
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta akhirnya rombongan Salsabila tiba di Bandar udara Istanbul Attaturk, mereka langsung menuju mobil yang sudah disediakan oleh pihak panitia untuk menjemput mereka dan akan mengantarkan mereka ke hotel dimana para peserta akan menginap selama satu Minggu
Salsabila langsung merebahkan tubuhnya saat sudah berada di dalam kamar milik nya, kamar tersebut diisi oleh tiga orang peserta dengan tiga single bed dan tiga lemari
Setelah sedikit bercengkrama untuk saling mengenal, akhirnya mereka memutuskan untuk membersihkan badan dan langsung beristirahat, karena esoknya mereka akan langsung memulai kegiatan yang dipastikan akan sangat menguras otak dan melelahkan, persaingan mereka sangat ketat dan pastinya lawan yang akan mereka hadapi juga sangat tangguh, mengingat itu adalah kompetisi tingkat dunia
" Siapa yang mau mandi duluan?" tanya Billa pada Ema dan putri teman satu kamarnya yang berbeda daerah dengan nya,Ema mewakili daerah Kalimantan dan putri mewakili pulau Bangka, sedangkan Billa mewakili daerah Jakarta pusat
" kamu aja duluan deh bill, masih mager nih..LELAH" jawab Ema seraya bercanda
" Ia bill kamu aja duluan, orang cantik ga boleh telat mandi ntar jodoh nya telat" sambung putri bercanda
" Ga lucu tau..garing banget..mitos dari mana itu telat mandi telat dapet jodoh? berarti kalau yang males mandi bakal ga dapet jodoh, kayak kalian" komentar Salsabila
" Itu tu khusus untuk orang cantik Billa... kalau kayak kita gini.. yang cuma Upik abu..itu semua ga akan berlaku" jawab keduanya kompak
" Ok aku akan mandi duluan biar jodoh aku cepat datang nya..uh enak deh kayaknya nikah muda, apalagi kalau dapetnya yang baik, penyayang dan pastinya tajir.... hahaha " jawab Salsabila iseng sambil melangkah menuju koper miliknya untuk mengambil handuk, mereka memang belum menyusun pakaian kedalam lemari, karena terlalu lelah perjalanan dan sedikit jet Lang
" Amiiiin... hahaha.. kirain cewek kalem kayak kamu ga matre.." ucap Ema bercanda
" Matre untuk masa depan itu boleh kali" jawab putri membela Billa, sedangkan Billa terkikik geli mendengar komentar teman barunya itu, teman yang akan tinggal bersama selama satu Minggu
20 menit kemudian Billa keluar dari kamar mandi dengan wajah yang terlihat lebih segar,ia menggunakan piams tidur selutut berlengan pendek dan membungkus rambutnya dengan handuk kecil, penampilan nya tersebut langsung membuat kedua teman barunya melotot, bagaimana tidak Billa terlihat sangat cantik dan imut,bak anak ABG
" Hah..itu beneran kamu? " tanya putri dengan mata melotot
" Mata aku masih baik-baik aja kan ya?" timpal Ema lagi
" Kenapa?" tanya Billa bingung dengan ekspresi wajah kedua temannya
" Seksi dan imut banget sih" ucap keduanya kompak
" Aku susah tidur kalau pakai baju yang panjang, hehehe... makanya aku ga terlalu suka nginap di rumah orang, pasti ga nyaman dan malu kalau diliat pakai baju terbuka gini" jawab Billa menjelaskan
" Kamu itu kelihatan seksi banget tau gak kalau berpenampilan kayak gitu, bikin kita iri liat kamu, seandainya ada cowok yang liat kamu kayak gitu aku jamin tuh cowok ga bakal bisa tidur nyenyak deh" goda Ema dan langsung di angguki oleh putri
" Berlebihan banget deh kalian berdua,lebay tau ngak" jawab Billa dengan wajah malu
" Sumpah kita gak lagi becanda Billa..kamu itu Hot.." jawab keduanya kompak
__ADS_1
" Udah deh.. jangan bikin aku malu and Baper,mandi sana" jawab Billa geram karena ledekan dari mereka
Akhirnya ketiga gadis cantik itu istirahat setelah selesai membersihkan diri mereka dan melakukan beberapa panggilan pada keluarga atau teman mereka yang di Indonesia
Berbeda dengan Billa yang belum bisa tertidur setelah selesai melakukan panggilan video call dengan ayah nya dan kedua sahabatnya di Jakarta serta dengan Widia sahabat kecilnya yang di kampung
Tak lupa Billa juga memasang status di sosial media miliknya yang selalu berisikan kata-kata bijak
* ***Hidup itu memang membutuhkan perjuangan, karena untuk bisa meraih sesuatu kita harus rela berjuang dan berkorban*
* Hidup ini memang sulit ,apa yang kamu inginkan tidak akan selalu kamu dapatkan, tapi jangan pernah menyerah *
* Dan tidak ada kata terlambat untuk memulai menciptakan kehidupan seperti apa yang kamu inginkan****
Kata-kata yang Billa posting di akun sosmed nya selalu mendapatkan tanggapan positif dari para pembacanya, termasuk Abrar dan Haikal yang selalu setia mengikuti akun sosmed milik gadis cantik tersebut
Tapi sesuatu yang beda yang dirasakan oleh Erick dan Elang setelah membaca postingan tersebut,dua pria yang secara terang-terangan di hindari oleh billa merasa kata-kata itu ditujukan untuk diri mereka yang sedang berjuang untuk mendapatkan hati gadis cantik tersebut
Dan ternyata yang mereka pikirkan itu benar adanya, Billa sengaja menuliskan kata-kata bijak tersebut untuk menyadarkan Erick dan teman-temannya,bahwa tidak semua yang mereka inginkan akan mereka dapatkan, walaupun mereka memiliki harta yang berlimpah, apalagi yang menyangkut tentang hati dan perasaan,itu semua tidak dapat dibeli dengan uang, hanya bisa didapatkan dengan perjuangan dan pengorbanan
Billa kembali mengingat pembicaraan nya dengan Erick beberapa bulan yang lalu saat pria tampan tersebut meminta pada Billa agar memberikan nya kesempatan untuk berbicara sesuatu hal yang penting pada Billa
" Waalaikum salam..gak terlalu sih..dan sebentar lagi juga udah mau pulang, kenapa kak..ada yang bisa aku bantu?" jawab Billa sopan dan ramah
" Apakah boleh gue minta waktu lo sebentar aja nanti setelah Lo selesai kerja , kalau Lo bisa gue akan tunggu di taman depan tempat biasa Lo ngumpul bareng adek-adek didik Lo" ucap Erick dengan wajah memohon membuat Billa gak tega untuk menolak
Sekitar 30 menit Billa datang ke taman dan melihat Erick yang sudah duduk manis di salah satu bangku taman seraya memainkan ponselnya, Billa datang menghampiri dan duduk di kursi yang lumayan dekat dengan pria tampan tersebut
" Apa yang mau kakak bicarakan? maaf aku harus pulang cepat karena sudah hampir Maghrib " ucap Billa sopan
" Kalau seandainya gue bilang gue masih suka sama Lo dan berharap lebih,gimana?" tanya Erick lirih
"Kalau kakak menyukai seseorang tersebut karena cinta,maka biarkan dia pergi,jika ia kembali maka akan selamanya ia menjadi milik mu, tapi bila ia tidak kembali maka lepaskanlah dan belajarlah untuk ikhlas, karena selamanya ia tidak akan bisa menjadi milikmu " jawab Billa sopan
Sesaat Erick tertengun dan terdiam setelah mendengar jawaban dari Billa, jawaban yang penuh dengan teka-teki, jawaban yang tidak mengatakan ia tapi juga tidak menolak, jawaban yang hanya akan dijawab oleh waktu
Akhirnya Billa tertidur pulas setelah pemikiran panjang nya tersebut,Ema dan putri juga sudah tertidur pulas sejak beberapa waktu lalu,dan mereka terbangun setelah beberapa jam, mereka langsung bergabung dengan yang lainnya untuk makan malam dan kembali melanjutkan istirahat, menyiapkan stamina untuk mengikuti perlombaan
Setelah beberapa hari Akhirnya perlombaan yang mereka ikuti berakhir beberapa jam yang lalu,kini tinggal menunggu hasil dari dewan juri dan pengumuman pemenang nya
Jika di Turki Billa dan peserta lainnya sedang merasa lega karena sudah selesai dengan acara mereka,berbeda dengan di tanah air, sepasang suami istri sedang sangat khawatir melihat keadaan seseorang yang semakin terlihat tidak baik-baik saja
__ADS_1
Orang tersebut adalah tuan Ahmad,ayah dari Salsabila, beliau sedang lemah tak berdaya di ruang ICU salah satu rumah sakit ternama di Jakarta, beberapa hari yang lalu beliau mengalami kecelakaan setelah menolong seorang anak kecil yang nyaris tertabrak oleh sebuah mobil mewah yang akan memasuki area parkir rumah sakit tersebut dan mobil tersebut ternyata milik tuan Lincoln Alexander pemilik rumah sakit tersebut, yang tak lain adalah bos tempat tuan Ahmad bekerja
" Pi.. bagaimana ini Pi..mami takut banget dan ga tega lihat keadaan beliau,dan mami juga ga tega liat pak Husen yang masih shock banget dengan kejadian ini,beliau merasa sangat bersalah" ucap nyonya Tamara pada sang suami
" Papi juga bingung mi,kita doakan yang terbaik untuk pak Ahmad dan juga pak Husen ya mi" jawab tuan Lincoln menenangkan sang istri
" Pi Aby jadi pulang?" tanya nyonya Tamara
" Mungkin lusa mi, hari ini dia wisuda tapi sayang kita ga bisa hadir,tapi mami jangan khawatir papi udah cerita semuanya ke dia dan dia bisa ngerti" ucap tuan Lincoln
" Pi katanya tuan Ahmad punya satu orang anak, tapi anak nya sedang mengikuti perlombaan Tahfiz Qur'an di Turki,dia salah satu murid di sekolah milik kita, apakah kita harus hubungi dia Pi?" tanya nyonya Tamara
" Kita tunggu sampai siang nanti, kalau dokter sudah mengizinkan kita untuk berbicara dengan beliau akan kita tanyakan langsung " jawab tuan Lincoln dan di setujui oleh sang istri
Tak berselang lama seorang dokter terlihat datang dengan terburu-buru memasuki ruangan ICU tersebut dan beberapa menit kemudian dokter tersebut keluar mengatakan bahwa pasien ingin berbicara dengan tuan Lincoln dan nyonya Tamara dan langsung di setujui oleh keduanya
Pasangan suami istri tersebut memasuki ruangan ICU setelah memakai jubah hijau mereka
" Bagaimana perasaan Anda tuan? maafkan supir kami atas semua kejadian ini,kami siap menerima apapun keputusan dari anda dan keluarga anda" ucap tuan Lincoln tegas dan di jawab dengan gelengan kepala oleh tuan Ahmad
" Tidak perlu minta maaf.. tidak ada yang salah..ini musibah, tapi apakah boleh jika saya meminta satu permintaan pada anda atau supir anda?" tanya tuan Ahmad lemah dengan suara bergetar
" Katakan.. apapun itu akan kami coba penuhi sebisa mungkin" jawab tuan Lincoln dan di angguki oleh sang istri
" Saya memiliki seorang putri yang usianya hampir memasuki 18 tahun, tapi sekarang dia sedang berada di Turki mengikuti perlombaan Tahfiz Qur'an,satu permintaan saya..jika terjadi sesuatu pada saya..saya mohon tolong jaga dan lindungilah dia,dia adalah putri satu-satunya saya,harta paling berharga yang saya miliki, bisakah anda mengabulkan nya?" tanya tuan Ahmad dengan wajah memohon dan mata berkaca-kaca
" Saya dan istri berjanji akan menjaganya seperti putri kandung kami sendiri,anda tidak perlu khawatir,anda hanya perlu fokus dengan kesembuhan anda" jawab tuan Lincoln tegas
" Terlebih kami tidak mempunyai seorang putri,kami pasti akan sangat bahagia jika bisa memiliki putri " tambah nyonya Tamara memastikan
" Bisakah tolong anda meminta kepada pihak sekolah agar menghubungi nya dan minta segera pulang,saya sangat ingin melihat nya walaupun sesaat " pinta tuan Ahmad
" Saya sendiri yang akan langsung menghubungi nya dan memintanya untuk segera pulang malam ini" jawab tuan Lincoln seraya langsung menghubungi asisten pribadi nya agar meminta no ponsel guru pendamping yang kini bersama Billa
Setelah melakukan panggilan dengan guru tersebut dan mengatakan bahwa Billa akan di pulangkan hari itu juga tuan Lincoln pun mengakhiri panggilan nya, beliau juga meminta profil lengkap Billa pada pihak sekolah untuk mengetahui seperti apa sosok Billa yang akan beliau anggap sebagai putri beliau
Dan betapa bahagia nya nyonya Tamara saat melihat profil Billa, yang ternyata seorang gadis cantik yang memiliki segudang prestasi, itupun yang dirasakan oleh tuan Lincoln, kedua pasangan suami istri tersebut berharap Billa tidak akan marah atau dendam pada mereka atas kejadian itu dan dapat menerima mereka sebagai keluarga baru nya, sehingga bisa menjadi sebagai adik untuk putra semata wayang mereka
Nyonya Tamara sangat terpikat saat melihat foto Billa yang memang terlihat sangat cantik
__ADS_1