Penjara Hati Sang Pewaris

Penjara Hati Sang Pewaris
68


__ADS_3

Jika di sebuah cafe keempat gadis cantik itu baru saja selesai melakukan pembayaran bill Es cream yang mereka pesan,ya setelah Billa selesai bercerita tentang pembicaraan nya dengan Hitto dan menjawab beberapa pertanyaan dari ketiga sahabat kepo nya, serta mendengar Omelan mereka yang sangat geram dengan penolakan yang Billa lakukan pada Hitto yang menurut mereka adalah salah satu pria idaman hampir semua wanita,selain Brayen sang dokter tampan dan ada satu orang lagi yang Mo sebut sebagai pangeran perfect, tapi mereka belum pernah melihat sosok tersebut, terkecuali Mo


Berbeda lagi di lain tempat, seorang bos muda nan tampan sedang melampiaskan emosinya yang sering meledak-ledak dan tidak terkontrol pada para karyawan yang melakukan kesalahan dan pastinya sang asisten pribadi yang lebih merasa tertekan dengan semua perubahan sikap sang bos yang semakin hari semakin arogan dan dingin


" Katakan jika memang kalian sudah bosan bekerja di perusahaan ini...saya memberikan gaji yang berkali lipat dari perusahaan lain bukan untuk mengizinkan kalian berleha-leha dengan tugas kalian,tapi untuk bertanggung jawab atas segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab kalian,saya kasi waktu sampai besok siang untuk memperbaiki semuanya dan serahkan pada Niko,jika sampai jam istirahat saya belum menerima nya maka silahkan bereskan barang-barang kalian dan angkat kaki dari kantor saya" ucap Aby tegas dan dingin


Ucapan sang bos muda itu bagaikan sebuah pecutan yang siap meremukkan seluruh tulang semua yang hadir dalam ruangan rapat tersebut,AC yang seharusnya terasa dingin dan sejuk, justru seakan tidak berfungsi diruangan tersebut, sungguh mereka baru benar-benar percaya tentang isu yang mengatakan bahwa bos muda mereka lebih mengerikan dari sang Ayah, mereka yang awalnya meragukan kemampuan Aby kini harus mengakui keunggulan pemuda tampan tersebut


Niko dan Zidan memijit pelipisnya yang terasa pusing, sudah hampir dua tahun ini sahabat sekaligus bos mereka sangat tempramen, bahkan ia tidak segan-segan memberhentikan siapapun yang melakukan kesalahan tanpa ingin memberikan keringanan sedikitpun,hanya Zidan dan nikolah yang bertekad untuk terus setia mendampingi sang Bos


"Zidan... tunda ke besok meeting dengan klien yang dari Singapura,aku mau istirahat dan jangan biarkan satu orang pun memasuki ruangan ku" ucap Aby tegas dan langsung di angguki oleh Zidan


Brak...


Aby membanting pintu saat menutup nya setelah ia masuk,Aby langsung menuju kamar pribadi miliknya yang terdapat di ruangan kerja nya


" Akhhh... Shiiit" umpat Aby setelah berteriak dan meninju kaca yang terdapat di kamarnya tersebut sampai berserakan di lantai,Aby meremas kuat rambutnya dan mengusap kasar wajahnya,air matanya menetes,ia tidak perduli dengan tangannya yang mengeluarkan darah


Itulah Earl Abiyasa Alexander setelah hampir dua tahun ini,ia bagaikan seseorang yang kehilangan seluruh jiwanya,ia hanya bekerja seperti robot, tubuhnya seakan kebal terhadap segala sesuatu, bahkan hatinya seakan telah mati,dan hal itu membuat kedua orang tuanya sangat prihatin, terlebih sang mami,hal yang sama juga dirasakan oleh para teman dan sahabatnya


Aby masih asyik dengan lamunannya,ia tidak perduli dengan keributan yang terjadi di luar ruangan nya, ruangannya memang kedap suara tapi untuk suara dari luar ia pasti bisa mendengar nya, sayup-sayup Aby mendengar suara seorang wanita yang memaksa masuk ke ruangan nya dan kini terdengar tengah berdebat di depan kamar pribadinya


Dengan sangat terpaksa Aby bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu, perlahan tangannya memegang handle pintu dan membukanya secara perlahan, dan dengan secepat kilat seorang wanita yang sangat ia kenal langsung menerobos masuk dan menubruk tubuhnya


Aby menggeram,ia mengepalkan kedua tangannya dan rahangnya mengeras saat ia merasakan tubuhnya di peluk oleh wanita cantik dengan penampilan seksi itu


" Honey...aku kangen banget sama kamu.. please maafin aku ya,aku bisa jelasin tentang kebenaran kejadian di apartemen itu" ucap gadis cantik tersebut yang tak lain adalah sesil sang mantan kekasih sesaat nya


Bugghh


Aby mendorong kasar tubuh ramping nan seksi itu,ia menatap horor wajah gadis itu dan matanya menatap Zidan dan Niko yang juga sudah berada di dalam ruangan tersebut

__ADS_1


" Udah gue bilang kan jangan terima tamu siapapun itu..? " tanya Aby dingin dengan mata yang memerah


" Dan Lo... perempuan sialan...udah berapa kali gue bilang jangan pernah tunjukkin wajah Lo lagi di depan gue, atau karir dan hidup Lo akan hancur...keluar dari sini sekarang juga" ucap Aby tegas dengan suara keras


" Tapi aku ga salah honey...wajar aku ga terima kamu putusin tanpa alasan dan cuma karena dia, wanita yang kalian jadikan taruhan" ucap sesil dengan wajah memohon


" Lo lupa dengan komitmen gue yang ga serius sama semua mantan gue termasuk Lo?" tanya Aby arogan dengan tersenyum smirk


" aku tau tapi apa salah aku ? ga bisakah kita memulai bersama dan cobalah untuk memberikan aku kesempatan untuk buat kamu jatuh cinta sama aku dan aku yakin aku bisa" jawab sesil dengan wajah mengiba


" Salah lo karena terlalu berharap tentang hubungan sesaat kita,dan lo harus ingat baik-baik gue ga mungkin jatuh cinta sama Lo sampai kapan pun itu.. sekarang silahkan Lo keluar dari ruangan gue" jawab Aby tegas


Dengan langkah gontai dan bercucuran air mata sesil melangkah meninggalkan ruangan megah milik Aby, langkahnya terhenti tepat di depan pintu,ia membalikkan tubuhnya dan memandang wajah tampan Aby seraya mengucapkan kata yang membuat Aby geram


" Aku berjanji jika aku bertemu dengan gadis kecil itu maka akan aku buat perhitungan dengan nya" ucap sesil geram dan ingin melangkah meninggalkan ruangan tersebut, tapi terhenti saat mendengar ucapan tegas Aby


" Seujung kuku atau seujung rambut nya aja Lo berani nyentuh dia...maka akan gue pastikan bukan hanya lo saja yang akan hancur tapi juga keluarga lo tanpa terkecuali, camkan itu " ancam Aby lantang membuat Zidan dan Niko merinding, sedangkan sesil langsung terdiam, tubuhnya terasa lemah tak berdaya


Tanpa menunggu perintah, Niko langsung bergegas mengambil kotak P3k yang selalu tersedia di dalam ruangan tersebut, ia langsung menyodorkannya pada Zidan dan langsung di terima oleh Zidan, sedangkan Aby tidak perduli ia duduk santai di sofa ruangan nya dengan mata terpejam dan wajahnya mendongak ke atas


" Lo pikir dia akan bahagia saat tau Lo hancur seperti sekarang? yakin dengan perasaan Lo kalau kalian akan bertemu lagi, seperti yang Dave pernah katakan" ucap Zidan pelan,ia tau Aby sedang tidak baik-baik saja dan disaat seperti ini lah ia akan kembali menjadi sahabat


" Dia lebih hancur dari gue sekarang.... luka gue ga seberapa dibandingkan dengan luka hati dia karena gue...gue takut saat kami jumpa dia malah udah jadi milik orang lain...gue takut Zidan...demi Tuhan gue takut" jawab Aby lirih dengan mata yang masih terpejam


Zidan menatap nanar wajah lelah Aby, sungguh ia seakan tak percaya dengan kenyataan dihadapan nya saat ini, karena seorang gadis cantik yang awalnya hanya mereka jadikan sebagai bahan taruhan, tapi malah membuat empat orang pria yang berstatus sahabatnya harus terjatuh ke dalam jurang yang mereka ciptakan sendiri


Zidan mengusap kasar wajahnya, sedangkan Niko hanya terdiam menatap dan mendengar pembicaraan sang bos dan asisten pribadi nya,ia memang tidak tau tentang permasalahan yang sedang Bos nya alami, yang ia dengar akhir-akhir ini bahwa bos mudanya itu sudah menikah tapi dia bahkan belum pernah melihat sosok wanita yang menjadi nyonya mudanya dan juga ia tidak tau siapa wanita yang selalu sang bos dan asisten nya bicarakan


Seorang OG keluar dari ruangan pribadi milik Aby setelah membersihkan pecahan kaca yang diciptakan oleh sang Bos,atas perintah Niko OG tersebut mengerjakan tugas nya dengan cepat dan harus merahasiakan tentang semua yang ia lihat dalam ruangan tersebut


" Minum... tenangkan diri Lo" ucap Zidan seraya menyodorkan satu botol air mineral yang langsung di terima oleh Aby dan langsung meminumnya setelah membuka segel pada tutup botol tersebut

__ADS_1


" Kapan Lo nyusul mami ke Australia?": tanya Zidan berusaha untuk mengalihkan pembicaraan mereka


" Belum bisa gue pastiin, yang pasti setelah selesai dengan semua proyek besar yang sedang kita jalani di beberapa negara" jawab Aby singkat


Zidan mengangguk paham,ia duduk di sofa tepat di depan Aby,ia baru selesai membersihkan tangan Aby yang berlumuran darah dan membungkus nya dengan kasa agar lukanya tidak infeksi


" Gue minta Lo cari orang baru buat nyari dimana dia dan berikan mereka imbalan yang tinggi agar mereka memberikan kabar baik" ucap Aby tegas


" Ok..Lo tenang aja gue usahakan untuk menempatkan mereka di semua negara" jawab Zidan tegas dan terutama di Paris untuk lebih mudah melacak keberadaan dia kita harus tau siapa aja yang pernah dekat dengan dia saat di Paris, karena dari informasi yang gue terima saat berangkat dari Jakarta menuju Paris dia sendiri, sedangkan kedua sahabatnya ke negara yang berbeda" jawab Zidan pasti


" Lo tau ke negara mana kedua sahabatnya itu melanjutkan beasiswa mereka?" tanya Aby serius


" Australia...ya Australia negara yang mereka pilih menurut informasi dari pihak sekolah" Zidan menjawab dengan sangat yakin


Aby diam seraya memejamkan matanya,ia berfikir bahwa bahwa Salsabila tidak akan mungkin mengikuti kedua sahabatnya ke negara kangguru itu, karena jelas itu adalah negara asal papi Lincoln dan Salsabila pasti tau itu,tanpa Aby bahwa istri bocil nya sebenarnya tidak sedikitpun tau tentang latar belakang keluarga dari pria yang berstatus suami nya itu, bahkan nama belakang Aby saja Billa tidak pernah tau, bukan berarti ia tidak perduli,tapi karena ia terlalu takut dikatakan lancang karena terlalu ingin tau tentang keluarga kaya raya tersebut


" Tapi bro beneran kalian udah nikah?" tanya Zidan tiba-tiba dan sungguh itu membuat Aby sangat geram


" Lo pikir gue player kayak Lo pada? yang bisa niduri banyak wanita?" tanya Aby dingin


" Ya mana gue tau,kali aja Lo khilaf,secara tuh bocil kan emang cantik banget, siapasih yang ga bakal khilaf kalau Deket dia" Jawab Zidan seakan tanpa beban


" Dan gue ga akan nyentuh dia sebelum gue nikahin, sebrengxxx itu apa Lo pikir gue ini" jawab Aby geram


" Hehehe..ya sorry...tapi ntar deh,tadi Lo bilang apa? Lo bilang Lo udah niduri dia? berarti dia....Uda..." ucapan Zidan terhenti saat Aby bersuara dingin


" jangan pernah berfikir untuk dekati dia dan satu lagi... namanya juga suami istri ya udah pasti dong antara gue dan dia udah... saling bertukar keringat " jawab Aby santai dengan wajah datarnya


" Ini beneran gila dan gue seakan belum bisa percaya dengan semua nya, masalahnya Lo yang paling cuek sama dia sejak pertama ketemu " ucap Zidan tiba-tiba


Aby sama sekali ga merespon ucapan Zidan,ia masih memejamkan matanya seraya mengingat kembali saat pertama Erick memintanya untuk melihat seorang wanita, Salsabila.... gadis cantik itu mampu mengalihkan hampir semua perhatian nya setiap kali Aby melihat nya, dan itu semakin parah saat ternyata mereka bertemu lagi di sekolah yang sama dengan posisi sebagai junior nya

__ADS_1


__ADS_2