Pengantin Pengganti Duda Diktator

Pengantin Pengganti Duda Diktator
BAB 52 | Hm? Aku Tahu!


__ADS_3

Jangan Lupa Like Agar Author Semakin Semangat Update :)


[Asisten Ultramilk, Aku adalah Markisa Mourt, adik dari Milo Mourt, segera kosongkan kantor Mourt Corp sekarang juga, dan kau tetap ditempat, aku akan kesana dalam beberapa menit lagi demi memintaimu keterangan]


Suara Markisa yang tengah membuka pintu mobil sembari menelepon Asisten kakaknya itu, terdengar lantang dan penuh penekanan.


[Baik Nyonya Rich]


Asisten Ultramilk menjawab dengan ramah kemudian membuat Markisa mematikan telepon tersebut sepihak, Markisa masuk ke dalam mobil setelah selesai menelepon.


Markisa mendudukkan dirinya di jok mobil sementara Dove yang sudah lebih dulu naik hanya menatapnya sekilas. "Kita pergi sekarang?"


Markisa mengangguk, Dove kemudian menjalankan mobilnya meninggalkan kantor polisi tersebut menuju area perkantoran Milo yang terletak dibilangan komplek GrandOugh kota Odense.


"Menurutku ini sangat aneh, bagaimana bisa tidak ada investigasi, apakah ada seseorang yang membayar pihak kepolisian?" tanya Dove fokus menyetir yang membuat Markisa berpikir sejenak.


"Ini benar-benar sebuah manipulasi keadaan dalam sebuah jebakan, dan suamiku menjadi korban, menurut kakak, siapa yang dendam kepada suamiku," jawab Markisa yang membuat Dove menatapnya.


"Tango? Dairy? Aku Harap kau tidak menuduhku," Dove memijatkan kedua tangannya pada setir dan kembali fokus kedepan.


"Tapasya dan Indomie," jawab Markisa yang membuat Dove menaikkan alisnya dengan wajah terkejut.

__ADS_1


"Serius? Bagaimana bisa? Tapi mana mungkin Tapasya, dia kan kekasih Kak Milo, mana mau dia mencelakai Milo demi dendam," sela Dove yang membuat Markisa membuka ponselnya.


"Kakak lupa yah? Tapasya kan memiliki kembaran bernama Anadhi," Markisa memperlihatkan sebuah foto dari Tapasya dan Anandhi kepada Dove.


Dove menghentikan mobilnya dan mengambil ponsel dari tangan Markisa, ia memperhatikan dengan seksama bahwa mereka berdua mirip sekali.


"Mungkin itu adalah Anandhi yang ingin membalaskan dendam Tapasya, mungkin saja karena sewaktu disembunyikan identitasnya oleh Mertuaku, Tapasya salah paham dan depresi," jelas Markisa yang membuat pikiran Dove terbuka.


"Dan Indomie-" Markisa terpotong saat Dove dengan cepat membalas ucapannya.


"Indomie hanya pelaku nomor dua disini, dia hanya dendam kepada Zac karena hasutan Tapasya atau Anandhi itu?" potong Dove yang membuat Markisa paham sekarang.


Markisa mengambil ponselnya dan menghubungi Vanish dan Soklin untuk dimintai bantuan, Markisa meminta bantuan untuk menjaga secara diam-diam diruangan rawat Milo, kalau pelaku itu kembali berarti dia tidak hanya dendam pada Zac melainkan Milo juga.


Dove melajukan mobilnya dengan cepat, sehingga tidak butuh waktu lama bagi Dove untuk membawa mobilnya terparkir diarea perkantoran tersebut.


"Kosong? Benar-benar sudah dikosongkan," ujar Dove turun dari mobilnya kemudian berjalan bersama Markisa.


"Nyonya Rich dan Nyonya Dove, silakan masuk," sapa Asisten Ultramilk mempersilahkan Markisa dan Dove masuk kedalam kantor itu.


"Kau tahu kan apa yang kami inginkan?" tanya Markisa dengan tatapan elang-nya.

__ADS_1


Asisten Ultramilk mengangguk. "Ruangan pemantau CCTV ada di blok B, mari saya antar,"


"Goodboy," ujar Dove berjalan bersama Markisa menyusul Ultramilk.


Suara langkah kaki mereka bertiga bergema diruangan itu menandakan hanya mereka yang ada disana karena semuanya hampir hening tak bersisa.


Setelah sampai diruangan pemantau CCTV, Markisa segera duduk dikursi berhadapan dengan monitor kemudian mengecek rekaman CCTV namun dia tidak menemukan apa-apa melainkan layar hitam.


"Bagaimana bisa?" tanya Markisa berdiri kemudian menghadap ke Asisten Ultramilk. "Bagaimana bisa sistem keamanan ini seperti ini?"


Asisten Ultramilk terdiam kemudian menggeleng pelan, Markisa menarik Asisten Ultramilk dan mendudukkannya di kursi.


"Okey kami akan meminta penjelasanmu saja," ujar Markisa menatap Asisten Ultramilk dalam.


Karena saat ini Asisten Ultramilk yang memiliki accescard ruangan Milo, jadi Asisten Ultramilk bisa saja menjadi saksi kunci atau salah satu tersangka.



TBC


Dove:

__ADS_1



__ADS_2