Pengantin Pengganti Duda Diktator

Pengantin Pengganti Duda Diktator
BAB 79 | Jadikan Aku Suamimu


__ADS_3

Toppoki melepaskan ciuman yang diberikan kepada Dairy, membuat Dairy menatapnya gugup atas apa yang Toppoki lakukan kepadanya, Ciuman penghangat yang tidak pernah Dairy dapatkan sebelumnya,


"M-Maafkan aku," ujar Toppoki yang merasa bahwa apa yang dia lakukan sudah sangat keterlaluan.


Dairy tersenyum kemudian mengenggam erat tangan Toppoki. "Tidak apa-apa,"


"Hm? Mengenai perasaanku, bagaimana menurutmu?" tanya Toppoki yang membuat Dairy bingung sendiri.


Dairy menundukkan kepalanya sejenak, membuat Toppoki bimbang apakah dia sudah benar atau salah menanyakan hal seperti ini kepada Dairy.


"Kalau kau tidak mau, tidak apa-apa." ujar Toppoki mengambil posisi tegak dan menatap lurus kedepan.


"B-Bukan tidak mau, tapi aku baru mengenalmu, kita bahkan belum saling mengenal lebih dalam, kau belum tahu seperti apa diriku, tapi aku sudah tahu kau adalah pria yang baik, sedangkan aku-" jelas Dairy menghentikan kalimat terakhirnya.


Toppoki memandang ke arah Dairy senyum merekahnya mengelus puncak kepala Dairy pelan. "Seorang pria yang baik tidak akan mencari wanita terbaik melainkan mencari wanita terburuk untuk dia jadikan baik, dan pilihanku jatuh kepadamu,"

__ADS_1


"Kita baru saja kenal, apakah tidak terlalu dini untuk membicarakan cinta?" tanya Dairy mengangkat kepala nya yang membuat kedua manik matanya bertemu tubuh dengan rahang tegas Toppoki.


"Orang lain tidak akan peduli, namun Tuhan bisa memberikan perasaan pada umatnya bahkan hanya dalam waktu semalam," jelas Toppoki. "Cinta, Takdir dan Keadaan diatur oleh Tuhan dan dikelola oleh kita sendiri, jika kita hanya berpangku tangan tentunya, tidak akan ada kebahagiaan, kau mengerti?"


Dairy mengangguk, sebuah kalimat tamparan yang menghantam langsung dasar keraguan ditepi jurang keputus-asaan, dia ibarat mendapatkan sebuah cerminan cahaya mana kala bertemu dengan Toppoki sosok pria yang menghangatkanya.


"Jangan terlalu dipikirkan, aku bisa menjadi sahabatmu, sampai kau menjawab bahwa kau siap menjadi istriku," Toppoki menyalakan mesin mobilnya dan mulai menjalankan mobilnya meninggalkan area jalanan itu.


"Istri?" tanya Dairy atas kalimat ambigu kesekian yang diberikan Toppoki padanya.


"T-Tapi bukankah ini terlalu cepat?" tanya Dairy pada Toppoki.


Bagaimana tidak Dairy terkejut, mereka baru bersama satu jam dan Toppoki sudah memintanya menjadi seorang istri, sungguh sesuatu yang tidak pernah Dairy duga sebelumnya.


"Kau tidak perlu menjawabnya sekarang, kau punya waktu, aku akan selalu menunggumu sampai kau menjawab 'Aku siap menjadi istrimu'." ujar Toppoki berusaha menenangkan keraguan yang memuncak di bias pilu Dairy.

__ADS_1


Entah kenapa rencana Toppoki hanya ingin menjadi sahabat Dairy, namun melihat Dairy, dirinya merasa bahwa inilah jodoh yang selama ini dia nantikan, Dairy bukan wanita yang baik, hatinya dipenuhi kebusukan, dendam dan rasa putus asa, namun Toppoki sadar bahwa itu hanya sebatas kabut yang menutupi hati seputih malaikat itu.


Dairy sendiri merasakan bahwa dia melupakan dendam dihatinya, segala mindset dendam dan keputus-asaan didorong jauh oleh Toppoki dari tepi keyakinannya yang selama ini tertutup kabut keterpurukan.


Hening diantara mereka kecuali suara deru mobil yang halus menerpa senjana kala mereka berdua sedang melakukan perdebatan batin masing-masing dan saat Toppoki menatap Dairy seklias, kedua manik mata mereka kembali saling bertemu.


"Aku mau menjadi istrimu," jawab Dairy yakin.





TBC

__ADS_1


__ADS_2