
Dove tengah terduduk di ranjang tempat tidurnya, dia baru saja selesai menghabiskan segelas susu ibu hamil yang dibuatkan oleh Tango, entah kenapa pasca kehadiran Toppoki di hidup nya, sikap Tango berubah, dia tidak kasar lagi melainkan bertingkah lembut, namun Dove tidak ingin terbuai begitu dalam mengingat Tango sekalipun tidak pernah mengakui anak dalam kandungannya dan mengatakan cinta padanya.
Dove menerawang jauh apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya, bukankah ini sangat aneh? Namun kenapa setiap bersama Tango sesuatu bergetar didalam dirinya seolah itu memberi isyarat bahwa dia mencintai Tango, Dove membuka laci nakas, mengambil sebuah surat gugatan perceraian yang niatnya ingin dia berikan kepada Tango, namun Melihat sikap Tango, hatinya sedikit bimbang, terlebih dia merasakan apa itu kehangatan seorang suami sekarang.
Srtt! Dove merobek surat gugatan perceraian itu, mungkin bertahan dalam pernikahannya adalah kunci sebenar dari kebahagian nya, tidak perlu menaruh dirinya diujung tanduk sedang dirinya bisa menempatkan hati di tengah kemampuan batin.
Bekas robekan kertas tersebut kemudian Dove pungut satu persatu dan dia kumpulkan sebelum ia berjalan menuju jendela kamarnya, menyibak hordennya dan membuat Angin sore langsung menerpa wajahnya.
Ia membuang kertas robekan itu, menerbangkan diri bersama angin bersama semua keluh kesah Dove, berharap pernikahannya akan baik-baik saja.
"Kau sedang apa?" tanya Tango yang membuat Dove membalikkan badannya.
Tango tampak membawa sebuah mangkuk, ia kemudian menaruh mangkuk tersebut dinakas sebelum berjalan ke arah Dove.
"Kau sedang hamil namun berdiri terus," ujar Tango menggendong Dove.
Dove memilih pasrah berada dalam gendongan Tango, Tango kemudian membawanya ke ranjang dan mendidik kan nya di sana.
__ADS_1
Dove terdiam menatap Tango yang beralih mengangguk mangkuk yang dia bawa tadi. "Aku membawa salad buah, kau suka kan?"
Bagaimana Tango tahu makanan kesukaan Dove? Dove tidak mau berpikir panjang lagi, dia kemudian pasrah saat Tango bersimpuh dihadapannya dan memintanya membuka mulut.
"Ibu hamil harus banyak makan buah, kalau aku tidak ada entah bagaimana kau ingat memakan vitaminmu, aku jadi takut pergi bekerja dan meninggalkanmu dirumah sendiri," ujar Tango menyuapi Dove dengan penuh kasih sayang.
Dove tidak menjawab, dia seolah kehilangan semua kamampuannya dalam berbicara, ia tidak tahu harus mendeskripsikan perasaannya bagaimana lagi, setelah salad itu habis, Tango menaruh mangkuk kosong di nakas kemudian beralih mencium perut Dove yang mengandung.
Deg!
Dove mengusap matanya, dia tidak salah lihatkan? Tango melakukan itu?
Deg!
Pertahanan Dove jebol, air mata mengalir deras darinya membuat dinding kekusutan dari segala perdebatan batin antara hatinya hancur lebur tak berbentuk, sudah. Tango yang melihat itu langsung bangkit dan menanyakan kenapa Dove menangis.
"Kau jahat! Kenapa kau melakukan ini? Kau memberiku kasih sayang! Kau memberiku perhatian, namun status kita apa? Apa alasanmu! Jangan membuatku bahagia kalau nanti kau akan membuatku terluka!" teriak Dove memukul kencang dada Tango.
__ADS_1
Tango yang mendengar itu langsung menenangkan Dove dan memeluk erat istrinya itu, membiarkan kepala Dove terbenam didadanya, mengeluarkan semua air matanya, ini bukan bias pilu melainkan stigma kebahagiaan.
"Hanya ada satu alasan, Aku Mencintaimu!" jawab Tango mencium puncak kepala Dove.
Kini Dove semakin menangis didalam pelukan Tango, sebuah kejujuran dari segala kalimat itu tercetus jelas setia sekian lamanya terpendam, pernikahan mereka yang berada diujung tanduk kini mendapat sebuah angin segar kehidupan, Dove memeluk Tango erat, sedangkan Tango langsung duduk dan mensejajarkan badannya dengan Dove sehingga mata mereka berdua kini saling bertemu pandang.
"Maafkan aku selama ini yang melukai hatimu, kau perlu tahu, aku sadar bahwa aku mencintai mu," ujar Tango kembali mengecup kening Dove dan kembali membawanya ke pelukan nya.
"Kenapa kau baru katakan sekarang?"
"Maafkan aku yang belum punya keberanian," jawab Tango yang membuat Dove semakin menangis dengan kepala yang berbangku di bahu Tango.
Semuanya terungkap.
•
•
__ADS_1
•
TBC