Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 42. Faktor U


__ADS_3

Kini mereka sudah sampai di rumah, "kakak adek duluan masuk ya! titah lea


"oke mommy! mereka berdua berlari memasuki rumah


"oya mas, besok kamu harus tanda tangan kerjasama sama perusahaan dari Jepang itu ya! ucap lea


"Secepat itu? tanya Raka kaget


"biasanya kita harus menunggu satu hingga dua bulan loh? tanya Raka


Lea tersenyum, "Hmm...aku kan pintar! ucap lea membanggakan dirinya


Raka menggeleng-gelengkan kepalanya, "iya kamu hebat sekaligus pintar bikin aku tambah sayang sama kamu! ucap Raka


Mereka berdua saling pandang-pandangan, selesai makan malam Raka sibuk di ruang kerjanya, sedangkan Lea berserta dengan anak-anaknya sedang bermain.


"akak ini unya adek! ucap Zia menarik-narik bonekanya yang di ambil Zio


"ini unya akak! menarik-narik boneka itu


Alhasil mereka berdua saling merebutkan boneka itu, Lea jadi pusing melihat anaknya yang saling berebutan boneka itu.


"Hey kalian berdua dari tadi mommy liatin berantem mulu! ucap Lea


"hiks...hiks...hiks...akak mom ia ambil oneka adek! Zia mengadu ke mommy nya sambil menangis


"ini unya akak ukan unya adek! ucap Zio menyembunyikan boneka itu di belakang nya


"kak itu punya adek! kakak nggak kasihan sama adeknya, lagian akak kan udah ada mobil-mobilan? ucap lea


Zio menggeleng-gelengkan kepalanya, "unya akak! ucap Zio tambah menyembunyikan boneka nya


"hiks...unya adek ukan unya akak! ucap Zia menangis memeluk mommy nya mengadukan kakaknya ke mommy nya


"Hua...Hua...Hua... ini unya akak mommy! ucap Zio juga ikut menangis


Kini ruangan keluarga itu jadi berisik karena bocah kembar itu menangis.


Tagisan mereka berdua sampai kedengaran ke ruang kerja Raka.


"Hua..Hua...Hua... daddy! Isak Zio memangil daddy nya


"Hua...Hua...Hua...mommy akak hat! Isak Zia tak kalah kencang nya dari kakaknya


Yang satu mengadu ke mommy nya dan yang satu lagi mengadu ke daddy nya, sekarang ini Lea lagi kesulitan menenangkan anaknya.


"ssttt... ssttt...udah ya jangan nangis lagi! ucap Lea mulai lelah menenangkan anaknya


"kenapa mom? nangisnya sampai kedengaran loh ke ruang kerja daddy! tanya Raka yang baru turun dari tangga


"ha? ini dad anak-anak pada rebutan boneka beruang ini! ucap lea


Anak-anaknya masih bertengkar, Zia mendorong kakaknya sampai-sampai Zio terjatuh.


"hiks...hiks...hiks... daddy adek hat ama akak! tangis Zio


Raka menggendong Zio membawa duduk di sofa.


"hiks...hiks...hiks... mommy akak hat! Isak zia tak mau kalah, ia merentangkan tangannya pengen di gendong oleh mommy nya


Lea menggendong anaknya dan ia juga ikut duduk di sofa, ia duduk di samping suaminya itu.


"akak hat dad! adu zia ke daddy nya

__ADS_1


"amu hat ama ku! marah Zio ia dipangku oleh daddy nya


"hiks...hiks....hiks...tangis Zia


"adek hat...teriak zio


Kedua orangtuanya masih mendengarkan ocehan kedua anaknya yang tak selesai-selesai yang satu ngajak ribut yang satunya lagi malah nangis.


"UDAH! bentak daddy-nya


keduanya langsung terdiam dan saling menunduk ketakutan, Lea mengusap-usap lengan suaminya, "mas jangan di bentak! mengingat kan suaminya itu


"kalau nggak di marahin mereka nggak bakalan ngerti-ngerti sayang! ucap Raka


"mas mereka masih kecil, nggak seharusnya kita marahi mereka! ucap Lea lembut


"hmm...! jawab Raka singkat


"sekarang kalian saling maafan! ucap Raka suaranya masih meninggi


Mereka berdua saling berjabatan tangan, mereka masih menundukkan kepalanya karena mereka takut dimarahi oleh daddy nya lagi.


Raka memperhatikan anak kembarnya itu yang sudah pucat ketakutan.


Melihat ekspresi wajah anaknya itu Raka jadi pengen ketawa tapi tawanya di tahan.


"bilang apa? tanya Raka masih meninggi kan suaranya beberapa oktaf


"akak inta maaf dek! ucap Zio pelan


"adek uga kak! ucap zia


"nah itu baru anak daddy, nggak ada istilah di kamus daddy kalau anak kembar itu bertengkar apa lagi saling musuhan! ucap Raka


"iya daddy, ita inta maaf! ucap bocah kembar itu


"mom adek inta maaf! ucap Zia


"iya udah mommy maafin, tapi kalian janji nggak bakalan ngulangi lagi! ucap lea


"iya mommy ita janji!


...


Hari sudah pagi lagi hari ini Raka sudah mulai masuk kantor lagi sekian lama ia libur karena ia sakit.


Sebelum ia kekantor yang paling Lea benci yaitu suaminya selalu berteriak-teriak memanggil nya untuk mencarikan keberadaan kaus kakinya.


"sayang...kaus kaki aku dimana? teriak Raka dari dalam kamarnya


Istrinya yang lagi kerepotan di dapur hanya bisa menggeleng-nggelengkan kepalanya


"bik tolong lanjutin! ucap lea


bik iin langsung melanjutkan masakan yang di buat Lea tadi


Ia melangkah kan kakinya ke kamar sambil menghentak-hentakkan kakinya


"sayang dasi aku mana? teriak Raka lagi


Betapa kesalnya Lea sama suaminya itu dia yang ke kantor orang lain yang harus kerepotan.


"di hati mu! jawab Lea asal

__ADS_1


"Di mana lagi kalau nggak di dalam lemari mas, kaus kaki kamu biasanya letaknya dimana? kalau nggak di dalam lemari juga! jangan biasakan hidup kamu itu nyusahin aku pagi-pagi gini! ucap Lea jengkel panjang kali lebar


"ya kan kamu bilang sendiri waktu itu, kalau aku nggak ngerepotin kamu sama sekali! ucap Raka santai


Deg


Senjata makan tuan apa yang di ucapkan Lea waktu itu memang di terapkan oleh seorang Raka.


"udah lupa aja? makanya aku ingatkan kamu lagi! ejek raka


"ya ng--nggak gitu juga kali mas! bantah lea


"nggak usah ngebantah ucapan suami, nggak baik dosa! ucap Raka


Kalau udah ngomong tentang dosa Lea bisa apa ia segera mempersiapkan kebutuhan suaminya itu, takut nya malaikat akan mencatat dosa-dosa itu


"kalau ngomong tentang dosa aku nggak bisa ngebantah lagi mas! ucap Lea lemah gemulai supaya suaminya itu tidak mengutuk nya jadi istri durhaka


Raka tersenyum, "bagus! ucap Raka


setelah semuanya selesai Lea kembali lagi ke dapur sekarang anak-anaknya sudah ada di meja makan. Setelah selesai sarapan Raka pamit pergi ke kantor.


"mas aku lupa kasih tau kamu! ucap lea


"kalau hari ini kamu ada meeting penting dari klien yang dari-- dari mana ya mas? tanya Lea mengetuk-ngetuk jidatnya karena lupa


"Dari mana aja boleh? Raka mempermainkan istri nya


"iih bukanya bantu ingetin malah mempermainkan aku! ucap Lea memukul lengan suaminya


"hmm...dari...dari...dari...! ia mengingat-ingat kembali


"buruan sayang aku udah telat nih! ucap Raka melihat jam di pergelangan tangan nya


"lupa mas! rengek lea


"Faktor U tuh! ledek raka


"nah iya baru inget dari Singapura mas! ucap lea sudah ingat


"ooh kalau itu sih aku sudah tau! ucap Raka santai


"wahh ngajak berantem cerita nya nih, aku udah susah-susah mengingat eh malah udah tau! ucap Lea bersiap-siap ingin memukul suaminya itu


"aku mana tau! aku pikir dari klien lain! ucap Raka polos


Ia tak melihat istrinya yang lagi mengeluarkan seluruh tenaganya ingin menendang suaminya itu.


Sebelum ia menendang suaminya itu Raka lebih gesit mencium pipi istrinya itu


cup!


alhasil tenaga yang di kumpulnya tadi hilang begitu saja.


"udah nggak usah keluarin seluruh tenaga kamu sayang, simpan aja untuk besok paginya lagi! pesan raka tertawa


Berarti besok paginya Lea harus menyiapkan kesabaran yang sangat-sangat ekstra untuk melawan tingkah aneh dari suaminya itu.


...


bersambung...


...----------------...

__ADS_1


oi sanak like lah carito author ko ha! Ndak ibo kalian Jo author yang ancak cetar membahana ko ha!🤣😅 (bahasa Minang) yang tau bahasa Minang pasti tau artinya


Sekian terimakasih 🙏🙏


__ADS_2