
Siang harinya lea sangat kerepotan mengurus anak-anak nya itu, mereka berdua sangat nakal dan jahilnya ke mommy nya itu.
"Aduhhh...udah deh mommy nggak suka kalian kayak gini! ujar lea
Mereka berdua kini sedang melompat-lompat di atas kasur sambil tertawa.
"Ha-ha-ha mommy! oceh zio melempar mommy nya dengan bantal.
Zia juga ikut-ikutan melempar lea dengan bantal, "ha-ha-ha mommy, ha-ha-ha! tawa mereka berdua memenuhi ruangan itu.
"Jangan nakal gini dong, mommy sudah merapikan kamar ini tadi ya, jangan kalian berantakin lagi! ujar lea menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kamar yang semula rapi kini hancur berantakan.
"Zio zia kalian bobok aja ya, mommy capek ngurusin kalian, kalian bandel banget! ujar lea
"Nggak mommy! ujar zio
"Kita masih mau main mommy, ya kan kak! ujar zia
"Iyaa... mommy juga lompat-lompat juga kayak kita! ujar zio
Lea mulai jenuh dengan kenakalan anak-anak nya itu, kini lea merapikan bantal-bantal yang berserakan di lantai itu, karena ulah anaknya
"Nakal banget kalian! gumam lea
"Kalau ada daddy nya kalian nggak senakal ini, coba sama mommy kalian nakal banget, emang anak mas raka sekali kalian! umpat lea
"Udah di nasehatin sama daddy nya eh tau-tau nya anak-anak aku tambah nakal!
"Mas raka lama lagi pulang nya, aku kan nggak bisa mengurus mereka kalau nakal gini! ngedumel lea.
Setelah di rapiin oleh lea kembali, kedua anak-anak nya melempar kembali bantal yang sudah tersusun rapi itu.
"Mommy ayo kita main! ajak zia masih melompat-lompat di atas kasur itu, bersama zio juga.
"Ya ampun....kalian bikin mommy kesal saja! ujar lea sudah angkat tangan tidak bisa mengurus anak-anak nya yang jahilnya minta ampun itu.
"Kenapa sama daddy kalian nggak jahil gini? dan kenapa sama mommy kalian pada jahil? tanya lea berkacak pinggang
"Kak jawab! ujar zia ke kakaknya itu
"Karena daddy sering beliin kita mainan! ujar zio
"Iya, mommy jarang beliin kita mainan! timpal zia
Lea menghela nafas panjang sambil tersenyum mendengar alasan anak-anak nya itu yang tidak masuk akal bagi lea
"Alasan kalian bikin mommy nggak habis pikir, masa soal mainan aja kalian malah berpihak ke daddy, mommy juga sering beliin kalian mainan! ujar lea
"Itu dulu mommy! ujar zio
__ADS_1
Lea sangat jengkel dengan jawaban anak-anak nya itu, "mommy ngambek sama kalian! ujar lea memutar tubuhnya membelakangi anak-anak nya itu
Ternyata raka dari tadi mengintip mereka bertiga dari tadi, lea yang menyadari ada raka jadi sedikit malu, tapi ia bisa menetralkan rasa malunya itu di depan raka.
Lalu raka membuka pintu itu, ia tersenyum ke lea, namun lea hanya ngambek saja.
Kini raka berdiri di hadapan lea, lalu raka menyodorkan tangannya ke lea, lea menyalami punggung tangan suaminya itu.
"Apa aku bilang tadi nggak salah kan, anak-anak bikin repot kamu saja, maka nya kalau suami ngomong di dengerin, jangan di bantah! ujar raka
Lea berpura-pura tidak mendengarkan ucapan dari suaminya itu, "kalau aku ngomong di dengerin! ujar raka memegang dagu lea, otomatis lea menatap langsung mata raka.
"Apaan sih! ujar lea menepis tangan raka
"Tukan kamu itu keras kepala banget sama aku! ujar raka
"Suka-suka aku lah! ujar lea melipat kedua tangannya ke dada.
Raka menggeleng-gelengkan kepalanya sambil menghela nafas panjang, "susah banget hati kamu itu untuk luluh! ujar raka lalu mendekati anak-anak nya itu.
"Emang kamu pikir hati aku masih utuh sama ulah kamu dulu? enggak mas, susah untuk aku melupakan kesalahan kamu itu! lirih lea
"Mommy keluar dulu, kan daddy sudah ada, kalian nggak butuh mommy lagi kan! ujar lea lalu ia pergi dari sana.
Raka menggeleng-nggelengkan kepalanya, ia tidak tau harus berbuat apa lagi.
...
Lalu raka juga baru datang ke dapur, lea melihat raka yang sedang membuka kulkas, lalu raka menutup kulkas itu lagi, lea masih memperhatikan raka.
"Kalau nggak ketemu apa yang di cari, ngomong ke aku kek, biar aku bantu cariin nya! batin lea
Lalu raka pergi dari dapur, kini lea membuka kulkas yang di buka raka tadi, "apa yang dia cari? gumam lea
"Udah lah nggak penting bagi aku! ujar lea, lalu lea kembali mencuci piring.
Tidak lama raka kembali lagi, raka membuka kulkas kembali, lea mengerutkan keningnya sambil melihat raka lagi, "apa sih yang dia cari? buka tutup kulkas mulu! gumam lea
"Mana sih! ujar raka megkode lea, namun lea tetap mencuci piring
Selesai lea mencuci piring lalu ia mendekati raka, "cari apa? tanya lea
"Buah jeruk aku tadi mana? tanya raka
Lea melihat raka sambil menahan senyum
"Mampus aku, baru saja aku makan jeruk tadi! batin lea
"Ng--nggak tau! ujar lea gugup, lalu raka menyipitkan matanya melihat lea.
__ADS_1
"Kamu makan ya? tanya raka
"Nggak! ujar lea lalu lea buru-buru pergi dari dapur, raka melihat kepergian lea sambil tersenyum.
"Malah nggak ngaku! ujar raka
Lalu raka pergi ke kamarnya, sampai di kamar raka termenung, "nggak enak tidur sendiri, padahal istri ada! ujar raka
Sementara lea mulai mengantuk, lalu ia membaringkan tubuhnya di atas kasur, tidak lama lea tertidur.
Raka masih mondar-mandir di dalam kamar nya, "kalau aku ke kamar lea, apa dia nggak marah? gumam raka.
Dengan hati besar dan tekat yang kuat raka melangkahkan kakinya ke kamar lea, raka membuka pintu kamar lea pelan-pelan.
Setelah pintu terbuka raka mengendap-endap masuk ke kamar lea, raka tersenyum saat melihat lea sudah tidur.
"Aman! gumam raka naik ke atas kasur pelan-pelan, lalu lea bergerak sedikit, raka menahan nafasnya saat lea bergerak.
"Huff...cuma gerak sedikit untung nggak bangun! gumam raka
Lalu raka tidur di samping lea, setelah itu ia masuk ke selimut yang sama di gunakan oleh lea, tangan kekar nya mulai melingkar di pinggang lea secara perlahan-lahan.
Raka tersenyum saat ia berhasil memeluk lea, "selamat tidur sayang! lirih raka mencium pipi lea, lalu raka membenamkan kepalanya di punggung lea.
...
Lea tersentak pada jam dua belas malam, ia meraba-raba tangan yang sedang memeluknya itu, lea memutar tubuhnya melihat siapa yang memeluknya.
"Makhluk bumi yang satu ini pandai sekali mengambil kesempatan! gumam lea
Tanpa ia sadari lea menatap lama-lama wajah damai suaminya itu saat sedang tidur, lalu tangan nya mengelus wajah raka.
"Maaf mas aku belum bisa membuka hati aku untuk kamu lagi, tapi aku sangat menghargai perjuangan kamu selama ini! gumam lea
...
bersambung...
...----------------...
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π
__ADS_1