
Jika di Indonesia Billa baru saja berangkat dari Jakarta menuju Paris..di negara lain nyonya Tamara dan tuan Lincoln baru saja meninggalkan negara tersebut menuju negara xxxxx keduanya langsung menuju negara sang suami setelah selesai dengan peresmian rumah sakit yang baru selesai di bangun di negara kincir angin tersebut, pasangan paruh baya itu ingin membicarakan tentang hubungan Aby dan sang istri pada kedua orang tua tuan Lincoln dan meminta waktu agar mereka tidak langsung meminta Billa untuk tinggal dan mendampingi Aby dinegara tersebut
Setelah menempuh perjalanan hampir 18 jam, akhirnya pesawat yang Billa tumpangi mendarat di bandara Charles de Gaulle negara Paris..Billa langsung nenurini pesawat bersama penumpang yang lainnya,ia langsung menuju Lobby untuk mencari taksi dan meminta agar diantarkan ke apartemen nya yang sudah di sediakan oleh pihak universitas
" excuse me sir....could you please take me to this address?( Permisi tuan...bisa tolong antarkan saya ke alamat ini?)”tanya Billa sopan menggunakan bahasa Inggris
"of course miss with pleasure (tentu nona dengan senang hati)" jawab pria paruh baya yang menjadi supir taksi
"thank you very much sir (Terimakasih banyak tuan)" jawab Billa sopan
"you're welcome miss(sama-sama nona)" jawab sang supir taksi
Akhirnya supir taksi tersebut langsung melajukan mobilnya menuju alamat yang Billa tunjukkan,supir tersebut sangat tau jika tempat yang Billa tuju adalah lokasi para mahasiswa dan kawasan tersebut adalah kawasan para mahasiswa atau bisa juga dikatakan dengan kota pelajar
Billa memandangi keluar dari kaca mobil,ia mencoba untuk menikmati perjalanannya dan berharap semoga di negara ini ia bisa melupakan semua kenangan tentang ia dan Aby, kenangan yang tercipta satu malam namun begitu sulit untuk Billa lupakan,serasa masih sangat membekas di sekujur tubuhnya , setiap kata-kata yang Aby ucapkan masih terngiang jelas di telinganya
Billa mengusap air matanya yang kembali mengalir,dinegara ini ia benar-benar akan sendirian tanpa ada siapapun yang ia kenal, membuat Billa semakin merasa hampa
" Ya Allah apa yang harus hamba lakukan untuk bisa ikhlas dengan semua itu sehingga bisa melupakan semua nya" monolog Billa dalam hati
Tak berselang lama taksi yang Billa tumpangi akhirnya tiba di lobby sebuah apartemen yang cukup bagus untuk ukuran mahasiswa yang dipastikan memiliki bajet yang pas-pasan, setelah membayar ongkos taksi dan mengambil koper miliknya,Billa melangkah memasuki apartemen yang akan menjadi tempat tinggalnya untuk sementara waktu
Setelah selesai dengan berbagai prosedur dan penyerahan berkas yang diminta oleh pihak apartemen, akhirnya Billa sudah menerima kunci unit nya yang akan ia huni dengan tiga orang lagi mahasiswa yang lainnya, dari penjelasan pihak apartemen setiap unit memiliki dua kamar tidur sehingga akan dihuni oleh empat orang, setelah paham Billa langsung menuju unit miliknya
Billa menyusuri tempat baru tersebut,ia memasuki lift,menekan angka lantai yang menjadi tujuan nya, tak butuh waktu lama Billa sampai di lantai 10 tempat unitnya berada,Billa keluar dari lift dan kembali menyusuri lorong menuju pintu yang menuliskan angka 20,Billa langsung memasukkan kartu akses yang ada pada nya dan akhirnya pintu pun terbuka
Kaki Billa melangkah memasuki ruangan yang terlihat lumayan besar dan bersih,ia duduk sebentar di sofa yang terdapat di ruang tamu seraya menunggu calon teman barunya yang akan tinggal di tempat tersebut, karena menurut keterangan pihak penjaga apartemen mereka sudah mendapatkan laporan bahwa semua calon penghuni apartemen tersebut akan tiba di hari yang sama
Dan benar saja yang mereka katakan,tak berselang lama dua orang wanita cantik datang ke unit yang sama dengan Billa, setelah saling berkenalan sesaat akhirnya ketiga gadis cantik tersebut memutuskan untuk memilih kamar mereka dan tak berselang lama satu orang lagi juga tiba di tempat tersebut, akhirnya mereka memutuskan untuk langsung istirahat setelah selesai merapikan barang-barang dan membersihkan diri serta tempat tinggal baru mereka
Tanpa terasa pagi menjelang, hari baru untuk keempat gadis cantik tersebut pun dimulai,dinegara yang menjadi pilihan mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan untuk meraih impian mereka, paginya Billa dan ketiga teman barunya langsung menuju kampus, mereka harus mengikuti semua prosedur dan membuat laporan kedatangan mereka sebagai calon mahasiswa baru di universitas tersebut
__ADS_1
Yang membuat Billa sangat terkejut adalah fakultas yang ia ajukan desainer tapi berubah menjadi kedokteran,dan itu adalah ulah dari kedua sahabatnya, yang ternyata Kiki juga mengubah rencananya yang awalnya ingin mengambil fakultas Manajemen bisnis akhirnya ia alihkan ke kedokteran juga dan juga di universitas serta negara yang sama dengan Mona, sungguh hal tersebut membuat Billa sangat terkejut sekaligus geram dengan kejahilan kedua sahabatnya itu, sedangkan sang sahabat malah tertawa menanggapi Omelan Billa
Akhirnya dengan sangat terpaksa Billa harus mengikuti semua nya, dan jika bisa ia akan mencoba mengajukan pindah ke negara dan universitas yang sama dengan kedua sahabatnya dan ia harus mencari cara untuk itu, sungguh kelakuan kedua sahabatnya benar-benar diluar ekspektasi nya,Billa yakin mereka melakukan itu saat mengurusan terakhir karena saat itu Billa tidak hadir dan langsung di selesaikan oleh mereka
Setelah selesai dengan urusan urusan kampus, keempat gadis cantik itu memutuskan untuk jalan-jalan sebentar sekedar untuk mengetahui lingkungan kampus dan tempat tinggal mereka yang berjarak tidak terlalu jauh sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki dan hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit
Sesampainya di apartemen Billa menerima panggilan telepon dari kedua sahabatnya, ketiganya saling menanyakan kabar,dan memberikan support karena kini mereka telah berjauhan,hal yang sama juga dilakukan oleh Dave, pria tampan tersebut menghubungi Billa dan memberikan Billa semangat untuk belajar agar dapat segera kembali ke tanah air
Tak lupa Billa juga sudah menghubungi buk Susi mengatakan bahwa dirinya sudah sampai di negara tujuan, agar wanita paruh baya itu tidak merasa cemas Billa juga menceritakan tentang tempat tinggal barunya serta teman-teman barunya
Waktu bergulir begitu cepat, tanpa Terasa sudah satu bulan lebih Billa berada di negara menara Eiffel tersebut dan esok hari adalah hari pertama ia dan ketiga teman barunya akan menjadi MABA di sebuah universitas yang cukup bergengsi di negara tersebut
Sedangkan di negara yang berbeda kedua sahabatnya juga tak jauh berbeda dengan Billa, keduanya juga sedang mempersiapkan diri mereka untuk memulai perkuliahan mereka yang sebelumnya mereka harus mengikuti program Orientasi untuk para MABA
Sedangkan Aby dan ia harus ke Singapura untuk melakukan perjalanan bisnis menggantikan sang papi yang berhalangan hadir karena harus menemani sang nenek melakukan perawatan di RS, rencana awalnya ingin segera kembali ke Indonesia akhirnya harus mereka undur karena semuanya terjadi tanpa diduga
Dan hari ini lah kedua orang tua Aby memutuskan untuk kembali ke tanah air, sedangkan Aby ia baru akan kembali dua hari lagi, karena ia harus menghadiri sebuah acara fashion show bergengsi yang di sponsori oleh perusahaan papi nya, sehingga membuat Aby menjadi tamu spesial di acara tersebut
" Bill kamu udah siap dan sudah lengkap semuanya?" tanya Riri gadis cantik berdarah Malaysia
" Udah.. yang lain gimana udahan ?" tanya Billa pada yang lain
" Udah..yok kita langsung jalan, takutnya telat lagi" jawab mika dan sera yang kebetulan mereka berasal dari negara yang sama yaitu Brunai
" Ok yok.. tunggu apa lagi" jawab Riri semangat
Keempat gadis cantik itu langsung meninggalkan apartemen mereka menuju kampus, keempatnya berjalan kaki menyusuri jalan yang terlihat lumayan banyak mahasiswa lain yang juga berjalan kaki
Sekitar sepuluh menit mereka tiba di kampus, keempatnya berpisah menuju kelompok masing-masing sesuai dengan fakultas yang mereka pilih, semenjak memasuki gerbang Billa mulai sedikit menjadi pusat perhatian, bukan karena kecantikan nya saja,tapi juga karena ia yang memakai hijab,apakah mungkin hanya dia yang berhijab di universitas tersebut,Billa juga belum tau
Billa langsung menuju barisan yang sesuai dengan fakultas kedokteran,ia sempat berkenalan dengan beberapa teman baru,Billa yang memiliki sikap ramah, sopan dan terbilang cukup welcome membuat ia tidak terlalu sulit untuk mendapatkan teman
__ADS_1
" Hai aku Moana boleh tau nama kamu?" tanya seorang gadis cantik dengan menggunakan bahasa Inggris
" Hai aku Salsabila.. terserah mau panggil Billa atau salsa" jawab Billa sopan dengan senyuman ramah
Keduanya ngobrol sesaat karena setelah nya para panitia mulai mengintruksikan bahwa proses orientasi akan segera di mulai
"Semuanya berdiri rapi dan jangan berisik, dengarkan semua instruksi dari para senior dan lakukan tugas kalian dengan sebaik baiknya jika kalian ingin lolos dan tidak perlu mengulangi nya di tahun depan...PAHAM..?" instruksi salah satu panitia
" Paham senior " jawab para MABA kompak dengan suara yang tegas
" Bagus..ok sekarang kalian perhatikan dan ingat baik-baik saya akan mengenalkan siapa saja yang berdiri di belakang saya, dan pada hari terakhir saya akan meminta pada kalian untuk meminta tanda tangan dari mereka " ucap mahasiswa tersebut
Dan perkenalan pun dimulai,ia menyebutkan satu persatu nama dan jabatan mereka,mulai dari ketua BEM Sampai presiden kampus beserta para mahasiswa yang menjabat organisasi di kampus tersebut
Akhirnya Billa dan yang lainnya di persilahkan untuk istirahat untuk menikmati makan siang mereka,dan waktu itu juga dimanfaatkan untuk melakukan ibadah empat rakaat nya oleh Billa
" Lo liat MABA yang pakai penutup kepala itu? wajahnya sangat cantik " ucap salah satu panitia
" Ia tapi aneh.. apakah ia ga capek ya atau kepanasan gitu?" ucap lagi dari salah satu teman mereka
" Itu mungkin pakaian mereka,kita ga boleh mencemooh gadis itu, sepertinya ia berasal dari salah satu negara di Asia " komentar teman nya yang lain
" Ia Lo bener " tambah yang lain nya
Sedangkan Billa dan para peserta lainnya sudah kembali ke barisan mereka setelah waktu makan siang yang diberikan dinyatakan habis
Hari-hari berlalu begitu seterusnya sehingga tanpa terasa akhirnya masa orientasi MABA selama satu Minggu selesai juga,dan hari ini adalah hari terakhir sehingga para panitia pelaksana mengadakan acara penutupan untuk saling beramah-tamah antara senior dan junior
Billa juga sudah mulai sedikit terbiasa dengan pandangan aneh dari mereka, hubungan Billa dan Moana juga sudah lumayan dekat, yang ternyata Moana adalah putri dari rektor universitas tersebut, tapi ia termasuk gadis yang sangat baik dan tidak sombong walaupun papa nya orang yang sangat berpengaruh di kampus tersebut
Moana juga memiliki seorang kakak laki-laki yang berprofesi sebagai dokter bedah terbaik di negara tersebut dan juga sebagai dosen di universitas kedokteran tempat Billa dan Moana kuliah, sedangkan kakak perempuan nya sudah menikah,Moana adalah anak bungsu dari tiga bersaudara sedangkan mamanya adalah seorang dokter kecantikan,bisa di katakan keluarga mereka adalah keluarga medis,dan itu semua membuat Billa sangat kagum
__ADS_1