PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
MENGHANCURKAN MARKAS KI BAJO


__ADS_3

” Dewi apa yang terjadi? dada saya sesak akibat kekuatan dahsyat itu Dewi?”


” entahlah Ki,kekuatan pemabuk itu sungguh mengerikan kekuatan kita,tidak dapat mengalahkan pemabuk itu ki.”


” saat ini banyak pendekar pendekar muncul dengan kekuatan yang mengerikan Dewi,kita golongan hitam kini jauh ketinggalan dengan mereka.”


” ambilah pil ini Ki,pil ini dapat mengembalikan kekuatan kita yang telah hilang.”


Dewi siluman kampret pun memberikan pil untuk menyembuhkan luka dalam mereka yang telah hilang.


setengah jam kemudian,kedua pendekar golongan hitam itu telah pulih kembali, Dewi siluman kampret yang memiliki wajah dan tubuh masih kencang bagaikan umur 35 tahun membuat kali ini Ki bajo menjadi terpesona saat melihat sisa darah di bibir Dewi siluman kampret.


dasar Ki bajo orang aneh,timbul birahi untuk membawa Dewi siluman kampret untuk tidur seranjang.


kesempatan ini di manfaatkan oleh Ki bajo,dengan mencoba menolong Dewi siluman kampret.


Dewi siluman kampret pun tersenyum saat Ki bajo memapahnya untuk berjalan,di dalam hatinya dia tertawa puas,ternyata obat yang di berikan oleh Ki bajo bukan hanya untuk menambah tenaga,tetapi itu juga untuk meningkatkan gairah Ki bajo.


Dewi siluman kampret diam saja saat di bawa ke kamar Ki bajo,dan mereka pun melakukan hubungan yang terlarang.


Ki bajo yang terpancing gairahnya,hari itu dia melakukan dengan Dewi siluman kampret di kamarnya.


saat mereka sedang asik bergenjot ria,di luar markas Ki bajo Cia Bu Ki dan ayahnya Pendekar pulau es atau Cia tong lay sedang membantai para pengikut Ki bajo yang berusaha menghalangi Cia Bu Ki dan Cia tong lay.


” cepat katakan pada ketua,kita kedatangan pendekar golongan putih yang membuat onar.”


salah satu murid Ki bajo pun segera pergi.


” kurang ajar,siapa yang ingin mati dengan berani membuat onar di tempat ini.”


suara bentakan dari sepasang Pendekar dari neraka atau si kembar dari neraka baru saja datang ke lereng gunung Bromo tempat Ki bajo.


wolo dan welo menghadang Cia Bu Ki dan Cia tong lay,kening mereka berkerut,mereka mengenal Cia Bu Ki tetapi tidak mengenal Cia tong lay.

__ADS_1


” Hem..anak muda,berani benar kamu datang kemari,apakah kamu sudah bosan hidup.”


” ya aku sudah bosan hidup,hari ini sebelum aku mati aku akan mengantar kalian berdua ke akhirat.”


” lancang mulutmu anak muda,jangan bangga dulu karena dahulu kamu sudah membuat kami harus melarikan diri,tetapi hari ini aku akan membuat mu tergetak di tanah.”


kedua pasang pendekar kembar itu langsung mengunakan senjata mereka,rantai yang terbuat dari baja serta sebuah clurit di ujung rantai menghiasi senjata mereka.


dengan di aliri Tenaga dalam rantai itu menjadi seperti bara api,dan apa bila terkena atau tersentuh oleh rantai itu,tubuh akan terbakar apa lagi kalau terkena lilitan rantai mereka berdua,tubuh Cia tong lay dan Cia Bu Ki akan hancur menjadi debu.


tetapi di hadapan wolo dan welo bukanlah Pendekar sembarangan,dia adalah pendekar pulau es yang telah menjadi manusia setengah dewa.


memang saat ini tenaga Cia tong lay belum sembuh total, karena baru saja pulih,tetapi dengan hanya menggunakan tenaga setengah saja Cia tong lay bukanlah lawan sepasang pendekar dari neraka itu.


” Bu Ki biar ayah yang membereskan mereka,kamu carilah orang yang telah mencelakai mu,dan bawa pada ayah.”


” baik ayah.”


” kurang ajar,di tempat ini kalian masih meremehkan kemampuan kami,kalian akan menyesal.”


kemarahan wolo dan welo membuat api yang berkobar di rantai mereka semakin besar.


wolo dan welo memainkan rantai mereka yang bisa memanjang sendiri saat di gerakan langsung menyerang Cia tong lay.


dengan tatapan yang sangat dingin, Cia tong lay menunggu rantai itu mendekat dan saat mendekat dengan kecepatan yang sulit di lihat mata sepasang rantai itu di tangkap oleh Cia tong lay.


rantai yang di alirkan tenaga dalam dan mengeluarkan api,seakan tidak berguna pada Cia tong lay.


bahkan wolo dan welo seakan tidak percaya dengan pandang mereka sendiri.


baru pertama kali ini jurus Rantai api neraka mereka di tahan oleh seseorang.


dan yang membuat mereka hampir mati berdiri,saat rantai yang mengeluarkan api itu tiba tiba membeku.

__ADS_1


bahkan wolo dan welo melepaskan rantai mereka,karena rantai itu menjadi sangat dingin bahkan sampai ketulang Sum sum mereka.


” siapa kamu.”


welo yang masih tidak percaya mencoba bertanya pada Cia tong lay.


tetapi Cia tong lay tidak menjawab,karena dia tidak mengerti apa yang di katakan welo.


dengan senyum yang sangat dingin Cia tong lay bergerak cepat dan langsung menggunakan jurus inti es langsung menghujamkan satu pukulan pada masing masing kedua pendekar kembar itu.


jerit kesakitan dari dua pendekar kembar itu terdengar sangat aneh, keduanya terlempar bagaikan daun kering..tubuh mereka membeku gigi mereka di rapatkan karena menahan rasa dingin yang menyiksa mereka.


di saat mereka masih merasakan rasa dingin itu,wolo dan welo membisikan pada welo untuk segera pergi dari situ,karena lawanya bukan manusia pikir mereka.


welo yang berusaha menhan rasa dingin dan melemparkan dua bola asap pada Cia tong lay.


bila asap itu meledak dan kesempatan ini di manfaatkan oleh wolo dan welo untuk melarikan diri.


tetapi baru saja mereka berlari beberapa meter,tubuh mereka seakan membeku dan tidak dapat di gerakan.


ternyata Cia tong lay menggunakan mata Dea salju.


yang membuat organ organ wolo dan welo membeku dan tidak dapat di gerakan,kening kedua Pendekar kembar itu berkeringat,dan rasa sakit bagaikan di cucuku ribuan jarum membuat mereka harus berteriak sekuat tenaga.


tidak lama kemudian tubuh keduanya pun hancur menjadi serpihan daging yang telah membeku.


dan berhamburan kemana mana.


beberapa orang saksi mata seakan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,bagaiman tidak wolo dan welo adalah salah satu pemimpin golongan hitam,begitu mudahnya tewas dengan Pendekar yang tidak di kenal mereka.


mereka pun lari terbirit-birit karena merasa Cia tong lay bukanlah manusia melainkan dewa yang turun untuk membunuh mereka.


Cia tong lay tersenyum,sambil membersihkan sisa sisa darah yang ada di bajunya.

__ADS_1


__ADS_2