PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
AKHIRNYA CIA BU KI MENGGUNAKAN JURUS DEWA MATA SALJU


__ADS_3

Cia Bu Ki kali ini menunggu serangan dari song Lao,yang tubuhnya di penuhi api yang sangat panas sehingga hawa di sekililing tempat itu berubah seratus kali derajat.


Topeng yang menutupi wajah Cia Bu Ki rusak karena tidak sanggup menahan panasnya hawa yang keluar dari tubuh song Lao sehingga Cia Bu Ki harus melepaskan topeng itu untuk menghindari wajahnya ikut terbakar.


song Lao yang melihat wajah asli dari Cia Bu Ki juga ikut terkejut, ternyata orang yang selama ini di fitnahnya berada di hadapannya dan sedang bertarung dengannya.


” ha ha ha...ternyata kamu Cia Bu Ki putra dari Pendekar pulau es,ini sangat bagus aku akan membalaskan dendam ayahku,setelah itu aku akan mencari ayahmu.”


” kejahatan mu sudah di luar batas,aku akan menghukum dirimu,hari ini akulah yang akan membunuhmu karena sudah berani menggunakan wajahku untuk berbuat jahat.”


pertarungan Cia Bu Ki dengan song Lao di saksikan puluhan mata yang lumayan jauh karena tidak tahan hawa panas yang keluar dari tubuh song Lao.


wajah geram juga tampak di wajah mereka, mereka menunggu pertarungan antara kedua Pendekar, Cia Bu tidak menyadari kalau wajahnya akan membawa bencana sebelum dia dapat membuktikan kalau dirinya tidak bersalah.


sungguh itu membuat keuntungan dalam melawan song Lao tidak sedang berpihak dengannya.


**


” kenapa kau diam saja,apakah kamu takut Bu Ki?”


” aku hanya berpikir bagaimana menangkapmu tanpa membunuhmu.”


” menangkapku tanpa membunuhku?ha ha ha...itu sangat mustahil Bu Ki,apakah kau yakin hanya ingin menangkapku?”


” Hem...hanya dirimulah kunci dari Masalah ini,kau harus membersihkan namaku di dunia persilatan.”


” kau...terlalu menganggap kemampuan ku terlalu rendah Bu Ki,baiklah tunjukan kemampuan mu.”


song lao dengan apinya langsung menyerang Cia Bu Ki.


ratusan bola api keluar dari tangan song Lao,dan menyerang Cia Bu Ki,andai Cia Bu Ki tidak meredamnya dengan balok balok es,mungkin tempat itu akan terbakar oleh bola api yang keluar dari tangan song Lao.

__ADS_1


Cia Bu Ki juga mengeluarkan bola bola es untuk menahan serangan dari song Lao,bola api bertemu bila es di udara, terdengar ledakan kecil,bola es milik Cia Bu Ki berhasil meredam bola api sehingga bila api itu mati.


melihat serangnya gagal,song Lao pun meningkatkan serangnya,kali ini song Lao mengeluarkan api dari mulutnya ke arah Cia Bu Ki.


sehingga Cia Bu Ki harus menghindar dari api yang sangat panas.


sulit bagi Cia Bu Ki untuk mendekati tubuh song lao,karena suhunya yang selalu meningkat,membuat Cia Bu Ki harus menggunakan mata dewa salju untuk menghentikan song Lao.


” Hem baiklah,aku akan meredam manusia api ini.”


Cia Bu Ki meningkatkan konsentrasi nya,untuk mengunakan jurus mata dewa salju.


hawa dingin menyelimuti tubuhnya,walau hawa panas yang keluar dari api milik song Lao tidak berpengaruh sama sekali pada Cia Bu Ki.


ubuh ubunnya mengeluarkan asap putih tipis, matanya menjadi sangat putih.


dia memandang song Lao yang sedang meningkatkan jurus dewa apinya.


dia terus meningkat kan kekuatannya untuk membakar tubuh Cia Bu Ki,suhu bertambah menjadi sangat panas.


bahkan mereka yang sedang melihat pertandingan Cia Bu Ki sedikit menjauh.


karena suhu panasnya semakin bertambah parah.


teriakan song Lao menggema dan api di tubuhnya semakin besar,saat song Lao akan menyerang Cia Bu Ki dirinya terkejut, tubuhnya tidak dapat di gerakan.


dan perlahan suhu panas di tubuhnya pun berkurang.


song Lao belum menyadari apa yang terjadi,tetapi ketika tubuhnya merasakan dingin yang semakin lama semakin menyiksa dirinya, wajahnya pucat.


” apa yang kau lakukan?jurus apa ini?”

__ADS_1


api di tubuhnya song Lao mulai padam,rasa sakit menjalar keseluruh tubuhnya dan membuat dia berteriak


kali ini hanya teriakan yang dapat di lakukan song Lao.


membuat seluruh penduduk kota batu terbangun mendengar suara teriakan yang sangat memilukan.


bahkan beberapa puluh pasang mata yang sempat menjauh kini mendekat,apa yang sebenarnya terjadi.


mereka adalah Cuan su dan para muridnya yang sejak tadi berada di tempat itu.


inilah saatnya untuk menyerang Cia Bu Ki yang telah memperkosa putrinya dan menyebabkan putrinya harus bunuh diri.


dalam suasana genting Cuan su langsung melesat ke arah Cia Bu Ki yang masih konsentrasi menggunakan jurus mata dewa salju.


sehingga Cia Bu Ki tidak menyadari bahaya yang mengancam jiwanya.


pedang yang di ayunkan ke arah leher Cia Bu Ki tinggal beberapa jengkal lagi,sedangkan teriakan song Lao masih terdengar sangat memilukan yang menahan rasa sakit yang luar biasa.


” Trang.....”


pedang di tangan Cuan su terlempar jauh ke tanah.


dan tubuhnya bergulingan ke tanah.


Cuan su kaget setengah mati,karena pedangnya seperti ada yang melemparkan dan saat dia melihat ke atas seekor burung yang sangat besar menatapnya dengan sangat tajam.


ternyata Tintin datang tepat waktu, Cuan su begitu sangat pengecut ingin membunuh Cia Bu Ki saat seluruh tubuhnya sedang berkonsentrasi dengan satu titik,dan tidak merasakan bahaya sedang mengancamnya.


beruntung Tintin datang,mungkin sedetik saja Tintin terlambat, Cia Bu Ki akan kehilangan kepalanya akibat di penggal oleh Cuan si.


kepakan sayap Tintin menyadarkan Cia Bu Ki, membuat song Lao selamat walau tubuhnya tidak belum bisa di gerakan karena jalan darahnya masih beku akibat jurus dewa mata salju.

__ADS_1


__ADS_2