Penjara Hati Sang Pewaris

Penjara Hati Sang Pewaris
57


__ADS_3

Jika di Indonesia Aby sedang terbakar emosi dan cemburu,serta juga rasa penyesalan pada sang istri,beda lagi di belahan dunia lain, tepat nya di negara tempat kelahirannya dan negara asal sang papi, yang ternyata wanita yang mengacaukan hidup nya malah berada dan menjadi salah satu mahasiswi kedokteran di universitas terbaik negara tersebut


Salsabila Aulia...ia memutuskan untuk mengajukan pindah kuliah dari Paris ke negara xxxxx dengan meminta tolong pada kakak laki-lakinya Moana sang sahabat, karena di negara tersebut jugalah kedua sahabatnya Mona dan Kiki melanjutkan pendidikan mereka dengan jurusan yang sama yaitu kedokteran, sehingga membuat Moana sahabat Billa saat di Paris juga mengikuti Billa untuk kembali ke negara asal sang papa nya, walaupun sebenarnya hatinya tidak ingin kembali ke negara xxxxx, karena akan membuat ia sulit melupakan seseorang


Hari terus berlalu tanpa terasa sudah satu tahun lebih Billa meninggalkan Indonesia, meninggalkan beberapa pria yang memujanya dan membuat hidup beberapa pria harus porak poranda,jika Billa berfikir hanya ia yang sakit, ternyata itu salah.. karena pada kenyataannya ada hati yang lebih sakit karena kerinduannya pada gadis cantik tersebut


Billa disibukkan dengan kegiatan barunya yang ia lakukan selama beberapa bulan ini,ia menerima tawaran Bryan kakak laki-laki Moana, untuk bekerja di klinik tempat praktek pribadi milik keluarga nya,itu karena Billa yang mengatakan pada Moana dan kedua sahabatnya bahwa ia ingin mencari pekerjaan part time, tapi sangat sulit karena jadwal kuliah mereka yang tidak bisa ditebak, sehingga membuat Bryan menawarkan Billa dan kedua sahabatnya untuk bekerja di klinik milik keluarga nya


Selain berprofesi sebagai dokter bedah di rumah sakit terbaik milik keluarga penguasa negara tersebut, Bryan dan sang ibu juga dipercaya menjadi dokter pribadi keluarga penguasa negara tersebut, sementara sang ayah kembali menjabat sebagai rektor di universitas terbaik negara tersebut yang tak lain juga milik keluarga Alexander,itu semua merupakan suatu kehormatan bagi mereka, walaupun tak bisa di pungkiri antara papa Bryan dan menantu laki-laki keluarga penguasa negara tersebut memiliki hubungan keluarga, tepatnya papa Moana adalah sepupu dari menantu keluarga sang penguasa


Hubungan Billa dan keluarga Moana juga sangat baik, mereka sangat mengagumi dan menyayangi Billa,Dimata mereka selain cantik Billa juga sangat baik dan penyayang, walaupun mereka tau tentang fakta yang Billa alami saat di Paris, tapi mereka semua tidak pernah bertanya siapa laki-laki dimasa lalu Billa, walaupun tak bisa di pungkiri mereka sangat penasaran dan tanpa diduga mereka berharap agar Billa bersedia menjadi menantu mereka, terlebih Bryan juga mengakui pada keluarganya bahwa ia menyukai Billa walaupun mereka beda keyakinan


Billa yang mengetahui itu walaupun tidak satupun dari mereka yang berkata langsung,sebisa mungkin Billa menghindar dan bersikap layaknya saudara pada mereka semua, terlebih pada Bryan Billa seakan tidak memberikan kesempatan untuk Bryan menyatakan isi hatinya,itu semua Billa lakukan agar tidak membuat mereka merasa canggung sehingga akan membuat renggang hubungan mereka


" Dear...kamu ada jadwal kuliah jam berapa hari ini?" tanya Bryan yang baru datang ke klinik dan mendapati Billa ada di meja pendaftaran


" Setelah jam makan siang brother..." jawab Billa ceria,ya Bryan memang selalu memanggil Billa dengan panggilan sayang nya,dan Billa juga memenggil Bryan seakan ia adalah adik dari pria tampan tersebut


Tak jarang hubungan mereka di salah artikan oleh orang - orang yang melihat kedekatan keduanya,baik itu di kampus,klinik atau saat mereka jalan dan makan bareng, walaupun selalu ada Moana atau yang lainnya saat mereka jalan atau makan


" Oh baiklah...aku ke dalam dulu ya..dan ingat kamu jangan terlalu lelah,aku ga suka lihat kamu sakit" nasehat Bryan


" Siap brother" jawab Billa lucu membuat Bryan menggeleng dan tersenyum tipis, Bryan tergolong tipe pria dingin cenderung cuek, tapi itu semua tidak berlaku saat ia bersama si cantik Salsabila


Billa dan Moana memiliki jadwal kuliah sama karena mereka memang satu kelas, sedangkan Mona dan Kiki berbeda kelas sehingga mereka jarang mendapatkan jadwal kuliah sama, tapi itu semua tidak lantas membuat hubungan persahabatan mereka renggang, karena saat malam mereka akan kembali bersama,dan Moana juga lebih sering menghabiskan waktunya di apartemen ketiga sahabat nya tersebut


Tepat setelah jam makan siang selesai yaitu sekitar pukul 14.00 Bryan keluar dari ruangan pribadi miliknya ,ia langsung menghampiri Billa yang baru saja selesai merapikan meja kerjanya yang akan digantikan oleh temannya yang lain,ia tersenyum melihat Bryan yang menghampirinya dengan wajah lelah

__ADS_1


" Capek ya?" tanya Billa terdengar meledek pria tampan tersebut


" Udah tau nanya lagi,..oh ya dear hari ini kamu ke kampus dengan mo ya, aku harus ke rumah sakit sekarang ada pasien darurat yang harus segera di operasi,mama juga harus ke istana kerajaan untuk melakukan cek kecantikan rutin para keluarga kerajaan " ucap Bryan menjelaskan


" It's okay brother... lanjutkan tugas mu...dan ingat jangan terlalu lelah dan jangan lupa makan serta istirahat,kami akan baik-baik saja " jawab Billa lembut seraya memberikan sedikit perhatian untuk Bryan,hal itulah yang membuat sidingin Brayn semakin hari semakin mengagumi sahabat dari adiknya tersebut


" Siap cantik... ingat hati-hati dan jangan pergi dengan sembarang orang tanpa aku,mo,serta Kiki dan Mona" peringat Bryan pada Billa, gadis yang sangat ia sayangi dan kagumi tapi sayang terlalu sulit untuk menggapai hatinya


" Siap bos ku...akan saya ingat" jawab Billa dengan gaya hormat ala prajurit dan dengan wajah yang ia buat se serius mungkin, membuat Bryan sangat gemas melihat wajah Billa yang terlihat semakin imut


" Ngegemesin banget sih... pengen aku bungkus dan bawa pulang deh" ucap Bryan, membuat Billa langsung mencebikkan bibir nya sedikit sehingga membuat Bryan langsung tertawa terbahak-bahak


Semua yang mereka lakukan itu tidak luput dari perhatian nyonya Tere dan Moana sang putri,kedua wanita beda usia tersebut merasa sangat bahagia melihat Bryan yang kembali terlihat hangat dan ceria, setelah lama ia menjadi pria dingin dan pendiam sejak setelah cinta pertamanya mengalami kecelakaan dan meninggalkan nya untuk selamanya


Bryan melangkah meninggalkan Billa yang menggeleng melihat candaan Bryan dan Billa lebih merasa nyaman saat Bryan bersikap seperti itu padanya ketimbang saat pria itu bersikap romantis atau serius saat berbicara dengan nya


Akhirnya Billa dan moana memutuskan untuk langsung ke kampus dengan menggunakan mobil Moana, karena gadis cantik tersebut memang tidak pernah mengizinkan Billa si sahabat cantik nya pergi sendiri atau menggunakan angkutan umum, bahkan ia sampai rela meluangkan waktunya untuk mengantar atau menemani Billa jika gadis cantik itu akan ke suatu tempat,Moana benar-benar berperan seperti saudara kembar untuk Billa, sehingga para teman sekampus mereka mengatakan bahwa moana adalah bayangan Billa begitu pula sebaliknya


" Bab..kamu masih ga mau cerita tentang pria yang pernah menjadi suami kamu?" tanya Moana tiba-tiba di sela-sela gadis cantik itu menyetir


" Aku ga ingin mengingat nya mo... terlalu sakit, sampai -sampai membuat aku takut untuk membuka hatiku untuk pria lain" jawab Billa lirih


" Tapi banyak banget loh pria yang mengharapkan balasan perhatian dan sayang mereka ke kamu, terkadang aku miris liat mereka dan terkadang aku juga inscyuire melihat kesempurnaan kamu" jawab Moana jujur


" Aku ga mungkin melarang orang yang menyayangi dan memberikan perhatian untuk aku,selama itu tulus dan tidak merugikan orang lain maka aku tidak memiliki alasan untuk melarang mereka" jawab Billa pasti


Moana hanya mengangguk mengiyakan ucapan sang sahabat,ia juga setuju dengan apa yang Billa katakan tentang orang-orang yang mengagumi nya,termasuk Kaka laki-lakinya yang ia tau sangat mengagumi sahabat nya tersebut

__ADS_1


"Trus kamu sendiri kenapa masih jomblo..ga ada niat gitu buat cari pacar atau jodoh, kalau menurut aku pribadi sih, lebih baik tidak pacaran dan langsung menikah aja kalau kamu sudah menemukan seseorang yang cocok " tanya Billa seraya menasehati sang sahabat


" Aku belum ketemu yang bisa bikin aku muf on dari jatuh cinta ku pada seseorang saat aku sekolah kelas 10 dan 11 di negara ini " jawab Moana jujur


" Wah beruntung sekali pria itu yang membuat sahabat ku yang cantik ini jatuh cinta sampai -sampai sulit untuk muf on dari nya, setampan apa sih orangnya dan apakah dia tau kalau kamu mencintai nya? atau kalian sempat pacaran?" tanya Billa panjang lebar


" Tampan plus tajir banget, gimana mau menjalin hubungan..dia aja ga tau aku jatuh cinta pada nya dan lebih parahnya mungkin dia ga kenal pun sama aku, walaupun kami sering bertemu karena dia kuliah di universitas kita sekarang dan aku sekolah di AHS yang juga satu yayasan dengan kampus kita,atau sesekali saat ada acara kerajaan dan mereka mengundang keluarga ku kami juga akan bertemu, tapi dia sangat dingin dan cuek, walaupun di luaran banyak kabar yang mengatakan bahwa dia seorang playboy bahkan mungkin Casanova,tapi aku pribadi kurang percaya" jawab Moana menceritakan


" Ya Tuhan mo... jadi kamu bertepuk sebelah tangan? konyol banget sih?saran aku ni ya.. ungkapkan langsung atau lupain.. pilih salah satu dari dua pilihan itu..ga masuk akal banget sih kamu" ucap Billa terkejut


" Hello...apa bedanya kamu sama aku? kamu juga jatuh cinta kan sama dia? ayah dari calon baby kamu yang udah pergi? jangan bilang ga ya, karena buktinya kamu masih terpenjara dengan masa lalu kamu" jawab Moana meledek, membuat Billa langsung terdiam dan menundukkan kepalanya


" A- aku..aku beda lagi konsep nya dengan kamu, itu karena aku seorang janda sehingga membuat aku ga layak untuk mereka yang masih berstatus single " ucapan Billa beralasan


" Sorry bab..tapi kalau menurut aku bukan karena itu,tapi karena kamu yang memang sudah jatuh cinta sama dia,aku ga mungkin salah prediksi karena aku itu udah senior banget tentang cinta" jawab Moana pasti, membuat Billa menggeleng lemah


" Senior kok cintanya bertepuk sebelah tangan" cibir Billa


" Justru itu...aku ga mendekati dia lagi setelah beberapa kali aku coba dan ga ada respon apapun yang menunjukkan bahwa ia juga tertarik pada ku, kalau kata kak Bryan doi itu udah jatuh cinta pada seseorang yang berada di negara ibunya tapi doi ga pernah berani untuk mengungkapkan perasaan nya pada wanita itu" cerita Moana


" Wah kisah kalian sama kan,kenapa ga sekarang kamu coba ungkapin, mungkin saja dia udah muf on dari cinta diam-diam nya" saran Billa


" Kata kak Bryan dia sedang ga di negara ini,dia sudah kembali ke negara ibunya karena kedua orang tuanya menetap di negara tersebut dan mungkin juga dia udah ngungkapin perasaan nya pada gadis yang ia kagumi itu " jawab Moana lesu


" Ia juga ya..secara kata kamu doi Tampan plus tajir banget,udah pasti dong mudah baginya untuk menaklukkan wanita " jawab Billa setuju dengan pendapat Moana


" Yups kamu bener banget..jadi sekarang kamu bantu aku buat cari yang lain.. hahaha " canda Moana

__ADS_1


" Emangnya aku biro jodoh..? cari aja sendiri, katanya udah senior " Ledek Billa


Keduanya asyik ngobrol,bercanda yang dibarengi dengan curhat, sehingga membuat mereka tidak merasa bosan dengan kemacetan kota besar negara terkenal tersebut, hingga akhirnya mereka tiba di depan gerbang kampus dan langsung menuju parkiran, karena mereka hanya memiliki waktu sekitar dua puluh menit lagi , sedangkan universitas mereka lumayan jauh dari tempat parkir, karena kampus tersebut merupakan kampus terbesar dan paling bergengsi di negara tersebut dan memiliki beberapa jurusan dengan melahirkan lulusan terbaik


__ADS_2