
Salsabila dan kedua temannya melangkah meninggalkan kantin dan langsung menuju ke kelas mereka, sepanjang koridor lagi-lagi mereka menjadi pusat perhatian terlebih lagi dari kaum lelaki, mereka seakan sulit mengalihkan pandangan dari wanita cantik yang kini berjalan melewati mereka
" Lo liat kan..apa yang gue bilang real ga ada kebohongan " ucap Mona
" Lo bener Mon..gue puas banget liat wajah takjub mereka dan juga liat wajah ga terima nya si kak kuda Vony itu, jangan dia kira dia cewek paling cantik di sekolah bahkan di dunia ini" tambah Mona
" Hust udah deh..aku kok jadi takut ya liat tatapan mereka" ucap Salsabila sambil bergidik
" Lo ga perlu takut ada kita yang bakal selalu jadi temen Lo dan dukung Lo,Lo tenang aja ya" ucap Mona menenangkan Billa
Itu adalah hari pertama Salsabila menjadi murid baru di Alexander High school, hari yang aneh menurut nya,ia berfikir apakah hari- hari nya esok akan semakin aneh atau malah kacau karena harus berhadapan dengan para anak orang kaya
Tapi ternyata tidak seburuk yang ia bayangkan,ia dapat melalui hari-harinya dengan sangat tenang dan Vony sama sekali belum pernah mengganggu nya,itu karena Earl sama sekali tidak perduli dengan kehadiran Salsabila di sekolah tersebut,dan ia sudah tidak perduli lagi dengan taruhan mereka
Terlebih ia juga sudah tau siapa Salsabila yang tak lain adalah putri dari pak Ahmad yang bekerja sebagai tukang kebun di sekolah dan rumah sakit milik keluarga nya, walaupun tidak ia pungkiri bahwa Salsabila adalah gadis yang sangat cantik bahkan sesekali ia pernah mencuri pandang pada Billa dan ia anggap itu hanya untuk cuci mata
Berbeda dengan ketiga sahabat nya, walaupun sudah mengetahui Salsabila adalah putri dari pak Ahmad, tapi mereka tidak berhenti berusaha untuk mendekati wanita cantik tersebut, terlebih Elang,entah mengapa ia semakin penasaran dan kagum pada sosok Salsabila sehingga secara diam-diam ia sering mengikuti gadis cantik tersebut,itu juga yang dilakukan oleh Erick,tanpa ia sadari ia sudah semakin dalam jatuh kedalam pesona seorang Salsabila
Sedangkan Salsabila sejak tidak diizinkan oleh sang ayah membantu nya untuk berjualan ia memilih lebih banyak menghabiskan waktunya bersama anak-anak jalanan yang putus sekolah,ia mengajari mereka baca tulis hitung dan mengaji,ia juga membantu mereka dengan cara membuat beberapa jenis cemilan dan kue untuk mereka jual keliling agar mereka tidak lagi mengemis
Setiap sore Salsabila akan menemui mereka di sebuah taman kota, mereka akan belajar bersama dan akan dilanjutkan dengan menjajakan dagangannya,uang nya akan mereka setor ke Salsabila dan mereka akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tersebut
Seluruh kegiatan Billa itu tidak pernah luput dari perhatian elang dan juga Erick, bahkan keduanya sering memborong dagangan Billa dan mereka bagikan pada pengemis di daerah lain, keduanya tidak saling menyadari dan menyembunyikan nya dari yang lain
Beda mereka beda lagi dengan Dave..ia malah mendekati Billa secara terang terangan dengan cara meminta pertemanan dengan gadis cantik tersebut,ia bahkan sangat sering mengikuti setiap kegiatan Salsabila bersama para anak jalanan, kekaguman nya pada gadis cantik tersebut membawanya pada sosok yang lebih baik dan bersosial tinggi serta suka berbagi
Seperti hari ini,ia dan Billa sudah berjanji akan bertemu di tempat biasanya mereka berkumpul,ia akan membantu para anak jalanan menghabiskan dagangan mereka,itu semua membuat Salsabila sangat bahagia dan bersemangat membuat beberapa jenis kue, karena ia tau bila Dave yang berjualan maka dipastikan akan laris manis, karena akan diborong oleh para gadis remaja yang ingin mendapatkan foto Dave dan foto bareng dengan Dave
Dave belum tau bahwa Billa adalah gadis yang sama dengan yang abangnya sering ceritakan, Haikal sering bercerita tentang Abrar sang sahabat yang sangat mengagumi seorang wanita muslimah yang sangat cantik dan pintar yang bernama Salsabila,dan Haikal juga sangat suka berteman dengan Billa,bagi Haikal Billa adalah teman yang nyaman untuk curhat, walaupun usianya masih sangat muda tapi ia bisa berfikir dewasa
Dave hanya tau nama Billa adalah salsa dan itu juga yang para anak jalanan tau, mereka memanggilnya Princess salsa.. karena bagi mereka Billa bagaikan seorang peri cantik yang dikirim untuk menolong mereka, memberikan mereka banyak ilmu pengetahuan dan juga menyadarkan mereka bahwa memberi itu lebih baik dari menerima atau meminta pada orang lain
" Sorry... huh huh..gue telat" ucap Dave pada Billa dengan nafas ngos-ngosan
" It's okay..Lo telat 10 menit..sesuai perjanjian siapa yang telat ada hukuman nya" jawab Billa dengan tersenyum jahil
" Apapun itu.. princess..hamba siap" balas Dave genit
Salsabila dan para anak-anak jalanan langsung tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyol Dave yang menunjukkan wajah menggodanya pada Billa
" Kamu itu ga cocok tau pasang wajah genit gitu,mana wajah Dave yang cool dan dingin? ih aku jadi kangen" goda Billa pada Dave
__ADS_1
" What...? Lo barusan bilang apa? kangen? Lo godain gue ?Oh.. princess...aku sungguh terharu..., bwahahaha " ucap Dave dan tertawa terbahak-bahak
Hahahaha 🤣😂🤣🤣🤣🤣😂
Yang lain ikut tertawa termasuk Billa dan Kiki, hari ini Kiki ikut,ia yang tertarik pada Dave sangat bersemangat saat tau Dave ikut hadir, walaupun sebenarnya ia tau Dave tertarik pada Billa, sedangkan Mona tidak bisa hadir karena harus membantu Mama nya di butik,Mona juga sering menjadi donatur para anak jalanan tersebut dengan menyediakan segala kebutuhan belajar mereka
Kehadiran Billa yang berdampak positif pada kedua gadis cantik tersebut membuat para orang tua mereka sangat bahagia dan mendukung, mereka juga sangat menyayangi dan mengagumi Salsabila yang memiliki kepribadian yang baik dan wajah yang sangat menarik,begitu pula dengan kedua orang tua Dave mereka bahkan sangat sering meminta Dave mengajak Billa dan kedua sahabatnya main kekediaman mereka
Semua rencana mereka hari itu berjalan lancar bahkan lebih lancar dari yang mereka bayangkan, Salsabila dan Kiki yang fokus mengajari anak -anak yang masih kecil dan tidak ikut berjualan pun dibuat terkejut saat melihat Dave dan para anak-anak jalanan tersebut sudah kembali ke tempat mereka berkumpul dengan membawa wadah kosong dan wajah yang sangat ceria
" Wah udah pada balik aja.. gimana lancar?" tanya Kiki bersemangat
" Lancar dong.. siapa dulu pawang nya . Dave.." jawab Dave sombong
" Alhamdulillah" sambung Billa
" Oh Dave Lo emang The best.. pengen banget gue peluk Lo, tapi gue takut di gampar sama princess" goda Kiki pada Dave
" Gue juga Ki.. tapi gue lebih pengen peluk princess.. gimana dong?" balas Dave genit, sedangkan Billa langsung melotot sempurna pada kedua teman laknat nya
" Tapi aku..aku.. pengen banget peluk cium Kiki.. kayaknya empuk banget deh .uh..Kiki aku padamu" goda Billa yang langsung membuat Kiki dan Dave bergidik jijik
" Eh bill Lo jangan aneh - aneh ya..kesambet ya Lo? gue masih normal ya.. mau jadi jeruk makan jeruk Lo?" omel Kiki pada Billa
Hahahaha 😂😚😚
" Serius amat Lo nyet? kayak cantik aja Lo..takut di cabuli salsa" ledek Dave pada Kiki
" Anjir...gue emang cantik kambing...mata Lo burik ya ga bisa liat kecantikan gue?" balas Kiki narsis
Begitulah kekonyolan mereka saat bersama para anak jalanan,segala beban mereka seakan hilang menguap begitu saja tanpa mereka tau kemana perginya, masalah mereka seakan sirna dan digantikan dengan tawa bahagia tanpa beban
" Asyik banget sih ngobrol nya?" tanya seseorang yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka dengan menenteng beberapa paper bag yang berisikan aneka minuman
" Eh kak El.." sapa Billa ramah dengan senyuman manis nya, membuat El dan Dave terpana dan sulit untuk sekedar mengalihkan pandangan mereka dari gadis cantik tersebut
" Nih.. ada minuman,pasti pada haus kan" ucap El seraya menyerahkan paper bag yang ia bawa ke tangan Salsabila
" Makasih banyak ya kak,semoga rezekinya makin lancar" ucap Billa tulus dan langsung di Amin kan oleh yang lain
Amiiiin
__ADS_1
jawab mereka kompak, Billa langsung mengeluarkan aneka minuman tersebut dan membagikannya kepada para anak jalanan yang disambut dengan suka cita oleh mereka
" Kakak dari mana..? kok tumben sendirian aja?" tanya Kiki yang memang sudah semakin dekat dengan para pemuda tampan tersebut sejak adanya Billa, tapi saat di sekolah mereka tidak terlalu sering bertegur sapa, karena mereka sangat malas bila harus berurusan dengan gank Vony,dan juga adanya Earl yang selalu memasang wajah dingin membuat mereka sangat enggan
" Abis dari nongkrong aja bareng yang lain, kebetulan tadi lewat sini dan liat ada kalian,ya sekalian aja singgah dan beli minuman itu di market depan sana " jawab Elang
" Oh " jawab singkat Kiki seraya melirik Billa dan Dave, Kiki tau elang juga tertarik pada Billa,begitu juga Erick dan ia selalu mengingatkan Billa untuk sedikit menjaga jarak dan jangan terlalu percaya pada mereka, termasuk pada Dave
Kiki khawatir pada Billa, karena ia pernah tanpa sengaja mendengar Zidan yang berbicara pada Earl tentang taruhan antara Earl dan Erick untuk mendapatkan seorang wanita yang bernama salsa , walaupun Kiki belum yakin salsa yang mereka maksud adalah salsa yang sama dengan Billa tapi Kiki tetap antisipasi
Dan Kiki juga sangat tau seperti apa gaya hidup para anak Sultan tersebut, bahkan banyak rumor yang mengatakan bahwa mereka sudah sangat sering cek in hotel dengan membawa wanita dan mereka juga sering keluar masuk clab,terlepas benar atau tidaknya Kiki tidak ingin tau lebih jauh, yang terpenting tidak terlalu dekat dengan mereka, walaupun pada kenyataannya ia menyukai Dave
Selesai dari taman mereka memutuskan untuk langsung pulang, Elang menawarkan Billa untuk pulang dengan nya, awalnya Billa ingin menolak, tapi karena Kiki mau ikut bareng akhirnya mereka pulang bertiga, sedangkan Dave harus pulang lebih awal karena ia ada janji dengan team basket nya
" Thanks ya kak udah mau nganterin,dan tolong anter Kiki sampai tujuan dengan selamat " ucap Billa pada elang
" Pasti..Lo ga perlu khawatir,gue jamin sahabat Lo yang bawel ini sampai dengan selamat " jawab Elang dengan tersenyum pada Billa
" Lagaknya..dasar play boy " cibir Kiki dan dibalas dengan senyuman oleh Elang
" Bay..Billa.. sampai ketemu lagi besok sayang...ummach" ucap Kiki genit pada Billa, yang dibalas dengan gelengan kepala oleh Billa
Mobil Elang melaju meninggalkan area rumah Billa yang diiringi dengan lambaian tangan oleh Billa,baru setelahnya gadis cantik tersebut masuk ke dalam rumahnya setelah mobil Elang tidak terlihat lagi hilang di persimpangan
" Kalian Deket banget ya?" tanya elang pada Kiki
" Maksudnya siapa?" tanya Kiki
" Lo,mona sama salsa, kalian Deket banget kayaknya " jawab Elang
" Ya gitu deh.. siapa sih yang gak mau Deket sama cewek seperti salsa? secara udah cantik,baik, pintar, dan ga pernah marah atau ngomong kasar" jawab Kiki semangat dan di angguki oleh Elang
" Emang kenapa kakak nanya gitu?" tanya Kiki penasaran
" Seneng aja liat kedekatan dan cara berteman kalian,gue juga salut sama salsa, katanya dia pindahan dari desa tapi ia cepat banget bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan kota besar gini" jawab elang
" Heum.. kakak bener,gue aja yang cewek kagum sama dia, mungkin kalau gue cowok udah gue jadiin pacar dia, hehehe " ucap Kiki
" Emang dia belum punya pacar?" tanya elang penasaran
" Kayaknya dia ga mau deh pacaran...dia pernah bilang pengen fokus sama sekolah biar bisa terus dapet beasiswa dan meraih cita-cita nya " jawab Kiki
__ADS_1
Elang hanya mengangguk dan tersenyum tipis,ia sedikit percaya dengan apa yang Kiki ceritakan padanya, dari yang ia lihat Billa memang tidak terlalu perduli dengan para cowok yang mendekatinya dan lebih sering menawarkan pertemanan pada mereka
Tak berselang lama mobil Elang berhenti tepat di depan gerbang rumah Kiki, walaupun tidak mewah tapi rumah Kiki lebih besar dibandingkan dengan rumah Billa,Kiki langsung turun setelah mengucapkan terima kasih pada elang dan elang kembali melajukan mobilnya menuju apartemen miliknya