Penjara Hati Sang Pewaris

Penjara Hati Sang Pewaris
75


__ADS_3

Sedangkan di rumah sakit,Billa dan ketiga sahabatnya sedang berada di ruangan yang disediakan untuk dokter magang dan perawat,tempat mereka untuk beristirahat dan menyimpan barang-barang pribadi mereka atau tempat untuk berganti pakaian


" Billa kita ga salah liat kan itu tadi kak Earl sama kak Zidan kan? temennya kak Dave?" tanya Mona penasaran


" Ia Bill Lo masih inget kan sama mereka? idola di AHS ?" tambah Kiki semangat


" Ia tau, emang mereka..trus emang nya buat apa coba kalau pun itu mereka?" tanya Billa cuek


" Kalian kenal dengan Dude? ah maksudku kak Earl Abiyasa?" tanya Mo seakan tak percaya


" Mereka senior kami waktu sekolah dulu di Alexander High school, ga tau sih mereka kenal kami kami atau gak,tapi kami lumayan dekat dengan salah satu Genk mereka,tapi masa ia kak Earl sama kak Zidan lupa sama Billa?" jawab Mona


" Emang kenapa?" tanya Mo penasaran


" Secara Billa itu Quinn nya AHS sejak pertama ia jadi murid baru di sekolah itu,waktu itu kami kelas 9 dan mereka kelas 12 " jawab Kiki penasaran


" Trus tadi kenapa ga kalian sapa? Billa juga tadikan sempat berdiri hadap-hadapan?" tanya Mo heran


" Hehehe kami ga pernah berani nyapa mereka, apalagi si kulkas Earl Abiyasa itu,liat tatapan nya aja takut, tapi ga tau tuh Billa...dia mah ga tertarik sedikit pun sama manusia Tampan itu,dan mereka ga pernah bicara walaupun ketemu " jawab Mona dan Kiki bercerita


" Tapi tadi matanya liatin Billa terus loh dan tatapan nya beda banget deh" Komentar Mo


" Emang setiap ketemu kami tatapan dia ke Billa selalu beda gitu" jawab Kiki jujur


" Ga ada yang beda, perasaan kalian aja" ucap Billa singkat,ia baru keluar dari toilet untuk membersihkan dirinya yang terasa sedikit lengket


" Udah selesai,yuk langsung berangkat takutnya telat lagi dan kamu bill dipilih buat jadi Putri Asia kan?" ajak Mo seraya bertanya pada Billa


" Oh ia..ya Tuhan...aku beneran lupa,ayo cepat..bisa habis aku sama si dosen killer itu" ucap Billa heboh, setelah mo mengingatkan tugasnya di seminar nanti


Seminar mereka mengusung tema peranan para anak muda sebagai generasi penerus bangsa,maka dari itu pihak kampus menghadirkan beberapa Nara sumber yang diantaranya adalah Aby sang pangeran negara tersebut dan juga sebagai pembisnis termuda di Eropa dan Asia,dan di beberapa negara lainnya


Billa dan keempat sahabatnya langsung menuju kampus dengan Mona yang menjadi supir, keempat gadis cantik itu memang bisa menyetir dan mereka akan bergantian, tapi untuk Billa mereka sangat jarang mengizinkan karena Dimata mereka Billa itu gadis yang sangat lemah lembut dan sangat tidak cocok menjadi pembalap dadakan


20 menit kemudian mobil yang Mona kemudikan tiba di gerbang kampus megah milik keluarga Alexander,Mona langsung melajukan mobilnya menuju parkiran dan memarkirkan mobilnya seperti biasanya, keempatnya langsung keluar dan menuju aula, tapi tidak dengan Billa ia langsung menuju ruang dosen, karena untuk pengisi acara diwajibkan berkumpul di ruang dosen


Diaula sudah terlihat dipenuhi oleh para mahasiswa dari berbagai jurusan, mereka semua sudah sangat antusias dan juga penasaran ingin melihat wajah asli putra mahkota negara tersebut, walaupun mereka pernah beberapa kali melihat nya di tv dan duku beberapa tahun lalu saat Aby kuliah di universitas itu juga,tapi setelah kelulusannya ia hilang tak pernah terlihat lagi


Keadaan tiba-tiba menjadi sangat heboh dan dipenuhi dengan teriakan histeris para kaum hawa saat melihat Aby, William, hitto dan Zidan memasuki aula dengan langkah tegap mereka, sungguh membuat hati para gadis meleleh


"Wow"


" Huuu ..."


" Ya Tuhan...tampan nya"


Dan masih banyak lagi teriakan histeris para kaum hawa yang disertai dengan bermacam pujian yang keluar dari bibir mereka

__ADS_1


" Ya Tuhan Mon liat deh,mimpi apa ya semalam kok hari ini kita liat mereka lagi" ucap Kiki terkejut,begitu pula dengan Mona, sedangkan Mo terdiam menatap sang pria idola


Beberapa sambutan dari sang rektor dan menyebutkan tentang tema dari seminar tersebut serta tujuan nya yang disambut antusias oleh yang lain


Kini giliran Aby yang berdiri dan memberikan motifasi pada para mahasiswa,tapi kehadiran nya malah membuat para mahasiswi tidak fokus, beberapa dari mereka terus berteriak histeris


" Hai...selamat sore ..saya perwakilan dari kerajaan akan memberikan beberapa nasehat dan sebagai penerus bisnis keluarga saya akan memberikan beberapa tips untuk menjadi pengusaha yang diakui oleh dunia dan boleh bertanya" ucap Aby menyapa dan melanjutkan pembicaraan tersebut


" Tuan pangeran apakah Anda sudah memiliki kekasih?" tanya beberapa mahasiswi


Aby tidak menjawab, ia langsung mengangkat jari manisnya dan menunjukkan sebuah cicin yang melingkar di jari manisnya., cincin pernikahan ia dan Billa


" Saya sudah menikah" jawab Aby seraya menunjukkan cicin di jari manisnya, membuat mereka menjadi lesu


Sedangkan Zidan, hitto dan William sedikit terkejut dengan kejujuran Aby,kalau William merasa percaya dan tidak, sedangkan hitto merasa sangat penasaran dengan wajah istri sepupunya itu,Zidan...ia hanya tersenyum simpul membayangkan wajah cantik Billa yang ternyata dengan nyata telah menguasai seluruh hati Earl Abiyasa Alexander


Aby memberikan beberapa tips dan juga nasehat,dan akhirnya selesai dan ia memutuskan untuk duduk bersama dengan para staf di kampus tersebut,Aby duduk di sofa Paling depan,tempat yang disediakan untuk tamu khusus


" Benar Anda sudah menikah tuan muda?" tanya rektor kampus sesaat setelah Aby duduk


" Benar" jawab Aby singkat


" Wah wanita istimewa mana yang beruntung menjadi istri anda tuan muda" ucap salah satu tamu


" Bukan dia yang beruntung menikah dengan saya,justru sayalah yang sangat beruntung menikah dengan dia, seorang wanita muslim yang sangat cantik,baik dan lemah lembut " jawab Aby tegas


Sedangkan Aby hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan dekan tersebut, sedangkan Zidan menatap Aby dengan wajah meledek,begitu pula dengan Hitto,dan tak berselang lama terdengar suara heboh dari para mahasiswa memberikan tepuk tangan pada setiap pengisi acara yang bertajuk mewakili negara mereka masing-masing


Semua dari mereka akan mendapatkan beberapa pertanyaan yang akan mereka jawab dengan bijak dan disertai dengan beberapa ide untuk menjadi generasi penerus yang baik


Dan kini giliran Salsabila,ia muncul dengan kebaya lengkap dengan batiknya dan hijab,Billa memilih kebaya ala gadis Bali yang pasti akan dikenal oleh semua wisatawan dunia



Billa berjalan dengan langkah anggunnya seraya memegang sebuah keranjang bunga, sungguh ia terlihat sangat cantik dan nyaris sempurna


"Bocil..." pekik Zidan spontan, sedangkan Aby tidak berkata satu patah katapun, matanya menatap intens wajah cantik Billa yang terlihat tersenyum cantik di atas panggung seraya menjawab dengan elegan beberapa pertanyaan dari para tamu dan juga memberikan beberapa tips untuk para generasi muda agar menjalani hidup dengan cara positif dan menjauh dari hal-hal negatif


" Earl" ucap Zidan sedikit menyenggol lengan Aby


" Ya..gue tau" jawab Aby serius seraya matanya terus menatap lekat wajah Billa,ia sangat ingin marah dan menarik wanita cantik itu turun dari panggung yang membuatnya menjadi pusat perhatian,Aby mengatupkan kuat giginya dengan rahang mengeras dan tangan yang terkepal di sisi nya


" Namanya Salsabila Aulia Ahmad...dia berasal dari negara Asia tepatnya Indonesia,dia adalah salah satu mahasiswi terbaik di universitas kedokteran kampus ini Tuan dan dia pengalihan dari Paris dengan jalur beasiswa " jelas rektor kampus itu saat Billa sedang menjawab pertanyaan dari beberapa narasumber


" Hem" jawab Aby dingin tanpa menatap wajah lawan bicaranya,hal itu membuat sang rektor sedikit heran dan bertanya atas perubahan sikap Aby secara mendadak


" Saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan padanya " ucap Aby dingin dan langsung di angguki oleh sang rektor

__ADS_1


" Silahkan pangeran" jawab rektor tersebut cepat dan langsung mengarahkan mik pada Aby serta memberikan isyarat pada MC bahwa sang pangeran ingin bertanya


" Berapa usia Anda nona?" tanya Aby dingin


" Beberapa bulan lagi 20 tahun tuan" jawab Billa sebisa mungkin ia menutupi kegugupannya


" Status?" tanya Aby dingin,membuat yang lain langsung melongo mendengar pertanyaan dari Aby, sedangkan Billa ia langsung terdiam sejenak


DEG


Jantung Billa berdetak kencang,ia bingung apa yang harus ia jawab,berkata jujur akan membuat persepsi buruk mahasiswa lain untuk nya, tapi ia juga tidak ingin berbohong" Bismillah" gumam Billa pelan ,ia sudah memutuskan


" Saya..." jawab Billa gugup


" Tidak perlu di jawab" potong Aby cepat,membuat semua yang ada dalam ruangan itu sedikit kecewa, sedangkan Billa langsung terdiam, sejenak ia langsung menarik nafas lega


Sedangkan Mona dan Kiki melongo melihat Aby yang bertanya kepada Billa, apakah benar Aby tidak lagi mengenal Billa? tapi mereka berfikir bahwa mungkin Aby memang sudah tidak lagi ingat pada mereka karena mereka bertemu sudah beberapa tahun lalu


Zidan mengusap wajah nya kasar,ia tidak menyangka kalau Aby akan bertanya kepada Billa dan wanita cantik di panggung itu adalah benar Salsabila yang ia kenal,dan itu artinya Aby sudah bertemu dengan pawang nya,ingin Zidan bersorak gembira tapi tidak mungkin ia melakukan itu didepan banyak orang


" Selamat bro... belahan jiwa Lo udah ketemu" Ledek Zidan pada Aby


" Diem Lo brengxxx" jawab Aby geram


" Tuan muda.. Nona cantik itu..." ucap William ragu tapi belum selesai ia bicara Aby sudah lebih dulu mengeluarkan perintah


" Cari tau alamat tempat tinggal nya dan satu kali lagi saya liat mata kamu menatap dia...maka akan saya pastikan kamu tidak akan bisa melihat lagi" ucap Aby tegas penuh dengan ancaman


" Maaf tuan muda" ucap William gugup


Sedangkan Zidan langsung tertawa terbahak-bahak seraya menutup mulutnya,ia sangat senang melihat wajah posesif Aby yang terlihat sangat nyata


" Tenang bro...masih utuh itu, tapi kok makin cantik ya si bocil" ucap Zidan menggoda Aby


" Dia nyonya muda keluarga Alexander kalau Lo lupa,apa Lo udah bosen kerja sama gue?" ucap Aby dingin


" Slow Man....dia ga akan mau sama gue,Erick ditolak, Elang di kacangin,Dave di anggurin,dan sekelas Lo aja di tinggalin..apa kabar gue...?" ucap Zidan santai


" Bisa diam ga mulut Lo?" geram Aby


" Hahaha...ok ok.. sorry" ucap Zidan berusaha Manahan tawanya


Sedangkan hitto terus menatap serius pembicaraan Aby dan Zidan,ia tidak bisa terlalu jelas mendengar pembicaraan mereka,tapi ia yakin pembicaraan mereka sedikit ada hubungannya dengan Salsabila


Tanpa terasa akhirnya seminar itu selesai dengan sukses dan mendapatkan beberapa apresiasi dari para pengusaha,dan kehadiran Aby juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pengunjung,mengingat Aby yang hampir tidak pernah tampil di acara kerajaan seakan ia menyembunyikan dirinya dari publik


Berbeda dengan Hitto yang memang sudah sangat dikenal sebagai putra dari putri raja mereka yang menikah dengan putra salah satu petinggi kerajaan dan juga seorang pengusaha yang cukup terkenal

__ADS_1


__ADS_2