PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
JAKA KEMBALI BERAKSI MENCULIK GADIS DESA LARANGAN


__ADS_3

Ki Sumitro adalah orang yang sangat terpandang di desa larangan,dengan jabatan sebagai kepala desa seumur hidup dan memiliki kebun yang sangat luas serta anak buah yang banyak yang bermuka sangar dan bertubuh kekar Ki Sumitro sangat di segani di desa larangan ataupun di desa tetangga.


dengan mendengar namanya saja,orang tidak akan berani mengganggu keluarga nya,jadi Sumitro tidak terlalu mengkhawatirkan putrinya di ganggu orang,mungkin Kumala Sari hanya sedang menikmati pemandangan di perbatasan desa sambil menikmati udara hutan larangan yang sangat sejuk.


Ki Sumitro telah sampai di tempat dimana di temukannya kuda Kumala Sari,dia mengamati tempat itu tidak ada jejak jejak mencurigakan atau kekerasan yang telah terjadi membuat dia sedikit lega.


” kamu siapa namamu?”


” nama saya Adi Ki,sedangkan yang mengumpulkan para warga dia adalah Tono anak dari Ki Narto.”


” Hem... sebaiknya kita tunggu di tempat ini saja,mungkin anak saya sedikit tersesat m uji hutan larangan itu.”


” mungkinkah neng Kumala Sari masuk kedalam hutan larangan Ki?”


” entahlah di,saya tau karakter anak saya yang sedikit nakal dan sangat berani pergi sendirian,padahal saya memiliki anak buah begitu banyak,dia tidak ingin di temani.”


” Ki itu Tono dengan warga desa sedang menuju kemari.”


Adi pun menunjuk arah dimana warga kampung sedang menuju tempat mereka,sambil membawa alat seadanya dan beberapa obor yang belum dinyalakan karena hari masih terang.


Ki sumitro pun membagi menjadi empat kelompok untuk mencari Kumala Sari,agar Kumala Sari cepat di temukan.


mereka mencari Kumala Sari dengan semangat karena Ki Sumitro menjanjikan hadiah besar bila bertemu dengan Kumala Sari.


hingga malam tiba Kumala Sari tidak juga di temukan,semua orang memanggil nama Kumala Sari tetapi tidak ada sahutan dari Kumala Sari,mereka tidak juga menemukan jejak Kumala sari.


Ki Sumitro mulai resah, pikiran nya juga mulai mengada ada,hingga dia hampir saja tidak sadarkan diri bila membayangkan putri semata wayangnya celaka.


apakah ini yang dinamakan karma?dimana dia dahulu membunuh ayah dari istrinya dan mewarisi harta serta jabatan yang dimiliki sekarang.


” Ki waktu hampir larut malam, sebaiknya kita kembali dan kita lanjutkan esok hari.”

__ADS_1


Ki Sumitro hanya diam saja dia terbawa lamunannya tentang masa lalunya.


” Ki...Ki...”


berulang kali Adi yang sejak tadi menemani Ki Sumitro mencari putrinya.


” apa di?”


Sumitro yang tiba tiba berbicara karena dia baru sadar dari lamunannya.


” Ki sebaiknya kita kembali,warga sudah memutuskan untuk kembali dan mencari putri Ki Sumitro besok.”


Adi kembali mengulang ucapannya.


” kalian kembalilah,saya akan tetap mencari putriku,karena dia adalah putri semata wayangku.”


” tapi Ki,malam sudah sangat larut,dan keadaan seperti mau hujan ki.”


” sudah ku katakan kalian pergilah,saya akan tetap di sini mencari putriku.”


dengan berat hati Adi dan para warga akhirnya meninggalkan Ki Sumitro di dalam hutan sendiri,karena mereka juga sudah sangat lelah.


mereka pun pulang dengan meninggalkan Ki Sumitro yang masih berteriak teriak memanggil nama Kumala Sari.


**


Jaka melesat ke desa larangan,dari jauh dia melihat para penduduk yang berkumpul di pinggir hutan larangan.


dia tersenyum ini kesempatan yang sangat bagus,dengan perginya para pria di desa larangan berarti dia akan leluasa mencari korban selanjutnya.


Jaka berjalan melenggang,dengan keadaan tubuhnya yang seperti gembel dia mengamati satu persatu rumah yang mulai tutup karena penghuni rumah tidak berani keluar karena hanya wanita saja yang tinggal dan anak anak.

__ADS_1


” Jaka saya mencium darah perawan di ujung desa itu sebaiknya kamu bergegas kesana,mumpung para pria penduduk desa sedang mencari gadis yang kau bunuh tadi.”


” benar guru,ini kesempatan yang sangat bagus guru.”


Jaka pun melesat ke sebuah rumah yang sederhana,tampak lampu minyak menerangi ruangan rumah.


Jaka mengamati dari luar rumah,dengan sekali hembus saja lampu obor yang ada di luar mati dan keadaan luar rumah menjadi gelap.


” Mina...apakah kamu sudah ngantuk?”


” belum Bu,Mina nunggu bapak,kalau ibu sudah ngantuk sebaiknya ibu tidurlah dahulu.”


” ya sudah ibu tidur dahulu ya,ingat Mina kamu jangan tidur lama lama keadaanmu belum sehat benar.”


” iya bu.”


ibu Mina pun masuk ke kamarnya meninggalkan Mina sedang duduk sambil menganyam tikar yang sedikit lagi jadi.


Jaka mendengar percakapan penghuni rumah sangat jelas dengan kemampuan telinganya yang sudah terlatih.


dia tersenyum,penciuman gurunya memang patut di puji,ternyata di rumah ini memang ada seorang gadis.


Jaka pun mengetuk rumah itu.


” siapa..? apakah bapak sudah pulang?”


tetapi tidak ada jawaban, kembali pintu di ketuk membuat Mina penasaran dan sedikit malas beranjak menuju pintu depan.


tetapi langkah terkejutnya Mina saat pintu di buka,sesosok pria yang tampilannya seperti gembel yang wajahnya juga penuh brewok tidak terawat berdiri di depan rumahannya.


belum hilang terkejut nya, tubuhnya mendadak lemas karena Jaka dengan cepat menotok jalan darahnya,membuat Mina tidak sadarkan diri.

__ADS_1


sebelum tubuh Mina jatuh kelantai,Jaka sudah menangkap tubuh Mina dan membawanya ke suatu tempat.


Jaka pun meninggalkan Mina,dan Kembali beraksi menculik Gadis gadis desa larangan.


__ADS_2