
Zac mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh meninggalkan area rumahnya menuju rumah sakit, sementara itu Markisa sudah merasa sangat kesakitan pada area perutnya.
"Mas, sakit," keluh Markisa tidak tahan.
Ia merasakan sensasi mulas yang luar biasa dari perutnya terlebih rasa ingin buang air besar sebelum dia merasakan ada cairan yang mengalir dari sela pahanya.
"Pecah ketuban?" lirih Markisa yang merasakan sakit luar biasa.
Dirinya sebentar lagi akan melahirkan, namun keraguan dari Zac apakah ini adalah hari dia akan memilih antara Markisa dan bayinya.
Zac terpekur dalam kemudian mendengar erangan Markisa dia semakin mempercepat laju kendaraannya.
Keadaan dijalan yang macet membuat Zac panik bukan main karena Markisa sudah semakin merasakan sakit, Zac memijat keningnya pusing sembari memencet klakson meminta pengguna jalan didepannya untuk bergerak.
Namun nihil bukannya bergerak kemacetan itu malah bertambah parah, disaat detik-detik seperti ini, Zac benar-benar dibuat panik bukan main, ia melirik Markisa yang masih meringis menahan sakit.
Tring!
Suara ponsel dari Zac berbunyi membuat Zac mengangkat telepon tersebut sembari terus fokus menyetir.
"Halo Kak Milo?" tanya Zac saat ia mengangkat telepon tersebut.
__ADS_1
Milo yang mendengar suara Zac ngos-ngosan seperti panik akan sesuatu mengerutkan keningnya apa yang terjadi pada Zac sebenarnya.
"Kau kenapa Zac?" tanya Milo khawatir.
"Markisa akan segera melahirkan, aku sedang mengantarnya kerumah sakit, maaf aku tidak bisa berbicara banyak," jawab Zac singkat dengan keadaan menyetir dengan kecepatan tinggi.
"Baiklah, cepat bawa dia kerumah sakit, aku akan mengabari Dove, Tango, Dairy dan Toppoki dulu," jawab Milo.
Zac kemudian mematikan telepon tersebut sepihak membuat Milo segera bergegas keluar dari ruangannya dan mengabari kedua adik dan adik iparnya serta orang tuanya
Dove dan Dairy yang di kabari mendadak cemas, membuat mereka meminta kepada Tango dan Toppoki untuk segera mengantar mereka ke rumah sakit guna melihat keadaan Markisa.
Zac sendiri langsung melempar ponselnya ke sembarang tempat, Kini kondisi jalan sudah berangsur membaik, Zac menjalankan mobilnya dengan pelan sembari melewati kemacetan yang tadinya memadat, sampai akhirnya Zac tiba pada titik jalan yang senggang dan membuat ia kembali mempercepat laju kendaraannya menerobos lalu lintas yang ada tanpa memperdulikan keadaan sekitarnya.
Yang dipikiran Zac sekarang adalah Markisa harus segera dibawa kerumah sakit, Zac bahkan nekat menerobos lampu merah membuat beberapa kendaraan terjegal kaget, tapi Zac tidak peduli.
Saking paniknya Zac sudah tidak sadar bahwa suara rintihan Markisa tidak lagi terdengar membuat, Zac yang fokus menyetir akhirnya sampai dirumah sakit dan sadar bahwa Markisa tidak sadarkan diri sekarang.
"Sayang? Bangun!"
Zac segera menggendong Markisa dan membawanya masuk kedalam rumah sakit dengan keadaan panik, pasalnya ketuban Markisa sudah pecah semua sedangkan kini Markisa dalam keadaan tidak sadarkan diri.
__ADS_1
"Sayang, buka matamu!" teriak Zac panik berlari masuk kedalam rumah sakit.
"Dokter! Suster!" teriak Zac kencang.
Seketika segala atensi dari pasien, dokter dan suster disana beserta beberapa pengunjung terfokus kepada sang Crazy Rich Denmark itu, Dokter Softexia bersama beberapa Dokter lainnya segera menghampiri Zac membawa ranjang rumah sakit.
Zac segera menidurkan Markisa disana membuat pada suster tersebut segera membawa Markisa kedalam ruangan persalinan.
Zac yang panik dan khawatir tidak hentinya melepas genggaman tangannya dari Markisa sampai Dokter Softexia menghentikan langkah Zac dan kini mereka terpisah ruangan.
"Maaf Zac, sepertinya kau akan menunggu disini," ujar Dokter Softexia yang membuat Zac frustrasi.
"Tapi bagaimana kondisi Markisa!" teriak Zac khawatir.
"Markisa kini dalam kondisi tidak sadarkan diri, kami harus melakukan operasi dan sekalipun dia sadar dia tidak kuat mengejan karena kanker yang mengrogoti tubuhnya, dan kau harus memilih sekarang, kukira diagnosa ini salah, namun sepertinya hanya ada satu diantara mereka berdua yang selamat," jelas Dokter Softexia yang membuat Zac tersentaj.
Deg!
•
•
__ADS_1
•
TBC