Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 53. Kenapa Lagi Istriku


__ADS_3

Deruan mobil terdengar dari luar, lalu Lea berlari membuka pintu utama itu, Lea melihat suaminya yang di papah oleh Hexzel.


Lea menutup mulutnya sambil menangis, lalu ia mendekat ke suaminya itu, ia mencium aroma minuman dari tubuh suaminya itu.


Kini Lea juga membantu memapah suaminya itu ke kamar.


"Nyonya saya pamit dulu! pamit Hexzel ke Lea


"Tunggu kak! ujar Lea


Lalu Lea turun ke bawah, ia ingin menanyakan suaminya itu ke Hexzel


"Kak apa yang terjadi?, kenapa mas Raka pulang nya mabuk gitu? tanya Lea


Hexzel tidak menjawabnya, ia takut berkata jujur, kalau Raka main api di belakang nya.


"Saya tidak tau pasti nyonya! ujar Hexzel


"Kak jawab jujur kak! ujar Lea ia sudah menangis.


"Maaf nyonya saya tidak tau, kenapa tuan bisa ke sana!, saya juga syok saat melihat tuan sudah tidak sadar lagi! ujar Hexzel


"Maafkan saya nyonya, saya tidak bisa memberi tahu ke nyonya kalau tuan selingkuh di belakang nyonya, saya takut nanti nyonya sedih lagi


"Saya kasihan dengan nyonya, biar tuan sendiri yang mengakui nya, saya takut untuk jujur! batin Hexzel


"Permisi nyonya saya balik dulu! ujar Hexzel


Ia takut kalau nyonya nya itu, bertanya-tanya banyak ke dia lagi.


Lea kembali balik ke kamar, ia kini membantu Raka untuk mengganti baju suaminya itu.


"Kenapa kamu seperti ini mas, biasanya kamu tidak pernah ke sana, tapi kenapa kamu pergi ketempat kotor itu! batin Lea


Air matanya mengalir begitu deras, Lea tidak bisa berpikir jernih lagi, hal-hal aneh sudah merasuk pikiran nya.


"Apa kamu selingkuh mas? batin Lea


Kini Lea membuka jas yang di pakai Raka, di jas itu ada noda lipstik dan aroma parfum wanita.


"Astagfirullah alhazim, apa-apa ini mas! ujar Lea menjatuhkan jas itu


Lea mundur beberapa langkah, hatinya sesak saat melihat noda lipstik dan aroma parfum wanita itu.


"Tega kamu mas! lirih Lea menitikkan air matanya, ia terisak kecil.


Raka masih belum sadar, dia meracau-racau tidak jelas, sambil tersenyum kecil.


"Kamu sungguh cantik sayang! racau Raka menarik Lea dalam pelukan nya.


"Hiks...hiks...hiks...lepas mas! ujar Lea memaksa melepaskan pelukan dari suaminya itu.


"Kamu tega sama aku! ujar Lea terisak-isak.


"Ayah, bunda....! batin Lea menangis memangil kedua orang tuanya


"Sayang kamu cantik sekali, aku makin cinta sama kamu! racau Raka lagi, tangannya mencari-cari entah apa yang ingin ia gapai, hampir saja ia mengapai lea, tapi Lea menghindar dari suaminya itu


"Hiks...hiks...kamu tega sama aku mas! tagis Lea.


...


Di pagi yang cerah ini seperti biasa Lea sudah menyiapkan sarapan, untuk kali ini Lea tidak menemui suaminya, ia tadi malam tidur bersama anak-anaknya.


Entah bagaimana kondisi Raka pagi ini lea tidak tau, ia dari tadi tidak mau masuk ke kamarnya.


Setelah apa yang dilihat Lea malam tadi.


Kini Raka baru bangun ia merasakan pusing di bagian kepalanya, Raka memegang kepalanya yang begitu berat.


"Aduh pusing banget kepala aku! lirih Raka memegang kepalanya.


Ia tidak ingat sama sekali apa yang ia lakukan.


"Aku dimana ini? gumam Raka melihat di sekeliling nya.

__ADS_1


"Ini kan kamar aku! gumam Raka ia masih memegang kepalanya.


Kini Raka menyenderkan kepalanya di kepala ranjang, ia mengingat-ingat apa yang terjadi semalam.


"S**l kenapa aku tidak ingat apa-apa! umpat Raka dalam hati.


Yang ia ingat hanya kebersamaan nya dengan Siska di sebuah cl*b malam.


"Kenapa aku tidak ingat apa-apa, yang aku ingat hanya kebersamaan ku dengan Siska tadi malam! lirih Raka


"Dan siapa juga yang membawa aku pulang?, s**l kenapa aku nggak ingat sama sekali! umpat Raka.


"Lea kemana lagi, dari tadi kenapa dia tidak kesini! lirih raka.


Sekarang ini Lea bersama anak-anaknya sedang sarapan, ia tidak mau membangun kan suaminya itu.


"Biarlah dia bangun sendiri! batin Lea


Lea hanya melamun sarapannya tidak ia makan, ia hanya mengaduk-aduk nasi yang ada di piringnya itu.


Kedua anaknya hanya memperhatikan mommy nya yang lagi melamun itu.


"Akak, omy kenapa? tanya Zia ke kakaknya.


"Akak uga nggak tau! ujar Zio


"Mommy! panggil Zio memegang tangan mommy nya, Lea langsung kaget dengan anaknya itu.


"Iya! ujar Lea menghapus air matanya


"Kalian sudah selesai? tanya Lea ke anak-anaknya itu.


Mereka berdua saling mengangguk.


"Kalian main aja ya, mommy mau beresin ini dulu! ujar Lea.


"Iya mommy! ujar mereka


Kini Lea sedang membersihkan meja makan itu, ia meletakkan piring kotor ke wastafel.


Lagi-lagi Lea menangis dalam diam, ia tidak ingin anaknya dengar kalau dia sedang menangis.


"Hikss...hikss...hikss...! Isak kecil Lea.


"Mas...apa yang kamu lakukan? lirih Lea


"Apa kecurigaan aku selama ini benar? batin Lea


"Kenapa kamu tega mas! Isak kecil Lea


Sementara di dalam kamar Raka masih menyenderkan kepalanya di kepala ranjang.


Ia masih merasakan pusing di kepala nya ini.


"Lea mana lagi? gumam Raka


Ia kini berjalan ke kamar mandi, lalu Raka mengguyur kepalanya dengan air, supaya kepalanya tidak berat lagi.


"Gara-gara kebanyakan minum jadinya kayak gini, kepala aku berat banget! batin Raka


Kini Lea sudah di dalam kamarnya, ia tidak melihat suaminya itu, tapi ia mendengar suara guyuran air dari kamar mandi.


"Ternyata dia lagi di kamar mandi! batin Lea


Lea ke kamar hanya mengambil hp sama tas selempang nya, hari ini dia mau mengajak kedua anaknya itu pergi jalan-jalan ke taman bermain.


Dia tidak memberi tahu suaminya itu kalau dia akan keluar rumah.


"Ayo kita jalan-jalan ke taman! ujar Lea mengandeng tangan anaknya itu.


"Hole...hole...pelgi jalan-jalan! teriak keduanya.


"Mommy, daddy tidak kita aja? tanya Zio


"Nggak usah, hari ini mommy pengen sama kalian aja!, lagi pula daddy kalian sibuk! ujar Lea

__ADS_1


"O! ujar mereka berdua


Selesai bersih-bersih Raka turun ke bawah untuk mencari istri dan anaknya, dari tadi ia memanggil-manggil istri dan anaknya itu, tapi tidak ada sahutan sama sekali.


"Sayang....! panggil raka, tapi ia tidak menemui istrinya itu.


"Zio, Zia kalian dimana! panggil Raka ke anak-anaknya, tapi tidak ada sahutan juga.


"Pada kemana mereka! lirih Raka, setelah lama mencari anak dan istrinya itu, tapi tidak di temukan nya.


Lalu Raka pergi ke meja makan, perutnya lapar karena ia belum sarapan.


Raka membuka tudung saji, tapi tidak ada makanan dan sekali.


"Malah perut lapar lagi, Lea sama anak-anak kemana lagi? ujar Raka


Lalu Raka memanggil bik iin, ia pengen di buatkan makanan oleh bik Iin.


"Bik Iin, bik! panggil Raka


Tapi sama juga bik iin tidak menyahut sama sekali.


"Pada kemana mereka! ujar Raka


"Masa pergi nggak buat sarapan sama sekali, terus aku makan apa? ujar Raka bingung, dengan terpaksa ia mengorder makanan di Gofood.


...


Pagi berlalu begitu cepat kini hari sudah siang, dan akhirnya Lea bersama anak-anaknya pulang ke rumah.


Sepulang dari taman bermain tadi, Lea singgah di supermarket untuk belanja bulanan.


Kebetulan juga bahan pokok di kulkas sudah habis, makanya Lea sekalian saja ke supermarket untuk belanja bulanan.


"Assalamualaikum...! ujar Lea dan di ikuti oleh anak-anak nya itu.


Raka yang lagi duduk di sofa sambil membaca koran langsung membuka pintu.


"Wa'alaikumussalam! ujar Raka


"Dari mana aja? tanya Raka


Lea tidak menjawab, malahan si kembar yang menjawab nya.


"Daddy nggak liat kita abis dali ana! celoteh Zio


Raka melihat istrinya itu lagi menenteng tas belanjaan dan masih banyak lagi yang ia tenteng.


"Ooh dari supermarket! ujar Raka


"Sini aku bantuin! ujar Raka mengambil tas belanjaan dari tangan Lea, sewaktu Raka mengambil tas belanjaan itu, Lea langsung menjatuhkan tas belanjaan itu.


"Ayo anak-anak kita masuk! ujar Lea ke anak-anak nya.


"Kenapa lagi ini istri aku! batin Raka.


...


bersambung....


...----------------...


Parah masa aku yang buat cerita, aku juga yang nangis, kan parah banget😪


garuk-garuk kepala aku jadinya, parah habis deh aku, cepek deh, besok-besok kalau aku buat cerita nggak akan kayak gini lagi deh, kayak kupas bawang aja pas aku buat alur cerita ini, mewek terusssss😭😪😁😅


nggak suka skip aja, jangan mematahkan semangat orang🤨🙄


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih ini🙏

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian 🙏


__ADS_2