
"mas panggil Lea, namun Raka tak merespon panggilan dari istrinya itu, ia sekarang lagi sibuk mengotak-atik laptop yang berada di pangkuannya.
merasa di abaikan lea begitu kesal dengan suaminya itu, "mas panggil Lea sekali lagi tapi tetap sama Raka tak menjawab.
Ya walaupun ia masih sakit dan belum bisa jalan tapi ia sering memantau perkembangan perusahaan yang ia jalani sekarang.
merasa di abaikan lea pergi keluar kamar ia sekarang lagi berkumpul dengan anak dan bersama kedua orang tua nya.
"keluar kamar kok manyun gitu? tanya bunda inka
"itu loh bunda masa mas Raka aku panggil-panggil nggak nyaut-nyaut, padahal jam segini dia harus minum obat loh! adu lea
"masa iya dia lebih mementingkan pekerjaan dari pada kesehatan nya sendiri! adu Lea ke bunda inka
"ya sudah kamu sabar aja mungkin dia lagi banyak kerjaan yang nggak bisa dia tinggalkan! ucap bunda inka memberi pengertian
"hmm..."
"coba kamu kembali lagi ke kamar siapa tau rakanya udah selesai kerja! ucap bunda inka
"iya bunda, Lea kembali lagi ke kamarnya malahan ia masih melihat suaminya itu masih berkutat dengan laptopnya.
Lea menggeleng-gelengkan kepalanya
"mas... panggil lea
kali ini baru ia merespon panggilan dari istrinya itu, "hmm...
"kamu harus minum obat dulu! ucap Lea mengingat kan suaminya
Raka menyipitkan matanya melihat istrinya itu, jiwa jahil Raka meronta-ronta untuk menjahili istrinya itu.
Lea melihat suaminya itu dengan tatapan menyelidik, "pasti ada maunya ni suami gue, kalau di lihat-lihat dari matanya kayaknya dia modus nih! batin Lea
"cium dulu baru aku mau minum obat! ucap raka tersenyum ala-ala dia
"tukan apa yang aku bilang pasti dia ada maunya!
"modus banget! ucap Lea jengah dengan sifat suaminya yang modus itu
"ya udah aku nggak mau minum obat! melihat istrinya itu
"aku absen dulu minum obatnya hari ini! ucap Raka enteng
Sebenarnya ia sangat malas meminum obat terus-menerus.
"kamu pikir ini apan mas ini obat untuk membantu kesembuhan kamu juga loh! ucap Lea kesal
"yang bikin aku sembuh itu Allah bukan obat yang di racik oleh manusia! ucap Raka
"iya aku tau obat ini hanya perantara saja yang memberikan kesembuhan itu Allah! ucap Lea
"aku benci obat, sampai kapan aku harus mengkonsumsi obat itu terus rasanya aku udah muak, obat, obat dan obat yang harus aku konsumsi! ucap Raka mulai marah
Sekarang ini Lea bisa apa ia juga tidak bisa memaksakan kehendak nya, namun apa lah daya Lea ia hanya bisa menuruti keinginan dari suaminya itu.
"pokoknya aku tidak mau minum obat lagi, singkirkan obat itu dari hadapan aku, bentuknya udah bikin muak apa lagi rasanya pahit tidak ada enak-enak nya! ucap Raka
"tapi kan mas, aah ya sudah lah mas aku bisa apa sedangkan kamu tidak mau minum obat! ucap Lea malas meladeni suaminya itu, kalau terus di ladeni ucapannya sampai tujuh hari tujuh malam tidak bakalan kelar-kelar
"sini in laptop kamu mas! minta Lea
__ADS_1
"untuk apa aku lagi kerjain file yang baru di kirim oleh Hexzel! ucap Raka
"udah biar aku yang lanjutin kamu harus banyak-banyak istirahat! ucap lea
Raka tersenyum ia langsung menyodorkan laptop yang semula ia pangku lalu memberikan ke lea, "istri pengertian! ucap Raka
"kamu masih tau kan gimana cara kerjanya? tanya Raka seolah-olah istrinya itu sudah lupa dengan pekerjaan kantoran
"masih lah Lea Michelle kamu raguin ya mana bisa! jawab Lea agak meninggi
"oke, buktikan! ucap Raka
Lea mengacungkan jempol nya, lalu tangan Lea mulai mengotak-atik keyboard laptop tersebut, Raka memperhatikan istrinya itu matanya hanya tertuju ke istrinya itu yang lagi fokus pada layar laptop.
Akhirnya Lea selesai juga mengerjakan file yang di kirim oleh Hexzel tadi, lalu Lea memperlihatkan hasil kerjanya ke suaminya itu
"gimana? masih meragukan aku lagi sayang? tanya lea sedikit menggoda suaminya itu
"perfect honey! ucap Raka
Lea tersenyum kepada suaminya itu
cup!
satu kecupan mendarat di pipi suaminya itu, " itu hadiah yang kamu minta tadi! ucap lea
"sekali lagi! minta raka
Lea tak segan-segan memberi satu kecupan untuk suami tercinta nya itu, malahan ia memberikan tiga kecupan sekaligus ke suaminya itu
cup!
"kurang baik apa lagi aku sama kamu mas! ucap lea
...
Hari-hari terus berlalu sekarang ini Lea sedang sibuk di kantor suaminya itu.
Ya selama Raka tidak kekantor Lea lah yang mengurus perkerjaan suaminya itu dan di bantu oleh Hexzel.
sedangkan papi Mahendra tidak lagi mengurus perusahaan putra sulung nya itu karena papi Mahendra juga mengurus bisnisnya di Jepang.
"gue senang bisa ketemu sama Lo lagi le! ucap Acha
"apa lagi gue cha, gue juga senang bisa ketemu sama Lo lagi! jawab Lea senang
"eh iya gue denger-denger suami Lo lumpuh? apa bener le? tanya Acha ke sahabat nya itu
Lea mengangguk-angguk, "gue udah berusaha mencari pengobatan alternatif untuk suami gue Cha, tapi dianya yang nggak mau, yaa gue harus gimana lagi cha! ucap Lea bersedih
"Lo yang sabar ya le, suatu saat pasti akan kembali normal lagi! ucap Acha menyemangati sahabat nya itu
"yaa udah Cha gue duluan ya! ucap Lea
"ini kan jam istirahat Lo nggak mau ke kantin bareng gue? tanya Acha
"gue harus balik ke rumah cha, suami sama anak gue pasti udah nungguin gue, Lo lupa kalau tiap jam istirahat pasti gue pulang? ucap lea
Acha memukul kecil jidatnya, "gue lupa le, hehe maklum lah kelamaan jomblo jadi sering lupa! ucap Acha.
"karena nggak di semangati ayang! ledek lea, makanya buruan nikah Cha! ucap lea
__ADS_1
berlalu pergi dari hadapan sahabat nya itu, ia takut kelamaan di tunggu oleh orang rumah
"sialan Lo le, bisanya Lo cuma ledek gue aja! gerutu Acha
Setelah menempuh perjalanan lebih kurang tiga puluh menit akhirnya Lea sampai juga di rumah nya.
"assalamualaikum mommy pulang! ucap lea
Kedua bocah kembar itu berlari menghampiri mommy nya yang baru pulang, sedangkan Raka duduk di kursi roda dan ikut juga menghampiri istrinya itu.
"wa'alaikumussalam...
"mommy ulangnya ama anget adek udah Ama ungguin mommy! ocehan Zia
"iya akak uga ungguin mommy! oceh Zio
"maaf ya mommy lama! ucap Lea mencium kedua anaknya itu
lalu Lea mencium punggung tangan suaminya itu, "mas sudah makan? tanya lea
"belum sayang, mas nungguin kamu pulang! ucap Raka
"sekarang kita makan yuk, pasti kalian udah pada lapar karena kelamaan nungguin mommy! ucap lea
mereka semua menuju meja makan, mereka makan siang sangat gembira, selesai makan Raka meminta kepada Lea untuk membawanya ke taman belakang.
mereka berdua sudah sampai di taman belakang, sedangkan anak-anaknya lagi bermain bersama bik iin
"ngapain kita kesini mas? tanya lea
"aku pengen belajar jalan lagi di sini! ucap Raka
"kamu bantuin aku ya! ucap Raka
Lea mengangguk, lalu Raka mulai berdiri Lea memegangi tangan suaminya itu, Raka perlahan-lahan mulai melangkahkan kakinya itu, Lea masih memegang tangan suaminya.
"ayo mas kamu pasti bisa! semangat lea
ia masih melangkah kan kakinya itu, terkadang ia meminta Lea untuk melepaskan tangannya, Lea melepaskan tangannya dari tangan suaminya itu.
sekarang Raka berdiri sendiri tanpa di pegang oleh lea, ia mulai melangkah kan kakinya satu persatu.
akhirnya Raka bisa berjalan kembali tanpa di bantu oleh istrinya, Lea yang melihat kalau suaminya itu bisa jalan seperti semula lagi jadi ikut bahagia sampai-sampai air matanya keluar saking bahagianya.
"sayang akhirnya aku bisa jalan lagi! teriak Raka ke istrinya itu
"iya mas aku senang lihat nya! ucap Lea memeluk suaminya itu
"makasih sayang kamu selalu menyemangati aku, akhirnya aku bisa jalan seperti biasa lagi! ucap Raka mencium istrinya itu.
Lea menganggukkan kepalanya
....
bersambung....
...----------------...
maaf ya baru bisa update sekarang, kemaren author ke rumah sakit jadinya author nggak sempat untuk update kemaren!!
semoga kalian suka sama cerita receh author
__ADS_1
terima kasih atas dukungan nya 🙏
salam semangat 💪