Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 68. (POV Lea) Masih Tersimpan Rapi Rasa Cinta Ini


__ADS_3

"Mommy sebenarnya kangen sama daddy kalian! lirih lea dengan ekspresi wajah sedih, semenjak membaca kontak kerjasama dengan perusahaan mahendra company tadi, lea jadi teringat dengan raka lagi.


"Kenapa aku teringat lagi dengan kamu mas, sebenarnya ada apa dengan kamu? batin lea


Kedua bocah itu memperhatikan mommy nya, tidak terasa air mata lea mengalir dengan sendirinya.


Kedua bocah itu berdiri lalu mendekati mommy nya, mereka menghapus air mata mommy nya, lalu mereka memeluk mommy nya.


Lea membalas pelukan dari anak-anaknya itu, lea masih diam, ia menangis dalam pelukan anaknya itu.


"Maafin mommy nak, mommy telah memisahkan kalian dari daddy kalian! lirih lea, tapi mereka berdua tidak mendengar ucapan lea itu.


"Kalau mommy ada waktu luang kita akan balik ke Indonesia! ujar lea ke anak-anaknya itu


"Beneran mommy?, kita akan berjumpa daddy? tanya zio


"Ye..ye...ye...! teriak zia


Lea tersenyum melihat keceriaan dari anaknya itu, "sssttt, jangan teriak-teriak! ujar lea


"Kalian harus janji sama mommy! ujar lea


"Janji apa mommy? tanya zio


"Jangan kasih tau sama siapapun kalau kita akan bertemu daddy!


"Hanya kita bertiga yang tau, kalian harus janji ya, kalau kalian beritahu nenek ataupun kakek kita tidak jadi bertemu dengan daddy! ujar lea


"Siap kami janji mommy! ujar keduanya


Lea mengangguk kecil seraya tersenyum, "nanti mommy atur waktu nya, kapan kita akan bertemu dengan daddy! ujar lea


"Aku tidak harus egois biar bagaimanapun mas Raka merupakan ayah dari anak-anak ku! batin lea


...


Pagi harinya di kediaman rumah mahendra, semua orang di dalam rumah ini lagi merundingkan tentang lea.


Mereka berencana untuk mencari keberadaan lea dan anak-anak nya itu.


"Kita mulai dari mana dulu? tanya riki


"Coba kita cari lea ke kampung nya, siapa tau mereka ada di sana, yang mami tau waktu itu lea pergi dari rumah ia pergi ke kampung nya! ujar mami yulie


"Nanti aku coba suruh anak buah ku untuk cari ke sana mi! ujar riki


"Papi nggak yakin kalau lea di sana, mana mungkin mereka ke sana lagi, sedangkan kita sudah tau tempat itu! ujar papi mahendra


"Kita coba aja dulu pi, siapa tau lea di sana! ujar aura


"Yang di bilang aura benar pi! ujar riki


"Oh iya pi, besok aku akan ke Amerika untuk melakukan meeting dengan perusahaan yang berkerjasama dengan kita! ujar riki


Papi mahendra mengangguk, "andai saja raka masih sehat seperti dulu lagi, mungkin kalian berdua yang memimpin perusahaan papi itu! ujar papi mahendra bersedih.


"Emang apa kata dokter kemaren mi? tanya aura


"Dokter bilang raka harus di pertemukan dengan anak dan istri nya! ujar mami yulie

__ADS_1


Aura menganggukkan kepalanya, "inilah kenapa kita mencari lea dan anaknya! ujar mami yulie


"Misalkan kita sudah bertemu dengan lea, apa dia mau bertemu dengan raka mi? tanya aura


"Nah itu yang mami pikiran, apa lea mau menemui raka? ujar mami yulie


"Kita berdo'a saja mi supaya lea mau menemui raka! ujar papi mahendra


"Aamiin...! ujar mereka


...


Kini di rumah sakit jiwa, raka sedang menangis sendiri.


Sama seperti kemaren raka teriak-teriak memanggil anak dan istrinya itu.


"Aaakhh...leaaa...! teriak lea


"Kembalikan anak-anak ku! teriak raka


Dokter yang biasa menangani raka, langsung berlari ke tempat raka.


"Kenapa lagi?, apa anda memanggil mereka lagi? tanya dokter psikiater itu dengan lembut untuk menenangkan raka.


"Aku ingin anak aku kembali! ujar raka


"Kita pasti akan bertemu mereka! ujar dokter itu.


"Sekarang anda harus tenang! ujar dokter itu, lalu dokter itu menyuntik raka supaya raka bisa tenang.


"Kita pasti akan bertemu dengan mereka, jadi anda harus tenang dulu ya! ujar dokter itu, tidak lama dari itu obat yang di suntikan dokter tadi berkerja.


"Kasihan sekali pasien ini, semoga kalian cepat bertemu, saya juga tidak tega melihat pasien saya seperti ini! batin dokter itu.


...


Setelah menidurkan kedua anaknya kini lea masih duduk di samping anaknya itu, saat melihat wajah zio yang lagi tertidur lea jadi teringat dengan raka.


Wajah zio sama persis dengan wajah raka, zio juga memiliki lesung pipi sama seperti dadd-nya itu.


lea memegang dadanya ada desiran aneh menyelimuti hatinya itu.


"Kenapa aku selalu seperti ini? lirih lea, nafasnya sesak.


"Nafas aku terasa sesak sekali! lirih lea memegangi dadanya.


Lea menghembuskan nafas perlahan-lahan, sampai ia bisa bernafas normal lagi.


"Mas raka...! lirih lea, entah kenapa mulutnya itu manggil raka.


Lea menutup matanya, ia terbayang dengan wajah raka yang selalu tersenyum ke dia dulu.


"Mas raka, kenapa aku bisa melihat jelas wajahnya itu?, ada apa dengan dia? gumam lea


Lea mengambil hp nya dia menghubungi nomor acha.


Di Indonesia sekarang ini hari masih siang, sedangkan di Amerika hari sudah malam.


"Assalamualaikum cha!

__ADS_1


'wa'alaikumussalam lee! ujar acha di seberang sana


"Cha gue mau tanya sama lo! ujar lea suaranya seperti orang menangis


'lo nangis lee?, lo kenapa kok nangis?, kemaren-kemaren kita teleponan lo senang-senang saja!


"Gue nggak tau cha, gue tiba-tiba teringat sama mas raka! ujar lea bicara jujur ke acha


'Kok bisa?


"Nggak tau, tiba-tiba gue terbayang sama wajahnya, dari tadi siang gue teringat sama dia cha, apa dia baik-baik saja? tanya lea


'Lo gimana sih le, dia kan udah jadi mantan suami lo, seharusnya lo nggak usah ingat dia lagi, gue udah bilang berkali-kali sama lo, jangan ingat dia lagi, dia laki-laki yang nggak baik buat lo! ujar acha marah ke lea


"Gue nggak tau cha! ujar lea juga ikut marah


"Gue nggak tau, entah kenapa hati gue ini bergetar saat teringat dengan dia, sebenarnya gue ini juga tidak mau tau dengan dia lagi, gue kecewa sama diri gue sendiri cha! ujar lea


'lo harus melupakan dia Lee! ujar acha di seberang sana


"Gue sudah berusaha cha, ntah kenapa gue teringat sama dia lagi!


'Berarti lo belum move on sama dia, gue heran sama lo, sebenarnya hati lo itu terbuat dari apa sih?, kok bisa lo masih ada rasa sama laki-laki brengsek seperti dia itu?, ini sudah dua kali lho lo di sakiti!


"Gue nggak tau cha, udah berkali-kali gue bilang gue nggak tau! ujar lea


"Yang gue tanya sama lo sekarang, gimana keadaan mas raka, apa dia baik-baik saja? tanya lea


'Dia sekarang depresi dan di rawat di RSJ! ujar acha to the point


Lea langsung terdiam, dia menjatuhkan hpnya, air matanya menetes seketika.


'Hallo le, lo masih di situ kan?


'Le, hallo!


Panggilan telepon di putus oleh acha karena lea tidak menjawab acha tadi.


"Nggak, nggak mungkin mas raka depresi, nggak! lirih lea di sela-sela tangis nya.


Lea menghapus air matanya, lalu dia melihat kedua anaknya itu, "sekarang aku harus apa? lirih lea mengelus rambut zio.


"Kenapa aku bisa mengingat mas raka kembali, jelas-jelas dia sudah menyakiti perasaan aku, tapi entah kenapa cinta brengsek ini masih tersimpan rapi di hati aku, kenapa? lirih lea.


Cinta lea untuk raka masih tersimpan rapi di hatinya itu.


...


bersambung....


...----------------...


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2