Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 84. (POV Raka) Mommy Yang Sangat Tega


__ADS_3

Lalu lea hendak pergi ke kamar nya, namun lea berhenti saat ia melihat putra dan putri nya yang sudah berdiri di dekat sana.


Mereka berdua sudah menangis berdiri di sana, lea langsung memeluk kedua anaknya itu.


"Daddy jahat, daddy jahat! ujar kedua nya


Raka tidak bisa berkata-kata lagi, ia hanya diam saat kedua anaknya itu menangis.


"Kita ke kamar ya! ajak lea, namun zio menghampiri daddy nya itu, ia memukul-mukul kaki daddy nya itu.


"Daddy jahat sama kita! tangis zio masih memukul-mukul raka


"Maafin daddy nak! ujar raka yang masih menangis, ia tidak kuasa menahan perih nya hati ini saat kedua anaknya membenci dirinya


"Mommy selama ini baik sama daddy, tapi daddy jahat sama mommy! tangis zio


"Zio sudahlah nak kita ke kamar yuk! ajak lea


Kini zio kembali ke tempat mommy nya itu, mereka bertiga masuk ke kamarnya, sementara raka masih bertekuk lutut sambil menangis.


"Mami, mereka membenci aku! ujar raka


Mami yulie juga ikut menangis melihat cucunya itu yang marahi zio.


"Papi tolong bujuk mereka! ujar raka


Papi mahendra hanya diam saja, "kak tolong bujuk mereka kak, aku mohon kak, aku tidak mau kehilangan mereka lagi! ujar raka meminta bantuan ke riki


"Kakak juga nggak bisa ka, sementara lea sendiri sudah menolaknya! ujar riki


Tangis raka semakin pecah, "aaahhh....kenapa kalian tidak mau membantu aku! ujar raka lalu ia berdiri, kini raka menyusul lea ke kamar nya.


"Zio, zia buka pintunya! ujar raka dari luar kamar.


"Tidak, daddy jahat, daddy telah menyakiti hati mommy! ujar zio


"Daddy kan sudah minta maaf sama mommy kamu, daddy juga menyesal telah menyakiti hati mommy kamu! ujar raka


Raka terus saja menggedor-gedor pintu kamar itu, lea yang di dalam sana jadi kesal dengan raka.


cklekk


Ternyata lea membuka pintu kamar itu, lea memangku tangannya ke dada sambil melihat raka yang mata nya sudah memerah efek dari menangis.


"Lea maafkan mas Lea! ujar raka, lea hanya menggelengkan kepalanya


"Aku sudah memaafkan kamu! ujar lea, raka sedikit tersenyum dengan ucapan lea itu.


"Tapi kesempatan ketiga itu tidak ada mas, kalau aku beri kamu kesempatan tapi aku tidak yakin dengan dengan janji-janji kamu itu!

__ADS_1


"Aku tidak butuh janji-janji palsu kamu itu mas, yang aku butuhkan sekarang ini adalah ketenangan, aku butuh ketenangan itu dalam diri aku! ujar lea


"Tolong lea beri aku kesempatan sekali lagi, aku akan menjaga kesempatan ini dengan sebaik mungkin! ujar raka


Lea masih tetap memegang pendirian nya itu, ia tetap menolak ajakan raka untuk kembali rujuk.


"Maaf sekali lagi mas! ujar lea hendak menutup pintu kamar itu, tapi di tahan oleh raka


"Aku tidak ingin anak-anak membenci aku Lea, kalau kamu membenci aku itu wajar saja, memang aku yang salah, tapi aku tidak bisa di benci oleh anak-anak aku sendiri! ujar raka


"Mau kamu apa mas? mereka juga wajar membenci kamu, karena kamu telah menyakiti aku! ujar lea


Raka menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya, "tolong bujuk mereka lea, supaya mereka tidak membenci aku! ujar raka


Lea menghembuskan nafas panjang, "sangat susah membujuk mereka! ujar lea


Kini raka nekat menerobos masuk ke dalam kamar itu, walaupun lea sudah melarang nya, raka hanya ingin melihat kedua anaknya itu.


"Ngapain daddy masuk? tanya zia


"Maafin daddy nak! ujar raka


Tapi kedua anaknya itu tidak menghiraukan ucapan dari daddy nya, mereka hanya cemberut saja.


"Daddy memang sangat jahat pada kalian semua, tapi daddy janji tidak akan menyakiti hati mommy kalian, maafin daddy ya! bujuk raka.


Tetap saja mereka berdua hanya diam saja, mata lea sudah berembun saat melihat mantan suami nya itu bertekuk lutut dihadapan kedua anaknya.


"Daddy tidak akan mengulangi perbuatan daddy lagi, daddy janji, tolong maafin daddy! bujuk raka, baru kini mereka mendekati raka dan memeluk raka.


"Hiks...hiks...hiks... daddy zio sayang daddy! tangis zio memeluk raka, zia juga menangis dan memeluk daddy nya itu


"Hiks..hiks...hiks...kita tidak akan berpisah lagi kan daddy? tanya zia


Raka menggeleng-gelengkan kepalanya, "tidak akan sayang, kita akan selalu bersama-sama! ujar raka


Air mata lea juga ikut menetes melihat anak-anak nya memeluk daddy nya dan sudah memaafkan nya!


...


Besok paginya lea dan kedua anaknya sudah mau berangkat ke bandara, tapi entah kenapa tiba-tiba zio merengek tidak ingin kembali ke Amerika.


"Hiks...hiks...zio tidak mau pergi ke situ lagi! tangis zio memeluk kaki raka.


"Adek juga! ujar zia juga berlari ke tempat raka, lea menghela nafas panjang.


"Tidak nak, kita harus kembali, karena bukan di sini tempat kita! ujar lea


"Apa maksud kamu ngomong seperti itu? ujar raka menghampiri lea.

__ADS_1


"Kenyataan di sini memang bukan tempat aku! ujar lea


"Kamu pikir aku ini siapa? aku ini daddy dari anak-anak kita! ujar raka


"Aku tau mas, tapi mereka harus pergi bersama aku! ujar lea bersih keras


Raka menggeleng-gelengkan kepalanya, "aku tidak mengerti dengan jalan pikiran kamu yang picik itu lea, kamu tega memisahkan aku dengan mereka, sementara mereka tidak mau ikut dengan kamu! ujar raka


"Zio, zia kemaren malam kalian sudah janji ikut dengan mommy! ujar lea


Tapi kedua anaknya itu tetap memeluk erat-erat kaki raka, "zio zia ayolah kita tidak banyak waktu lagi! ujar lea ke anak-anak nya itu


Mami yulie dan papi mahendra dari tadi hanya memperhatikan mereka.


"Kamu liat kan, bagaimana mereka tidak ingin berpisah dengan aku! ujar raka


"Diam kamu mas, aku lagi membujuk mereka, ini gara-gara kamu! ujar lea


Lea membantu melepaskan pelukan zio sama zia dari kaki raka, namun pegangan mereka sangat kuat.


"Zio zia ayolah nak, kita tidak banyak waktu, nanti kita ketinggalan pesawat! ujar lea membujuk mereka berdua, tapi mereka menggeleng-gelengkan kepalanya


memang di akui bahwa mereka tidak bisa dipisahkan, sementara lea sangat bersih keras dengan pendirian nya itu, lea tidak ingin hak asuh anaknya jatuh ke tangan raka.


"Sudahlah lea, kamu jangan memaksa mereka! ujar raka


"Tapi mereka anak-anak ku! ujar lea


"Kamu pikir aku ini tidak orang tua nya juga? ujar raka melepaskan tangan lea dari tangan anak-anak nya itu.


"Kamu mommy yang tega! ujar raka mengendong kedua anaknya itu ke dalam rumah, lea menghentakkan kaki nya karena kesal dengan raka.


"Terus buaya darat seperti kamu itu tidak tega apa? tanya lea melempari raka dengan batu, beruntung batu itu meleset tidak mengenai raka dan anak-anak nya.


...


bersambung...


...----------------...


by the way jangan lupa singgah juga ya di cerita baru author, yang berjudul "pulanglah Mas"


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2