
Hari ini hari dimana hari sidang perceraian antara Lea dengan Raka.
Kini Lea sudah berada di pengadilan agama itu, ia tinggal menunggu kedatangan Raka.
Setelah lama menunggu akhirnya Raka datang juga, dia mendekati Lea.
"Kamu tega dengan aku! ujar Raka
"Lebih tega lagi kamu! ujar Lea.
Kini mereka berdua masuk ke dalam ruangan khusus sidang, mereka menghadap yang mulia.
"Baik sidang akan kita mulai! ujar yang mulia
"Silahkan dari saudari Lea untuk bicara! ujar yang mulia.
"Baik, terima kasih yang mulia telah mengizinkan saya untuk bicara! ujar Lea
Lea mengucapkan semuanya yang terjadi ke yang mulia tersebut, yang mulia tersebut mengangguk-angguk mendengar kan semua penjelasan dari Lea.
"Saya tidak sanggup untuk hidup dengan dia lagi yang mulia! ujar Lea.
"Aku memang salah, tapi tolong maafin aku! ujar Raka.
"Saudara Raka mohon untuk diam dulu! tegur yang mulia
"Silahkan di lanjutkan saudari Lea! ujar yang mulia.
"Wanita mana yang mau di sakiti untuk yang kedua kalinya, saya juga punya perasaan, saya juga ingin bahagia!
"Tolong kabulkan permintaan saya yang mulia! ujar Lea
" Baik, dengan mendengar kan penjelasan dari saudari Lea kami akan mempertimbangkan nya! ujar yang mulia tersebut.
"Sekarang silahkan saudara Raka untuk memberikan penjelasan! ujar yang mulia menunjuk Raka.
"Baik, terima kasih sudah mengizinkan saya untuk bicara! ujar Raka.
Lalu Raka menceritakan semua nya ke yang mulia tersebut, Raka sangat menyesal telah menduakan istrinya itu.
"Saya sangat menyesal yang mulia, saya tidak mau berpisah dengan istri saya, saya masih mencintai istri saya, apa lagi kami sudah memiliki anak! ujar Raka
"Tapi saya tidak mau dengan anda! ujar Lea
"Saya terlanjur sakit hati dengan kelakuan anda! ujar Lea.
"Baik, kami akan mempertimbangkan nya! ujar yang mulia, lalu yang mulia tersebut berbisik dengan rekan di sebelah kanan dan kirinya.
"Dengan ini kami putuskan, saudara Raka putra mahendra gentala dengan saudari Lea Michelle!.
"Kabulkan lah yang mulia, saya tidak mau hidup menderita lagi! batin Lea
"Saya mohon yang mulia, jangan kabulkan permintaan Lea! batin Raka
"Kami nyatakan bahwa kalian sah bercerai!
"Tok
"Tok
"Tok
Yang mulia tersebut mengetuk palu sebanyak tiga kali, menandakan bahwa Lea dan Raka sudah sah bercerai.
Raka menggeleng-nggelengkan kepalanya tidak percaya bahwa hakim tersebut mengabulkan permintaan dari Lea.
"Kalian sudah resmi bercerai! ujar yang mulia
"Dengan ini sidang di tutup! ujar yang mulia mengetuk palu sebanyak tiga kali.
__ADS_1
"Bahagialah dengan selingkuhan kamu itu! ujar Lea tersenyum menang.
Lalu Lea memeluk mami yulie, mami yulie sangat sedih melihat perceraian anaknya ini.
"Maafin Lea mi, Lea memilih jalan ini karena Lea benar-benar tidak sanggup lagi! ujar Lea
"Jaga kesehatan mami, mungkin Lea tidak akan pernah bertemu dengan mami lagi! ujar Lea
"Mbak aura, jaga mami ya! ujar lea, tanpa banyak drama lagi Lea langsung bergegas pergi dari pengadilan agama itu, ia tidak ingin Raka mengejar-ngejar nya lagi.
"Aku bersumpah sampai kapanpun aku akan selalu mencintaimu! ujar Raka berteriak.
Lea hanya melirik sedikit, "itu bukan urusan saya lagi! ujar Lea.
"Kamu tega memisahkan aku dengan anak-anak aku! ujar Raka mencekal tangan Lea.
Lea menepis kasar tangan Raka, "kembalikan anak-anak ku! bentak Raka
"Mereka bukan anak kamu, mereka adalah anak-anak aku, aku yang yang mengandung nya, dan aku juga yang melahirkan nya! ujar Lea
"Tapi aku ayahnya! ujar Raka
"Kamu tidak pantas menjadi ayah untuk mereka! ujar Lea.
"Kamu jangan egois! ujar Raka
"Aku tidak egois, kamu yang egois! ujar Lea.
Lalu Lea dengan buru-buru masuk ke dalam mobil, sehingga Raka tidak bisa menahan nya
"Kamu tega sama aku Lea, kamu tega memisahkan aku dengan anak-anak ku lagi! tangis Raka sambil bertekuk lutut.
Mami Yulie melihat Raka yang lagi terpuruk itu jadi ikut sedih.
"Berdirilah! titah mami yulie, lalu Raka langsung memeluk maminya itu.
"Raka menyesal mi, Raka menyesal! ujar Raka
"Raka tidak sanggup hidup tanpa mereka mi, bantu Raka mi bantu Raka! ujar Raka menangis
"Maaf nak mami kali ini tidak bisa membantu kamu, ini pelajaran yang harus kamu ambil! ujar mami yulie
"Raka tidak mau kehilangan mereka mi, Raka sangat menyayangi mereka, mami! ujar Raka
"Aku bersumpah untuk tidak akan mencintai wanita lain selain kamu Lea, aku akan mengejar kamu sampai kamu bisa menjadi milik aku lagi! ujar Raka
...
Di dalam mobil taksi tersebut Lea menangis terisak-isak.
"Berakhir sudah cinta kita mas! batin Lea
"Pak antarkan saya ke danau yang berada di jalan xxxx! ujar Lea
Lalu si supir taksi mengangguk, sesampainya Lea di danau itu ia menangis sejadi-jadinya.
"Aaaa....!
"Ayah... Lea sudah bercerai dengan suami Lea yah...
"Hikss...hikss... keputusan Lea ini sudah benar kan ya? ujar Lea
"Aaaa.... hati aku sebenarnya sakit, sangat sakit, orang yang aku cintai dulu sudah sah tidak menjadi suamiku lagi!
"Aku masih mencintaimu mas, tapi aku harus mengambil keputusan ini karena aku tidak ingin hidup menderita lagi!
"Aku mengambil langkah ini karena aku ingin kamu berubah, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang pernah aku berikan dulu!
"Kamu perlu tau bahwa ada sedikit rasa cinta ini untukmu, walau kamu sudah sering menyakiti aku! ujar Lea.
__ADS_1
Sekali lagi Lea berteriak keras ke danau itu, ia ingin membuang rasa sakit hati ini.
"Aaakh.... aaaaaa..... aaaa....!
Sampai-sampai membuat suara Lea serek, karena terlalu banyak berteriak.
"Diam-diam aku masih menyimpan rasa untuk kamu mas! lirih Lea
...
Kini Lea sudah kembali ke rumah Acha, anak-anaknya sudah menunggu kedatangan mommy nya itu.
"Mommy! teriak mereka berdua
Lea tersenyum melihat anaknya itu, "tante Acha mana? tanya Lea
"Tante ca agi di kamal nya omy! ujar Zio
"Kalian di sini dulu ya, mommy mau bicara sama Tante Acha dulu! ujar Lea, anaknya mengangguk patuh.
"Cha gue masuk ya! ujar Lea dari luar kamar
"Ya Lee gue lagi bersih-bersih ni! teriak Acha
"Acha! ujar Lea
Lalu Acha melihat Lea yang sedang menangis, Acha membawa Lea duduk di ranjang nya, lalu Acha memeluk Lea.
"Sudah sah bercerai kan! ujar Acha mengusap-usap punggung lea untuk menenangkan Lea.
Lea mengangguk kecil, "gue sah jadi janda beranak dua Cha! ujar Lea
"Udah ya Lo jangan nangis lagi, seharusnya Lo bahagia karena Lo sudah terlepas dari pria brengsek itu! lirih Acha juga ikut menangis.
"Iya Cha, tapi kenapa gue masih belum terima! ujar Lea.
"Lo nggak terima apa lagi? tanya Acha
"Hiks....hiks....Lea tambah menangis.
"Gue masih ada rasa cinta untuk laki-laki brengsek itu! ujar Lea
"Gue tau kok, sangat sulit melupakan pria yang kita cintai itu, gue yakin Lo pasti bisa move on dari dia! ujar Acha
"Semoga aja Cha, gue juga nggak mau menyimpan rasa ini untuk dia! ujar Lea
"Janda cantik kayak Lo itu harus bahagia dengan cara Lo sendiri! semangat Acha
"Iya gue tau kalau gue itu janda, tapi Lo jangan memperjelas gitu juga! ujar Lea
"Iyaa, gue cuma bercanda aja! ujar Acha
"Dulu kita sah menjadi suami istri, sekarang kita sah bercerai mas! batin Lea.
...
bersambung...
...----------------...
kita percepatan saja proses perceraian antara Lea dengan Raka, author sebagai penulis juga capek liat kelakuan bejat Raka π€£π€£π€£
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
__ADS_1
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π