
Mulai hari dimana Salsabila menginjakkan kakinya di kediaman keluarga Alexander...dan mulai hari itu pula hidup Billa seakan berubah 180 derajat,setiap hari ia wajib mengikuti sekolah khusus para wanita bangsawan negara tersebut, sungguh sangat melelahkan dan Billa juga harus menyelesaikan pendidikan nya yang hanya tinggal satu tahun lagi
" Kamu sedang apa?" tanya Aby tiba-tiba saat ia memasuki kamar mereka dan mendapati Billa yang terlihat sangat serius mengerjakan sesuatu
" Sedang menulis laporan bulanan untuk konsulen" jawab Billa singkat tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop nya"
" Masih banyak?" tanya Aby seraya duduk di samping Billa
" Sedikit lagi" jawab Billa singkat dan masih serius dengan pekerjaan nya
Hubungan mereka terbilang cukup baik selama hampir satu bulan kebersamaan mereka, walaupun belum terlalu dekat karena Billa masih sering canggung saat dekat dengan Aby dan Aby menyadari itu
Aby tidak berkata apapun,ia merogoh saku celananya dan mengeluarkan sesuatu, dengan hati-hati Aby langsung memasangkan sebuah kalung mewah bermata biru yang sangat indah di leher jenjang milik Billa, membuat Billa sangat terkejut dan langsung menatap wajah Aby
"Eh..." ucap Billa dengan wajah terkejut
" Buat kamu..aku belinya udah lama banget...saat aku kenegara ini setelah malam pertama kita, tapi saat aku pulang kamu udah pergi " ucap Aby santai seakan kata malam pertama itu bukanlah sesuatu yang sensitif
Blush
Sedangkan Billa langsung menunduk dengan wajah yang Semerah tomat saat Aby mengatakan malam pertama mereka,entah mengapa ia merasa sangat malu,Aby mengulum senyumnya melihat tingkah malu Billa, memang sejak mereka bertemu kembali Aby belum pernah menyentuh Billa lebih dari peluk dan cium,Aby takut Billa belum siap sehingga akan membuat istri cantiknya marah padanya atau mungkin akan menjadi trauma
" Aku boleh ngomong sesuatu yang lumayan serius ke kamu?" tanya Aby lembut seraya menatap intens wajah cantik Billa
" Mau ngomong apa?" tanya Billa penasaran seraya mengangguk sebagai jawaban pertanyaan aby
" Tentang permintaan Oma dan keluarga lainnya" jawab Aby singkat
" Yang mana?...maaf aku lupa" tanya Billa terdengar sedikit merasa bersalah, sedangkan Aby terlihat sedikit menyusun kata-kata yang tepat untuk ia ucapkan pada sang istri cantiknya, karena Aby tau bahwa wanita cantik tersebut masih sangat polos
__ADS_1
" Kamu sudah siap kalau kita memiliki momongan? Oma nuntut terus tuh" tanya Aby terus terang, membuat Billa langsung salah tingkah
Billa terdiam seraya meremas kuat ujung baju tidurnya,ia bingung harus menjawab apa,ingin rasanya ia memukul wajah tampan Aby yang bisa-bisanya menanyakan hal seintim itu tanpa ada rasa canggung
" Kok diem..? diem itu biasanya setuju loh..." ucap Aby santai dengan senyuman tipis
Billa langsung menatap wajah Aby yang terlihat menatapnya intens dengan senyuman tipis, rasanya Billa masih belum percaya pria yang dulu begitu dingin itu kini sedang menggodanya
" Ok... karena ga ada jawaban aku ambil kesimpulannya berarti setuju ya" ucap Aby lagi dengan pedenya seraya menaik turunkan alisnya dengan senyuman menggoda, yang membuat Billa sedikit bergidik
" Ta-tapi..." ucapan Billa langsung terpotong oleh jari Aby yang menandakan bahwa gadis cantik itu tidak boleh bicara
" Ga ada tapi-tapian,aku ga pernah terima penolakan,apalagi dari istri aku..capek sayang...tiap malam harus mandi air dingin terus" ucap Aby tegas dan terdengar sedikit ambigu
" Kenapa harus mandi air dingin..? bukannya dikamar mandi juga tersedia kran air hangat ya?" tanya Billa bingung
Cup
"Itu karena ini..." ucap Aby lembut setelah mengecup singkat bibir indah Billa seraya langsung mengangkat tubuh indah Billa dan membawanya ke ranjang mereka, membuat Billa secara refleks langsung mengalungkan tangannya di leher Aby
Tanpa Billa sadari bahwa dirinya dan Aby sudah dalam keadaan yang sungguh membuat Billa malu saat menyadarinya, terlebih dengan posisi mereka sekarang,membuat Billa langsung memejamkan matanya seraya tangannya meremas kuat seprai,membuat Aby mengulum senyumnya melihat tingkah sang istri
" Aku janji akan pelan-pelan dan tidak akan menyakiti kamu" bisik Aby lembut ditelinga Billa sesaat sebelum ia melancarkan aksinya yang akhirnya pasangan muda itu kembali melakukan sesuatu yang seharusnya sudah mereka lakukan sejak beberapa tahun lalu setelah mereka menjadi pasangan halal
" I love you my wife" bisik Aby lembut ditelinga Billa sesaat setelah ia menjatuhkan tubuhnya di samping Billa yang terlihat sangat kelelahan dengan wajah yang dipenuhi oleh keringat
DEG
Jantung Billa seakan berhenti berdetak saat mendengar ucapan Aby barusan ditelinga nya,ingin ia meminta pada Aby agar mengulangi lagi kata-kata sakral itu agar ia tidak merasa sedang bermimpi, sehingga ia dapat merasakan bahwa semua itu nyata
Billa membuka matanya dan menatap wajah Aby intens, membuat Aby tersenyum dan langsung menarik Billa dalam dekapan hangat nya seraya terus mengecup puncak kepala Salsabila
__ADS_1
" Terimakasih sayang...I love you" lagi Aby mengucapkan kata indah itu, membuat Billa langsung membalas pelukan hangat Aby dan menelusupkan wajahnya ke dada bidang Aby
Keadaan mereka yang masih sama-sama tanpa sehelai benangpun,hanya selimut putih yang menutupi tubuh keduanya dan dengan posisi seintim itu membuat Aby kembali ingin mengulangi kegiatan mereka yang baru usai
" Sayang... boleh lagi? aku masih ingin?" tanya Aby ambigu, sedangkan Billa langsung membulatkan matanya menatap intens wajah Aby yang sayangnya terlihat berkali-kali lipat lebih tampan dari biasanya
" Ca-capek kak" jawab Billa gugup dengan wajah yang bersemu merah karena menahan malu
" Yang kerja itu aku loh yank...kamu cukup menikmati nya aja" jawab Aby santai dengan wajah mesum nya, sedangkan Billa hanya memasang wajah cemberut dengan bibir yang manyun, membuat ia terlihat sangat menggemaskan
Tanpa menunggu jawaban dari sang istri, lagi-lagi Aby melanjutkan aksinya menciptakan keturunan yang akan menjadi bukti dari buah cintanya pada Billa...sigadis cantik yang kini telah menjadi miliknya seutuhnya dan telah siap memberikan seluruh hatinya untuk seorang Earl Abiyasa Alexander, pria yang pernah membuat hatinya hancur dengan sikap dinginnya
Aby benar-benar melahap habis sang istri hingga hampir pagi,Billa benar-benar kewalahan menghadapi Aby yang seakan tidak ingin berhenti, sungguh Billa tidak pernah menyangka bahwa si pria yang terlihat sangat dingin bak kulkas dua pintu itu bisa sebuas itu padanya
" Capek sayang... ?,maaf ya udah buat kamu kelelahan,yuk tidur ..aku janji ga akan ganggu kamu lagi " ucap Aby lembut seraya mengusap punggung Billa Daan memeluk posesif tubuh indah sang istri
" Janji ya...aku lemes banget kak " ucap Billa lembut
" Hem...tapi malam besok harus kita ulangi lagi ya..." ucap Aby genit
" Hah....lagi?" tanya Billa terkejut
" Harus dong sayang....kan kita memang harus lebih giat usahanya biar cepat ada hasilnya,Papi..mami ..Oma dan Opa udah nuntut banget lho" jawab Aby santai
" Hufff" Billa tidak menjawab lagi,ia hanya menghembuskan nafas beratnya dan langsung tertidur dengan masih memeluk tubuh atletis Aby dan menelusupkan wajahnya ke dada bidang Aby
Aby terus mengusap lembut punggung Billa yang ia tau sudah tertidur pulas, tak henti-hentinya Aby mengecup puncak kepala Salsabila,entah mengapa Aby sangat menyukai aroma lembut tubuh dan rambut Billa yang seakan menjadi candu untuknya
" Kamu tau sayang...?? sejak pertama aku lihat kamu... jantung aku langsung berdetak kencang dan sejak saat itu pula rasanya sedetikpun bayangan wajah kamu luput dari ingatan ku,tanpa ada yang tau sore aku selalu melihat kamu dari sebrang jalan tempat ayah jualan, bahkan terkadang sampai hampir berjam-jam, seperti sore saat aku kecelakaan dan kamu yang nolong aku dan bawa aku ke RS, terlebih saat kamu menjadikan paha mu sebagai penopang kepala ku saat di taksi,sumpah aku bahagia banget... aku benar-benar seperti seorang pengecut dan penguntit,maaf karena aku pernah menyakiti hati kamu, sesungguhnya aku juga merasakan sakit saat aku ga berani jujur dengan perasaan ku ke kamu,andai waktu bisa diputar kembali,maka sejak saat pertama aku lihat kamu aku akan langsung melamar kamu untuk ku pada ayah... terimakasih sayang... terimakasih telah bersedia menjadi wanitaku,calon ibu untuk anak-anak ku, terimakasih telah menjaga dan memberikan kesucian mu untuk ku.. Tuhan... terimakasih Engkau hadirkan dan berikan dia untuk ku,wanita yang paling berharga dalam hidupku setelah mami, seorang wanita yang masih sangat murni dan sangat baik akhlaknya serta lembut hati dan tutur katanya,hamba mohon selalu lindungi kami dan satukan kami hingga ajalmu yang memisahkan kami... Amiiiin " batin Aby antara senang dan sendu
Kehidupan pasangan muda itu sungguh terlihat sangat romantis dan saling melengkapi,Aby sangat menyayangi Billa sepenuh hatinya,ia sangat protektif terhadap sang istri dan sangat posesif, sehingga para keluarganya selalu meledeknya BUCIN,namun pria tampan nan mapan itu terlihat sangat tidak memperdulikan ejekan dari mereka
__ADS_1
Sedangkan Billa ia sudah sedikit mulai terbiasa dengan kehidupan keluarga Alexander yang dipenuhi dengan berbagai jadwal kegiatan,belum lagi terkadang ia juga diminta oleh Aby untuk menemaninya menghadiri acara resmi dan sedikit tertutup, karena Aby memang belum mau terlalu mempublikasikan identitas Billa demi keselamatan wanita yang sangat ia cintai
Dan dengan sangat terpaksa akhirnya Billa harus menyetujui perintah Aby yang hanya mengizinkan Billa untuk koas di klinik dalam istana dan juga kuliah dengan jalan home schooling, jangan lupakan bahwa Billa juga harus rutin menjalankan program hamil seperti yang Aby minta dan sungguh Billa tidak mampu untuk menolak permintaan sang suami yang semakin hari seakan semakin memenjarakan jiwa dan raganya