Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 20. Kebahagiaan lea


__ADS_3

Hari ini Lea sudah boleh pulang kerumahnya, selama Lea di rumah sakit dia hanya banyak diam karena lea sudah mengetahui nya kenapa selama ini Raka membencinya dan selalu cuek pada nya.


"ayah bunda jangan kasih tau mas Raka kalau Lea ada di sini! ucap Lea menatap lurus


"iya, bunda tidak bakalan kasih tau Raka!


"sekarang kamu istirahat di kamar ya!


"iya bunda, lalu bunda inka membantu memapah Lea ke kamarnya.


"kalau kamu kesusahan mengurus Zio sama Zia kamu panggil bunda aja! ucap bunda inka


Lea mengangguk, lalu bunda inka pergi ke kamarnya untuk istirahat juga.


"kamu jahat mas, selama ini kamu tutupi ini semua dari aku, kenapa kamu tidak pernah cerita sama aku? Lea menangis sambil melihat kedua bayinya, maafin mommy ya nak mommy tega memisahkan kalian dari Daddy kalian sendiri! Isak Lea


"kakek? apa benar kakek yang membuat papa Mahendra bangkrut dan masuk penjara dulu? Lea tidak habis pikir sama kakek kenapa kakek begitu tega? mas Raka tak salah menghukum Lea tapi Lea terlanjur sakit hati karena dia dari awal tak pernah jujur sama Lea, seandainya mas Raka jujur dari awal ke Lea mungkin Lea bisa memaafkan nya!


Lea melamun memikirkan itu jadi terkejut karena Zio menangis.


"owek...owek...owek...


Lea tersadar dari lamunannya lalu mengambil Zio dari box bayi itu.


"anak mommy kenapa? kakak haus ya? setelah itu Lea menyusui Zio, Lea memperhatikan wajah anaknya yang lagi menyusu itu Lea tersenyum melihat Zio.


"kamu sangat mirip sama Deddy kamu! ucap Lea menangis bahagia, tak lama menyusui Zio dia pun tertidur lalu Lea meletakkan kembali Zio di dalam box bayi, Lea melihat putri kecilnya juga ikut terbangun.


"putri kecil mommy juga bangun? kamu haus juga ya? lalu Lea mengambil Zia dalam box bayi itu, setelah itu Lea gantian menyusui Zia.


"mommy janji tidak ada satu pun orang yang bisa memisahkan kita! ucap lea.


malam harinya Lea kerepotan mengurus kedua bayinya, Zio sama Zia menangis secara bersamaan.


"owek...owek...owek...


"cup cup cup anak mommy kok rewel gini sih? Lea binggung karena anaknya tidak berhenti menangis


"owek...owek...owek...


"bunda! panggil lea, lalu bunda menghampiri Lea di dalam kamarnya


"loh kok Zio sama Zia nangis? tanya bunda inka


"Lea nggak tau bunda dari tadi dia rewel terus, padahal mereka sudah Lea kasih susu tapi mereka nggak mau berhenti nangis? adu Lea kebingungan

__ADS_1


"popoknya udah kamu periksa? tanya bunda inka


Lea menggelengkan kepalanya, bunda inka tertawa kecil.


"bunda kenapa tertawa? tanya Lea heran


"huff... Lea kamu udah ganti popok mereka belum?


"belum bun! Lea cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


"pantesan mereka rewel kayak gini, karena mommy nya tidak menganti popok anaknya yang sudah penuh! ledek bunda inka


"Lea mana tau bunda, kan Lea baru pertama ngurus anak! ucap Lea polos


"kamu perhatikan bunda cara ganti popok nya gimana! ucap bunda inka, setelah popoknya di ganti oleh bunda inka baru mereka berdua tidak nangis lagi.


"ooh Lea baru paham Bun! ucap Lea senyum


"tu kan mereka udah nyenyak lagi tidur nya, sekarang kamu juga istirahat jangan kecapekan! peringat bunda inka


"ternyata ngurus bayi tak segampang yang kita pikirkan ya Bun? ucap lea.


"nah itu baru kamu paham, gimana susahnya ngurus bayi! ucap bunda inka


"udah kamu istirahat gih bunda mau istirahat juga! lalu bunda inka pergi ke kamarnya.


pagi harinya Lea terbangun karena anaknya menangis


"owek...owek...owek...


"hoamm...kenapa lagi sayangnya mommy? ucap Lea langsung menghampiri anaknya, lalu Lea mengambil Zia dari box bayi itu untung saja Zio masih nyenyak tidur nya, jadinya Lea tidak kerepotan mengurus kedua-duanya. Lalu Lea menyusui Zia.


"ternyata kamu haus? ucap Lea mencium pipi gembul Zia, setelah selesai menyusui Zia Lea bersiap-siap melaksanakan shalat subuh. Pagi ini matahari pagi tidak terlalu terik Lea menjemur kedua bayinya.


"cucu nenek lagi jemur pagi ya? ucap bunda inka tersenyum


"iya bunda! jawab Lea.


setelah berjemur pagi kedua bayi Lea langsung nyenyak tidur, sedangkan Lea sekarang ini lagi membicarakan tentang kakeknya di ruangan keluarga bersama orang tua nya.


"apa benar ayah bunda yang Lea dengar waktu itu? tanya Lea penuh penasaran


"kita belum tau pasti Lea! jawab ayah arka


"iya bunda sendiri tidak tau pasti apakah benar kakek kamu berbuat itu ke pak Mahendra, bunda sendiri jadi bimbang harus percaya atau tidak! ucap bunda inka menatap lurus

__ADS_1


Lea menarik nafas dalam-dalam.


"kalau iya kakek bersalah apakah mas Raka akan memaafkan kita bunda ayah? kan ini aja belum jelas mas Raka sudah membenci lea ayah bunda! ucap Lea dengan mata berkaca-kaca


"mudah-mudahan bukan kakek kamu yang bersalah, ayah sama bunda sedang berusaha membujuk kakek kamu untuk membicarakan ini! ucap ayah arka


"kemaren kita sudah menelepon kakek kamu dan menanyakan tentang itu, tapi Kakek kamu mengelak dan langsung memutuskan panggilan telepon dari kami! ucap bunda inka sedih


"apa sebaiknya ayah sama bunda pergi ke tempat kakek ke Amerika! saran Lea


"kalau ayah sama bunda ke Amerika kamu tinggal sama siapa? tanya ayah arka


"Lea nggak papa tinggal sendiri ayah bunda asalkan semua pertanyaan-pertanyaan kita terjawab semuanya! tekat lea


"bukanya ayah sama bunda tidak mau pergi menghampiri kakek kamu, tapi kamu baru melahirkan ayah tidak mau terjadi sesuatu sama kalian! ucap ayah arka


"tapi ayah..." ucap Lea memohon


Melihat Lea memohon itu membuat bunda inka jadi sedih, bunda inka paham apa yang di rasakan Lea sekarang.


"yah besok ayah aja ke Amerika biar bunda sama Lea tinggal di sini, bunda juga pengen tau apakah papa bersalah atau tidak! ucap bunda inka


"bunda yakin? tanya ayah arka


"insyaallah bunda yakin yah, bunda bisa menjaga diri bunda sama Lea dan juga cucu-cucu kita! ucap bunda inka penuh keyakinan.


"baik besok ayah akan pergi ke Amerika! ucap ayah arka


"oh iya tiket pesawat nya udah ayah pesan? tanya bunda inka


"nanti ayah minta tolong sama sekretaris ayah! ucap ayah arka


Tak terasa hari sudah pagi lagi ayah arka sudah dari tadi berangkat ke bandara supaya tidak ketinggalan pesawat.


"semoga ayah bisa membujuk kakek supaya kakek bisa menceritakan yang sebenarnya! ucap Lea lirih


Di sisi lainnya Raka sedang berbicara sama Hexzel.


...


bersambung...


...----------------...


hayo Raka sedang bicara apa ya???🙄🙄🙄

__ADS_1


makasih sudah dukung cerita author 🙏


__ADS_2