PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
MENITIPKAN ANDINI DENGAN DANU


__ADS_3

Cia Bu Ki dan Andini yang masih lemah naik ke punggung Tintin,dan Andini di titipkan di tempat sahabat Cia Bu Ki,saat pertama kali menjejakkan kakinya di pulau Jawa.


Cia Bu Ki menuju rumah Danu,teman sekaligus sahabatnya yang mengajarkan dirinya berbahasa Jawa.


tidak membutuhkan waktu yang lama Cia Bu Ki sudah berada di daerah pesisir dimana saat ini Danu masih bekerja di tempat juragan Somat.


kebetulan saat ini Danu tidak bekerja,dan baru saja kembali dari kota tadi malam,sehingga dia di beri istirahat oleh juragan Somat.


” tuan Danu...”


Cia Bu Ki menyapa Danu yang sedang asik membelah kayu masuk,dan tidak menyadari kehadiran Cia Bu Ki.


” Bu Ki kamulah itu?"


” ya tuan Danu,saya Bu ki.”


Danu yang sangat kangen dengan Cia Bu Ki dan memeluk Cia Bu Ki tanpa di sadarinya kalau tubuhnya sedang bermandikan keringat.


tetapi Cia Bu Ki tidak menghindari pelukan Danu,dia menyambutnya dengan hangat.


kedua sahabat yang telah lama tidak bertemu,harus di pertemukan dalam keadaan yang genting.


dimana Cia Bu Ki meminta tolong pada Danu, menitipkan Andini yang terluka, sementara Danu bingung harus bagaimana,di sisi lain dirinya harus di repot kan dengan istrinya yang sangat pencemburu.


tetapi tidak mungkin dia menolak permintaan sahabatnya, Danu mengalami dilema yang membuatnya harus termenung sejenak saat Cia Bu Ki meminta tolong padanya.


” bagaimana tuan Danu,apakah tuan Danu bisa membantuku?”


” Hem...baiklah Bu Ki,dimanakah wanita itu?”


Cia Bu Ki lalu memasukan dua jarinya ke mulutnya,dan terdengar siulan yang nyaring,membuat Danu bingung apa yang di lakukan Cia Bu Ki.


saat Danu bertanya tanya di dalam hatinya,dia di kejutkan dengan balasan suara yang lebih nyaring dari seekor burung besar di angkasa,bahkan Danu melompat saking kagetnya,dia pernah mendengar ada seekor burung besar milik seorang pendekar terdahulu yang bergelar Pendekar rajawali.


sungguh Dani bagaikan mimpi, ternyata itu bukanlah sekedar dongeng dari gurunya, ternyata burung itu memang benar ada.

__ADS_1


Tintin meluncur ke bawah dan mendarat dengan manis di samping Cia Bu Ki.


Danu terbengong melihat burung dengan bulu yang sangat indah berdiri di depannya.


” tuan Danu,tuan Danu...”


Cia Bu Ki memanggil Danu beberapa kali,karena hanya terbengong melihat Tintin.


” ya Bu Ki,darimana kamu mendapatkan burung rajawali ini?”


” burung rajawali?apakah tuan mengenalnya?”


” tidak Bu Ki,saya hanya mendengar dari guru saya, bahwa dahulu ada seorang pendekar yang bergelar pendekar rajawali,dan memiliki burung sebesar ini.”


” Pendekar rajawali?”


" benar Bu ki, apakah kamu pernah bertemu dengan Pendekar itu?”


” maaf tuan Danu,saya tidak mengenal atau pernah bertemu dengannya,bahkan saya baru mendengar namanya.”


” saya tidak tau tuan Danu,saya dan ayah saya menemukan burung ini saat kami sedang dalam perjalanan kembali ke pulau es.”


” oh...Dewata...ini sungguh kebetulan Bu Ki, ternyata burung ini masih hidup,dan bagaimana Pendekar rajawali sekarang?"


” entahlah tuan Danu,hanya tintinlah yang dapat menjawab ini semua."


” Bu Ki...”


suara Andini yang lemah yang ada di punggung Tintin, memanggil Cia Bu Ki.


Cia Bu Ki baru menyadari,kalau tujuannya hanya untuk menitipkan Andini pada Jaka.


Cia Bu Ki pun menurunkan Andini dari punggung Tintin dan memapahnya ke hadapan Danu.


walau Danu terkesima dengan kecantikan Andini,tetapi dirinya tidak terlalu lama memandang wajah Andini,dia berusaha mengalihkan perhatiannya dengan memandang Tintin yang berdiri gagah di samping Cia Bu Ki.

__ADS_1


” Bu Ki,bawahlah teman kamu kerumah saya,istri saya akan merawatnya.”


mereka pun berjalan kerumah Danu yang sederhana,tampak seorang wanita sedang menggendong bayi yang sangat mungil, ternyata Danu telah di mendapat seorang anak lelaki.


” mas Danu,siapa mereka?”


” nimas apakah kamu lupa,dia Bu Ki?"


” oh...ya saya ingat,dan siapakah wanita itu?”


” dia Andini teman Bu Ki,nimas tolong sediakan kamar buat Andini dia dalam keadaan terluka.”


istri Danu pun masuk dan segera menyiapkan kamar buat Andini.


walau istri Danu masih penasaran dengan kedua tamu mereka, dirinya tetap masuk dan menyiapkan kamar,dia tidak ingin berdebat dengan suaminya,karena akan menjatuhkan harga diri suaminya di depan orang lain.


Andini di letakan di sebuah kamar,kecil walau pun kecil kamar itu cukup bersih,dan dapat untuk Andini beristirahat selama beberapa hari menyembuhkan luka lukanya.


” Bu Ki,apakah kamu akan pergi sekarang?"


" benar tuan,saya harus menyelamatkan nyai darsih dan yang lainnya di gunung selamet."


” nyai darsih?”


” benar tuan, apakah tuan juga mengenal nyai darsih?”


” saya hanya pernah mendengar wanita sakti itu saja Bu Ki,apa yang terjadi dengannya?"


” cerita nya panjang tuan Danu,suatu saat saya akan menceritakan pada tuan,saya pamit dulu tuan,titip Andini padamu.”


Cia Bu Ki pun pergi dengan Tintin,terbang ke angkasa menuju gunung selamet,dia harus cepat sampai ke gunung selamet dan menemukan goa kampret tempat Pendekar golongan putih yang di Tawan di sana.


maaf sekedar info, Pendekar pulau es 4 sudah dapat di baca,dengan judul Pendekar tongkat naga.


terimakasih...

__ADS_1


salam manis PPE


__ADS_2