
Setelah selesai dengan membersihkan dirinya dan memakai pakaian santainya Aby langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang king size miliknya, awalnya ia ingin pulang ke apartemen pribadinya bersama Zidan,tapi karena sang Oma menelfon memintanya untuk pulang ke istana, sehingga dengan berat hati ia dan Zidan mengikuti perintah sang Oma
Aby meraih ponselnya dan melihat beberapa Email dari William asisten pribadi nya di negara tersebut, beberapa foto Billa tentang kegiatannya beberapa hari ini sampai pada tadi saat Billa dan Mo mengunjungi istana keluarga Alexander,Aby sedikit menyungging senyum nya saat melihat foto-foto Billa,tapi ia juga sangat marah saat melihat foto-foto Billa yang terlihat sangat cantik lengkap dengan makeup flowless nya, sehingga membuat Billa terlihat lebih dewasa
" Shiiit... kenapa dia harus merias wajah nya saat keluar rumah dan bertemu orang-orang, apakah dia ga menyadari bahwa dirinya akan menjadi pusat perhatian para pria..? awas aja kalau aku udah jemput kamu dan kita tinggal bersama lagi,akan aku buang semua barang-barang sialan itu" umpat Aby dalam hatinya
📱-" Kosongkan jadwal gue besok dan beberapa hari kedepan " perintah Aby pada seseorang melalui ponselnya
📱-".....
Tut Tut Tut
Aby langsung mematikan panggilan di handphonenya setelah mengatakan keinginan nya membuat seseorang di sebrang sana mengumpatnya kesal
" Dasar Bos arogan, sahabat brengsek...dia yang nelfon tapi malah main mati-matiin seenaknya" omel Zidan geram dengan tingkah laku Aby dan dengan sangat terpaksa Zidan meraih handphone miliknya dan menghubungi seseorang
📱-" Halo will...besok dan beberapa hari kedepan tolong Lo kosongkan jadwal Bos gila Lo itu " ucap Zidan pada William asisten pribadi Aby
📱-" Tapi besok ada rapat direksi di EA group" jawab William heran
📱-" kalau gitu Lo bilang aja sendiri ke orangnya,gue mah ogah.." jawab Zidan final
📱-" Tapi Bos ga hubungi gue, gimana gue mau bilang..? emangnya bos mau kemana?" tanya William penasaran
📱-" kayaknya dia mau jumpain bini nya deh,gue juga ga tau..pusing gue udah dua tahun jadi sasaran kegalauan hatinya,semoga aja pawang nya mau di ajak balikan lagi sama dia" jawab Zidan santai
📱-" Jadi beneran Bos udah nikah dan perempuan cantik itu istrinya?" tanya William tak percaya
📱-" Menurut Lo...? apa pernah bos Lo itu nyuruh Lo jadi penguntit perempuan sebelumnya?" tanya Zidan geram
📱-" Belum pernah sih ..ini pertama kalinya Bos ngasih perintah buat ngawasin perempuan,gue ngawasin ya bukan penguntit " jawab William protes dengan ucapan Zidan
📱-" Sama aja itu..." jawab Zidan santai
📱-" Tapi beneran cantik banget ya Nona muda kita itu, kalau itu sih gue juga ga akan sanggup ngelupain nya,ga dapat gadisnya jandanya juga gue ikhlas mah" jawab William terus terang
📱-" Mau tinggal nama doang ya Lo..? atau pengen tinggal di kutub Utara dan jadi santapan beruang kutub ya Lo?" tanya Zidan
📱-" Itukan umpama bro...serius amat sih Lo" Jawab William
📱-" Terserah Lo...yang penting besok kosongkan jadwal Bos " jawab Zidan tegas
Tanpa menunggu jawaban dari seberang telepon nya,Zidan sudah langsung mematikan panggilan nya dengan William dan langsung memejamkan matanya,tubuh dan pikirannya benar-benar sangat lelah
Sedangkan di ruang khusus berkumpulnya para keluarga Nyonya Tamara langsung bertanya kepada sang mertua yang terlihat sangat bahagia sore ini dan terlihat sangat antusias menceritakan seorang wanita yang akhir-akhir ini bertugas di klinik yang terdapat dalam istana
__ADS_1
" Ibu kenapa kok kelihatan bahagia banget sih?" tanya nyonya Tamara pada ibu ratu yang tak lain adalah ibu dari suaminya itu
" Ia tadi dokter Aulia datang mengunjungi ibu, padahal ibu sangat ingin mengenalkan nya dengan kalian karena rencananya ibu ingin mendekatkan dia dengan Hitto" jawab ibu Ratu jujur
" Bukankah ibu bilang dia orang Asia? apa hitto tau tentang rencana ibu dan apa hitto akan mau Bu? bukankah gadis itu seorang Muslim?" tanya tuan Lincoln dan nyonya Tamara juga langsung mengiyakan pertanyaan sang suami
" Ibu belum tanya ke hitto tapi ibu tau hitto menyukai dokter cantik itu,dan tentang keyakinan... bukankah ibu juga merestui pernikahan kalian yang dulu juga berbeda keyakinan?" jawab ibu ratu pasti
" Itu karena kami saling mencintai Bu..tapi kalau ibu yakin hitto menyukai gadis itu,ya silahkan kalau ibu mau mencobanya,tapi tolong ibu tanyakan dulu pada dokter itu apa pendapatnya" jawab tuan Lincoln seraya memberikan ide bijak
" Itu pasti nak, kalian tidak perlu khawatir.. karena ibu ga mau kejadian seperti Aby terulang lagi,yang berakhir dengan dia berubah seperti sekarang" jawab ibu Ratu lembut
" Itu juga Bu yang sangat kami takutkan,tapi untuk Aby ibu tidak perlu khawatir karena orang kepercayaan kami sudah sedikit menemukan titik terang tentang keberadaan Billa Bu" jawab tuan Lincoln serius
" Papi serius orang suruhan papi udah tau dimana menantu mami?" tanya nyonya Tamara antusias
" Ya begitulah, menurut kabar yang mereka dapatkan putri kita ada di salah satu negara Eropa dan sepertinya putra kita sudah menemukan nya,tapi mami sabar aja dulu ya, mungkin putra kita masih harus memantapkan hati nya dan meredam emosi nya atas kepergian Billa " jawab tuan Lincoln tegas
" Ok mami akan sabar " jawab nyonya Tamara yakin
Akhirnya perkumpulan keluarga itu selesai dan semuanya memutuskan untuk langsung kekamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang pastinya lelah setelah seharian penuh beraktifitas, bukan hanya fisik saja yang bekerja tapi juga pikiran yang benar-benar harus mereka kerahkan
Sedangkan di dalam kamar sebuah apartemen..Billa masih belum bisa memejamkan matanya, pikiran nya terus melayang jauh mengingat kembali tentang hari-hari nya saat di Indonesia, membuat hatinya tiba-tiba merasa gelisah
" Ya Tuhan... hamba mohon berikan hamba ketegaran saat hamba bertemu lagi dengan nya,hamba sudah ikhlas melupakan nya ya Tuhan...hamba mohon bantu hamba... hanya pada Engkau hamba memohon dan berharap segalanya" Doa Billa dalam hati seraya manatap langit-langit kamar nya
Billa kembali memejamkan matanya setelah membaca beberapa ayat pendek dan membacakan zikir agar ia tertidur dan ternyata benar, setelah beberapa menit akhirnya gadis cantik itu tertidur pulas menuju alam mimpi
Tak terasa pagi menjelang, matahari malu-malu mulai menampakkan sinarnya yang menghangatkan bumi beserta seluruh isinya,suatu ciptaan Tuhan yang maha sempurna,yang memberikan berjuta manfaat untuk seluruh penduduk bumi
Billa mulai mengerjabkan matanya secara perlahan, kepalanya sedikit pusing, mungkin karena ia yang tertidur lagi sehabis melaksanakan kewajiban dua rakaat nya,dan itu terjadi karena hampir semalaman matanya tidak bisa terpejam
Billa melihat ranjang di sebelahnya yang ternyata sudah kosong yang artinya sang pemilik tempat tersebut sudah bangun dan dimana keberadaannya saaat ini,Billa membangkitkan tubuhnya dan duduk di tepi ranjang untuk menormalkan kembali otot-otot di tubuhnya
Setelah mengambil handuknya Billa langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya,ia dapat mendengar ketiga sahabatnya yang sedang heboh di dapur,ya keempat gadis cantik itu mendapatkan jatah libur dari rumah sakit tempat mereka magang dan kesempatan itu tidak akan mereka sia-siakan, rencananya mereka akan nonton bareng karena untuk di klinik keluarga Brayen mereka mendapatkan sift sore sampai malam
Lima belas menit kemudian Billa keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sangat segar dan cantik pastinya,Billa memakai hot pant dan kaos putih,ia memang sering menggunakan pakaian yang lumayan seky saat berada di rumah, terlebih jika sedang tidak ada tamu dan ketiga sahabatnya selalu sangat suka saat melihat tubuh indah Billa dengan kulit putih bersih bak susu terpampang seperti itu
Billa kekuar dari kamar nya dengan langkah sedikit lesu, rambutnya ia Cepol sembarangan ke atas sehingga menampakkan leher jenjangnya,Billa langsung mendudukkan dirinya di salah satu kursi kosong yang berada tepat di samping Mo
" Pagi semuanya" sapa Billa seperti biasanya
" Pagi cantik...uhhh pagi-pagi udah di suguhkan pemandangan indah" Sindir Mona saat melihat penampilan Billa yang terlihat sangat seksi itu
" Paan sih?" jawab Billa dengan bibir manyun
__ADS_1
Sesaat mereka asyik ngobrol tentang rencana nonton bareng mereka dan makanan apa saja yang akan mereka pesan nantinya karena memang hari ini mereka ingin memanjakan diri mereka dengan tidak mengerjakan apapun selain nonton bareng dan makan dan itu mereka lakukan juga di apartemen mereka
Obrolan mereka terhenti saat mendengar suara bel pintu,membuat Mo langsung bangun dari duduknya menuju pintu karena mereka yakin pesanan mereka sudah datang, sedangkan Kiki juga menuju ruang tamu dengan tujuan ingin menyiapkan tempat untuk mereka nonton,Mona sedang asyik membuat jus, sedangkan Billa masih sibuk dengan rotinya
Tapi kesibukan Mona dan Billa langsung beralih saat terdengar suara pembicaraan beberapa orang di depan pintu, membuat Billa langsung memalingkan wajahnya melihat kearah suara,membuat Billa dan Mo sedikit bingung
Sedangkan di depan pintu Mo dan Kiki sedang sangat terkejut dan shock dengan apa yang mereka lihat di hadapan mereka, bel yang mereka kira kurir yang mengantarkan makanan ternyata salah
" Dimana Salsabila?" tanya Aby dingin pada Mo dengan tatapan membunuhnya
" Sal- Salsabila Aulia maksud anda pangeran?" tanya Mo tergagap, sungguh ia sangat terkejut melihat sosok Earl Abiyasa Alexander berdiri di hadapannya yang diikuti oleh dua asisten pribadi nya dan beberapa bodyguard
" Ya.." jawab Aby singkat seraya langsung masuk ke dalam apartemen tersebut
" Ta-tapi pangeran... Billa nya sedang tidak...." Ucapan Mo dan Kiki langsung terhenti saat melihat kaki Aby berhenti melangkah
Sedangkan Billa dan Mona yang berada di dapur tak kalah terkejutnya, Mona sampai menjatuhkan buah yang sedang ia pegang, sedangkan Billa terdiam tanpa kata, wajahnya sangat terkejut dan tubuhnya menegang saat ia melihat kebelakang dan melihat Aby yang berada di apartemen tersebut
" Tutup mata dan balikkan badan kalian" Perintah Aby tegas dengan suara lantang, membuat kedua asisten pribadi nya dan beberapa bodyguard langsung memejamkan mata mereka seraya membalikkan tubuh mereka, sedangkan ketiga sahabat Billa masih shock begitupun dengan Billa
" Shiiit...apa kamu ga memiliki baju lain selain baju kurang bahan ini?" tanya Aby geram pada Billa seraya langsung menghampiri Billa,membuka jasnya dan memakaikannya pada Billa,hal itu membuat Billa langsung tersadar dari keterkejutannya
" Ka-ka-kakak" ucap Billa lirih nyaris tak terdengar,tapi ternyata Aby masih bisa mendengar nya,membuat Aby langsung memeluk Billa secara refleks dan menyembunyikan wanita cantik itu di dada bidang nya
Kejadian itu semakin membuat ketiga sahabat Billa shock, sampai-sampai mereka menganga melihat semua itu,antara percaya atau tidak bahwa pria yang dihadapan mereka adalah Earl Abiyasa Alexander sang pewaris tahta kerajaan negara tersebut dan sang senior tampan mereka
Zidan dan William menelan salivanya kasar saat melihat Billa, sungguh wujud wanita bak bidadari, membuat mereka merasa sangat beruntung hari ini walaupun sejak tadi mereka terus menjadi sasaran mood Aby yang sedang buruk, terlebih Zidan yang sudah sejak duku mengenal Billa dengan pakaian muslimah nya,ia benar-benar shock melihat Billa saat ini
" Kalian keluar " perintah Aby tegas pada William dan Zidan serta para bodyguard nya, sedangkan Billa terus memberontak ingin melepaskan diri dari dekapan Aby
" Maaf tuan bisa tolong lepaskan saya" pinta Billa lirih, tapi Aby semakin mempererat pelukannya pada wanita cantik tersebut
" Please jangan seperti ini " pinta Billa lagi masih dengan suara lirih nya
" Kenapa...? kita suami istri sah " Tanya Aby dingin, membuat Billa langsung menggeleng dengan wajah tertunduk
" Itu dua tahun lalu sebelum perjanjian kontrak yang anda buat berakhir, tapi perjanjian itu sudah lama berakhir " jawab Billa lembut
" Kamu lupa kalau kamu pergi sebelum kamu menyelesaikan perjanjian itu sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan?" tanya Aby dingin
" Itu karena anda melanggar satu-satunya syarat dari saya " jawab Billa jelas
" Aku melakukan ijab Kabul dengan Ayah kamu langsung dan itu bukan pura-pura, karena sah secara hukum agama dan negara dan menyentuh seluruh tubuhmu adalah hak ku dan kewajiban bagi kamu menyerahkan nya untuk ku" ucap Aby dingin dan terkesan arogan
__ADS_1
" Ijab qobul itu memang nyata tuan Earl Abiyasa...tapi anda merubahnya menjadi sebuah kontrak dan yang ambil oleh anda dari saya malam itu nyata adalah anda sebagai pemenang taruhan itu...da stop....uphhhh" ucapan Billa langsung terpotong oleh Aby yang secepat kilat sudah menyatukan bibir mereka