rimba yang termakan oleh omongan Cia Bu Ki yang menyepelekan kemampuannya,membuat dia gelap mata kini dia harus menggunakan jurus cakar harimau menghancurkan alam semesta.


puluhan atau ratusan Kilauan tangan yang berbentuk cakar keluar dari kedua tangan Datuk rimba dan menyerang Cia Bu Ki.


sungguh membuat jantung Jaka yang melihat Cia Bu Ki terkurung oleh ratusan Kilauan tangan itu,membuat jantungnya berdegup kencang mengkhawatirkan keselamatan Cia Bu Ki.


" Bu Ki,awas..."


Jaka berteriak memperingatkan Bu Ki yang masih terkurung oleh Kilauan jurus cakar harimau menghancurkan alam semesta.


angin begitu kencang,tanah berhamburan naik sampai beberapa meter membuat Jaka tidak dapat melihat Bu Ki yang masih terkurung oleh Kilauan cakar milik Datuk rimba.


Datuk rimba tersenyum puas,kali ini dia yakin jurus andalannya mampu membuat tubuh pemuda itu terkoyak-koyak dan menjadi seonggok daging yang tidak utuh.


tetapi senyumannya hanya bertahan tidak lama ketika angin yang sangat keras membuat ratusan Kilauan cakar harimaunya menghilang bagai ditelan bumi.


" apa..."


Datuk rimba seakan tidak percaya,kini di depannya pemuda itu berdiri dengan tatapan dingin kearahnya.

__ADS_1


dan tidak sedikitpun terluka akibat jurus yang di gunakannya.


__ADS_2