PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
PERTARUNGAN DENGAN KEEMPAT PENDEKAR GOLONGAN HITAM


__ADS_3

bahkan pendekar dari pandepokan bayangan setan seakan tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.


" Bu Ki...habisi mereka biar saya yang akan melumpuhkan para pengikutnya."


teriakan Jaka membuat ki Sono sadar,bahwa di hadapannya adalah pemuda yang tidak bisa di anggap remeh.


Ki Sono pun melipat gandakan kekuatannya dan kini dia lepaskan tiga pukulan dengan kekuatan penuh ke arah Cia bu ki.


walau tidak dapat membunuh pemuda itu setidaknya pemuda itu akan mengalami luka yang akan menguntungkan dirinya.


tetapi tiga ledakan yang sangat dahsyat membuat debu debu membumbung tinggi,dan menutupi tubuh Cia Bu Ki seakan tidak di rasakan oleh Cia Bu Ki.


sedikitpun dia tidak menghindar dari pukulan jarak jauh Ki Sono.


kembali Cia Bu Ki keluar dari debu dan asap yang menyelimuti tubuhnya, hampir saja Ki Sono berteriak kaget karena pukulanya seakan tidak berarti sama sekali pada pemuda itu.


Cia Bu Ki menatap Ki Sono dengan pandangan yang sangat tajam,kipas lima naga telah menyelamatkan dari pukulan Ki sono.


senyum yang penuh arti menghiasi bibir Cia Bu Ki,membuat Ki Sono bergidik.


senyum itu lebih menakutkan dari pada malaikat pencabut nyawa.


Ki Sono yang tidak dapat berbuat apa apa lagi, memerintahkan kedua Pendekar dari bayangan setan itu untuk segera menyerang Cia Bu Ki.


" apa yang kalian lihat,serang pemuda itu."


" baik Ki Sono."


dua pendekar dari pandepokan bayangan setan seakan baru tersadar melihat pemuda itu berhasil menahan pukulan jarak jauh dari Ki Sono langsung menyerang Cia Bu Ki.


serangan yang sangat cepat,langsung mengepung Cia Bu Ki.


tetapi kedua Pendekar dari pandepokan bayangan iblis itu seakan tidak percaya.

__ADS_1


kecepatan jurus mereka sudah di akui oleh dunia persilatan,tetapi mengapa saat menyerang pemuda yang tampak terlihat masih bau kencur diri mereka masih kalah cepat.


serangan mereka selalu saja mengenai tempat yang kosong,sehingga mereka yang masih sangat penasaran terus menggempur tubuh Cia Bu Ki yang berhasil menghindari semua pukulan dan tendangan mereka.


" kakang..jurus apa yang di pakai pemuda itu,mengapa dirinya begitu cepat menghilang dari serangan kita?"


" entahlah... kecepatannya setara dengan guru kita, sebaiknya kita serang secara bersamaan agar ruang geraknya tidak terlalu lebar."


" baik kakang."


kedua Pendekar dari pandepokan bayangan setan yang masih penasaran,terus menggempur pertahanan Cia Bu Ki.


tetapi berulang kali mereka harus kecewa,dengan langkah sembilan ajaib Cia Bu Ki berhasil menghindari serangan kedua Pendekar dari pandepokan bayangan setan itu.


kedua Pendekar dari pandepokan bayangan setan mulai kelelahan,segenap kemampuan mereka telah di gunakan untuk menyerang Cia Bu Ki,tetapi tidak satupun berhasil menyentuh tubuh pemuda itu.


akhirnya Ki Sono yang melihat kedua pendekar dari pandepokan bayangan setan yang mulai kelelahan,kembali mengajak mereka untuk mengeroyok cia Bu Ki.


dan saat mereka sedang menyerang Cia Bu Ki,suara tawa yang aneh terdengar,membuat Ki Sono dapat tersenyum.


bantuan dari seorang nenek yang sangat di harapkan Ki Sono,membuat Ki Sono dapat bernapas lega.


" akhirnya dia datang juga."


Ki Sono kembali bersemangat ketika seorang nenek peyot hadir di tempat itu.


" Ki Sono,apakah kamu tidak malu mengeroyok pemuda yang masih bau kencur?"


" NYI.. sebaiknya kamu diam,bantulah kami karena pemuda ini memiliki kipas lima naga."


" apa....pemuda itu memiliki kipas lima naga?''


" nenek yang baru saja muncul sangat kaget,kipas lima naga yang di idam idamkan sejak kemunculannya dan ingin dia dapatkan membuat wajahnya berseri dan ikut mengeroyok cia Bu Ki.

__ADS_1


kini Cia Bu Ki di keroyok oleh empat tokoh golongan hitam yang memiliki ilmu silat yang tinggi membuat jurus langkah ajaibnya mulai mengalami perubahan karena pergerakannya mulai sempit akibat serangan mereka yang begitu cepat.


apa lagi pukulan Ki Sono dan tongkat butut nenek peyot itu menyerang bagian bagian yang sangat sensitif membuat dia harus menggunakan pedang naga untuk mengikis serangan tongkat putu nenek peyot itu.


melihat Cia Bu Ki mengunakan pedang naga yang ada di tangannya ke-empat Pendekar golongan hitam itu mundur,mereka seakan tidak percaya bahwa pemuda itu memiliki pedang naga milik Ki suta yang telah menghilang puluhan tahun.


" pedang naga?apa hubungannya kamu dengan Ki suta anak muda?"


kini nenek peyot itu yang penasaran bertanya pada Cia Bu Ki.


" saya adalah muridnya nenek peyot."


Cia Bu Ki sengaja berbohong untuk mengetahui raut wajah mereka.


tetapi itu membuat nenek itu tersenyum,sudah lama dirinya ingin membalas dendam akibat kekalahanya beberapa puluh tahun yang lalu.


dengan ada muridnya Ki suta di hadapannya,dia akan membalas dendam pada Cia Bu Ki.


kini tongkat nenek peyot itu berubah menjadi merah darah seakan tongkat itu akan haus darah.


" baguslah,dengan begitu aku tidak usah repot-repot mencari Ki suta,hari ini aku akan membunuhmu bocah tengik."


" lakukanlah kalau kau sanggup nenek peyot."


nenek peyot itu langsung menyerang Cia Bu Ki,melihat itu Ki Sono dan dua pendekar dari pandepokan bayangan setan pun kembali menyerang.


Ki Sono yang tidak ingin tangannya terbabat ketajaman pedang naga juga menggunakan kerisnya.


kini mereka mengunakan senjata masing masing.


Cia Bu Ki menggunakan jurus pedang naga langit seakan membuat nenek dan Ki Sono tidak percaya,karena jurus jurus itu sangat lah berbeda dengan jurus Ki suta.


tetapi jurus pedang naga langit yang di mainkan oleh Cia Bu Ki lebih berbahaya membuat mereka berempat berhasil mendapatkan sebuah goresan di dada mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2