
Pagi-pagi sekali Billa sudah terlihat sangat cantik dengan penampilan nya yang sungguh membuat Aby seakan tak ingin berpaling dari menatap wajah nya
Billa mengenakan sebuah gaun pesta yang sangat mewah dan cantik yang bertemakan seperti seorang princess, sungguh sangat pas dengan wajah nya yang terlihat sangat cantik dan teduh serta tubuh proporsional nya,membuat Aby seakan tak ingin membiarkan wanitanya dilihat banyak orang
" Kamu cantik banget yank...aku semakin ga rela bawa kamu didepan banyak orang terlebih disorot oleh publik" ucap Aby posesif seraya mendekap erat tubuh ramping Salsabila,membuat wanita cantik itu merasa malu pada beberapa maid dan beberapa para MUA yang tadi merias billa
" Kakak.....malu" cicit Billa lirih
" Kenapa?" tanya Aby santai
" Tuh banyak orang" jawab Billa pelan seraya sedikit melirik ke arah orang -orang tersebut
Sedangkan para maid dan MUA yang berada di ruangan itu merasa sangat panas dingin melihat keromantisan sang putra mahkota sang pangeran calon penerus istana negara tersebut
" Kenapa harus malu...? kita itu suami istri bukan pacaran" jawab Aby cuek, membuat Billa sedikit tersenyum kikuk melihat para maid dan MUA yang masih setia di kamar mewah tersebut, menunggu perintah selanjutnya dari sang majikan
Aby langsung menggandeng tangan Billa dan mereka keluar bersama menuju aula kerajaan yang tampak sudah di penuhi oleh para petinggi kerajaan dan beberapa pejabat negara tersebut,semua mata langsung menatap kearah kedatangan Aby dan Billa, mengagumi kecantikan wanita muslimah yang tengah di gandeng mesra oleh sang putra mahkota kerajaan negara tersebut, dengan penuh tanda tanya mereka terus menatap pasangan muda tersebut,lebih tepatnya sang wanita
Melihat betapa banyaknya pasang mata yang tengah menatap serius atas kedatangan mereka membuat Billa merasa sangat gugup dan jantung nya berdetak cepat, sampai -sampai Billa langsung meremas kuat lengan Aby yang sejak tadi ia pegang,Aby yang tau sang istri sedang gugup langsung mengusap lembut punggung tangan Billa seraya menggenggam erat tangan tersebut yang dapat Aby rasakan sedikit basah oleh keringat
" Tenanglah ada aku...aku akan selalu bersama mu..." bisik Aby lembut ditelinga Billa membuat gadis cantik itu sedikit merasa lebih tenang dan berusaha untuk tersenyum saat melewati orang -orang yang tengah melihat kedatangan mereka
" Aku takut kak...." ucap Billa lembut sedikit berbisik, interaksi mereka tersebut membuat mereka semakin terlihat romantis di mata semua yang hadir di aula tersebut
" Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan...ok...I love you" bisik Aby lagi membuat pipi mulus Billa langsung memerah karena malu dengan ucapan yang Aby ucapkan barusan
Billa langsung sedikit menunduk untuk menyembunyikan rona merah di pipinya dan hal tersebut tak luput dari perhatian orang-orang terutama kedua orang tua Aby yang merasa sangat bahagia melihat hubungan Billa dan Aby yang semakin terlihat dekat
" Aku suka lihat pipi merah kamu kalau sedang malu seperti ini" goda Aby berniat untuk membuat Billa sedikit merasa nyaman dan melupakan kegugupannya
"Kakak...ih.." rengek Billa terdengar sangat manja di telinga Aby, membuat pikiran Aby langsung berkelana mengingat kembali kegiatan panas mereka semalam
" Sayang.... jangan buat aku khilaf di tempat umum ini ya" ucap Aby ambigu
" Mesum" jawab Billa sedikit cemberut
" Aku jadi mesum karena selalu terbayang desahxxx kamu yank...." jawab Aby santai tanpa merasa bersalah sedangkan Billa langsung menatap Aby dengan tatapan horor nya
Tanpa keduanya sadari ternyata mereka sudah berada di hadapan sang Opa dan keluarga inti lainnya, membuat keduanya sedikit terkejut dan langsung tersenyum kikuk karena tatapan tegas dari sang Opa
Acara demi acara terus berlangsung dengan sempurna sesuai dengan rencana,hanya saja para petinggi kerajaan dan pejabat penting negara tersebut merasa sedikit kecewa dengan keputusan yang Aby umumkan, karena mereka sangat berharap bahwa sang putra mahkota yang akan menjadi pemimpin negara tersebut
Ya.. Aby dengan yakin mengumumkan bahwa dirinya tidak akan memimpin negara tersebut dan ia akan menjadi pengusaha di negaranya tersebut dan juga di negara sang mami, dengan alasan bahwa dirinya sudah merasa sangat nyaman dengan kehidupannya saat ini dan menetap di negara sang mami
__ADS_1
Walau sesungguhnya Aby melakukan itu semua demi Salsabila,wanita yang kini sangat ia cintai dan ia tidak ingin membuat sang istri merasa tidak nyaman atau bahkan tertekan dengan kehidupan kerajaan, Aby ingin wanitanya merasa nyaman dan bahagia hidup bersamanya dan putra putri mereka kelak
Karena Aby tau bahwa Billa sangat tidak nyaman dengan kehidupan yang Aby berikan untuk nya sekarang dan sejak beberapa bulan ini,maka itu Aby memutuskan untuk menyerahkan tahta yang diwariskan untuk nya kepada hitto sang sepupu,putra dari bibinya
Sedangkan Billa ia merasa sangat terharu dengan keputusan yang Aby ambil,ia tidak pernah menyangka bahwa Aby sangat menyayangi nya dan sangat memprioritaskan dirinya sehingga dengan rela melepaskan sesuatu yang sangat berharga, yang diimpikan oleh hampir semua orang dan bahkan menjadi rebutan
" Kakak serius dengan keputusan yang kakak ucapkan barusan?" tanya Billa yang seakan tak percaya dengan apa yang baru saja Aby ucapkan
" Sangat sayang...kenapa Hem? kamu kecewa dengan keputusan aku barusan?" tanya Aby sedikit penasaran
" Kenapa...? Billa masih bisa belajar lagi kok agar bisa jadi lebih baik" jawab Billa lembut
" Untuk sekarang... kebahagiaan dan kenyamanan mu adalah prioritas utama untuk ku sayang" jawab Aby pasti
" Terimakasih" ucap Billa tulus
" Tapi itu semua tidak gratis sayang..." jawab Aby dengan senyuman devil nya
" Udah kaya juga" jawab Billa singkat
" Bukan uang yang aku mau sayang..." jawab Aby tegas
" Lalu?" tanya Billa penasaran
Billa tidak menjawab ia langsung menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah pasti merah merona karena Baper, sedangkan Aby ia terus memperhatikan Billa yang memang semakin terlihat menggemaskan saat sedang malu
" Trus kapan kita kembali ke Indonesia?" tanya Billa pada Aby
" Saat kamu sudah benar-benar siap untuk kembali ke negara yang mungkin banyak menyimpan kenangan buruk untuk kamu,saat kamu benar-benar yakin sudah melupakan semua kenangan buruk itu, karena saat kita kembali ke Indonesia maka akan dipastikan kita akan datang ke Jakarta" jawab Aby yakin
" Kan emang kita pulang nya ke Jakarta, emangnya mau pulang ke manalagi coba? kan ga mungkin kakak mau pulang ke desa tempat tinggal aku sebelum ke Jakarta" jawab Billa
" Memangnya kamu siap untuk kembali ke Jakarta?" tanya Aby penasaran
" Kenapa tidak...? toh orang yang membuat aku meninggalkan Jakarta juga ada bersama ku sekarang " jawab Billa sangat yakin
" Ok...kalau itu keputusan kamu,kita akan tunggu masa koas kamu selesai dan gelar dokter sudah kamu dapatkan,maka kita akan langsung kembali ke Indonesia dan menetap di Jakarta, dan ingat sampai kapanpun aku tidak pernah mengizinkan kamu untuk bekerja " ucap Aby tegas
Billa hanya mengangguk patuh dengan bibir manyun nya,sekuat apapun ia membujuk Aby agar diizinkan untuk bekerja sesuai dengan profesinya tetap saja ia tidak mendapatkan izin dari pria tampan yang ia juluki kulkas berjalan itu
Sejak hari itu setelah Aby mengumumkan keputusannya, hubungan mereka semakin dekat dan terlihat semakin saling mencintai, hingga tanpa terasa akhirnya hari yang sangat mereka tunggu pun tiba, hari bahagia untuk Billa dan ketiga sahabatnya serta beberapa temannya yang lain,ya hari ini adalah hari dimana Billa mengikuti wisuda sebagai seorang dokter muda
" Selamat ya sayang...kamu hebat,mami bangga" puji nyonya Tamara tulus
" Terimakasih mi" jawab Billa lembut
__ADS_1
" Sayang.... congratulations to you...kamu hebat dan terbaik,aku sangat bangga padamu" ucap Aby untuk Billa
" Thanks by" jawab Billa disertai dengan senyuman lembut
Aby langsung menarik tangan Billa dan membawanya menuju parkir, setelah memastikan semua acara tersebut selesai,Aby membuka pintu mobilnya membuat Billa langsung melotot sempurna dengan apa yang ia lihat,Billa menutup mulutnya dengan kedua tangannya serta mata yang berkaca-kaca,ia tidak menyangka ternyata Aby SE romantis itu
Aby memberikan Billa sebuah buket bunga yang sangat besar dan indah, membuat Billa sangat bahagia sekaligus terharu
" By..." ucap Billa lirih saat melihat buket bunga tersebut
Aby langsung mengangguk dengan senyuman tipis" Just for you my wife" ucap Aby lembut, membuat Billa langsung menghambur memeluk tubuh atletis Aby,Aby tersenyum melihat Billa yang malah memeluknya bukan mengambil buket bunga tersebut
" Thanks" ucap Billa lembut dalam dekapan hangat Aby,Aby hanya mengangguk seraya mengusap lembut punggung Billa dan mencium kepala Billa yang terbungkus hijab
" I love you" lagi kata-kata keramat itu Aby ucapkan,seakan ia tak pernah puas atau bosan untuk mengucapkan kata-kata sakral tersebut
" Love you to" Jawab Billa yakin,itu adalah pengakuan cinta Billa untuk Aby yang pertama kali
" Kamu bilang apa sayang...? bisa di ulangi sekali lagi ngak?" tanya Aby sedikit menjahili sang istri yang ia tau sangat pemalu
Billa tidak menjawab, ia hanya menggeleng dalam dekapan hangat Aby, pelukan ternyaman bagi Billa selain setelah pelukan sang Ayah, aroma maskulin khas Aby yang sangat Billa sukai, sedangkan Aby tersenyum dengan tingkah pemalu Billa
Huekkkkk.....huekkkkk
Tiba-tiba Billa merasa sangat mual dan memuntahkan seluruh isi perutnya di dekat mobil Aby, Billa bahkan tidak sempat berlari ke toilet,Aby sangat terkejut melihat Billa yang tiba-tiba muntah,terlebih wajah Billa terlihat sangat pucat dengan tubuh yang langsung melemas bagai tak bertenaga
" Kamu kenapa yank...?" tanya Aby panik,seraya terus mengusap lembut punggung Billa dan sedikit memijit tengkuk Billa yang tertutup hijab
" Ga tau kak... tiba-tiba kepala ku pusing dan mual banget ...hiks" jawab Billa lembut seraya sedikit menangis
" Udah jangan nangis...kita ke dokter ya" bujuk Aby lembut seraya menarik Billa dalam dekapan nya, sedangkan Billa hanya mengangguk tanpa berkata apapun
Aby langsung menggendong Billa ala bridal style dan mendudukkan nya di mobil,tak lupa ia memasangkan sabuk pengaman agar sang istri bisa duduk dengan baik, sebelum melajukan mobilnya terlebih dahulu Aby menghubungi kedua orang tuanya memberitahukan keadaan Billa yang akan ia bawa ke rumah sakit
Dan disinilah mereka setelah 30 menit kemudian, akhirnya Billa sudah di tempatkan di salah satu ruangan VVIP, keluarga Alexander hari itu benar-benar mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa tak terduga,yaitu pernyataan dari dokter bahwa Billa tengah berbadan dua, janin yang dikandungnya baru berusia sekitar tiga Minggu
" Sayang... thanks ya...kamu benar-benar memberikan kebahagiaan yang sangat berlimpah padaku dan keluarga ku,aku sangat mencintaimu" ucap Aby tulus
" Aku juga sangat mencintai mu kak... suamiku,imam Dunia akhirat ku serta ayah dari anak-anak ku kelak" Jawab Billa lembut seraya mengusap lembut wajah Aby
Semua kabar bahagia tersebut disambut dengan sangat antusias oleh kedua orang tua Aby dan keluarga lainnya, yang sangat mereka harapkan adalah bayi yang kini baru tumbuh dalam rahim Billa akan baik-baik saja,lahir dengan selamat dan akan menjadi penerus kebanggaan keluarga mereka,tak lupa juga Doa terbaik untuk Billa, wanita yang sangat mereka sayangi dan pastinya sangat dicintai oleh putra mereka
"SELESAI"
__ADS_1