Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 45. Berbohong


__ADS_3

Sesampai di kantor Raka langsung menuju ruangan nya, dia berangkat ke kantor hanya sendiri.


Sedangkan Siska pergi ke kantor menggunakan taksi, mereka tidak ingin ada orang yang curiga sama hubungan gelap nya.


Jadinya mereka pergi ke kantor sendiri-sendiri.


Sampai di ruangan Raka kaget karena Hexzel sudah duduk di sofa dalam ruangan nya.


"Hexzel! ujar Raka


"Tuan! ujar Hexzel


"Tumben kamu sudah di ruangan saya? tanya Raka


"Maaf tuan saya ke sini mau bertemu dengan tuan! ujar Hexzel


"Oh ya kamu mau apa?


"Apa ada hal yang penting? tanya Raka


"Nyonya Lea tadi menelepon saya katanya tuan muda tidak mengangkat telepon dari nya! ujar Hexzel


"Tadi saya ada meeting di luar kantor! ujar Raka berbohong


"Kenapa saya tidak di ajak tuan? tanya Hexzel


Raka tidak menjawab pertanyaan dari Hexzel,


"Istri saya bilang apa ke kamu? tanya raka


"Nyonya cuma tanya keberadaan tuan saja! ujar Hexzel


Lalu Raka memeriksa hp miliknya ada 15x panggilan tak terjawab dari Lea.


"kenapa Lea menelepon aku sebanyak ini?


ada apa dengan Lea?


"Kamu keluar dulu zel! titah Raka


Hexzel mengangguk lalu ia pergi dari ruangan Raka


Kali ini Raka yang menghubungi nomor istrinya, tidak sampai beberapa detik Lea mengangkat panggilan telepon dari Raka


'Kamu kemana aja mas?


"Maaf sayang aku tadi lagi meeting! ujar Raka berbohong lagi


'kamu lebih mementingkan pekerjaan kamu ketimbang anak kamu sendiri! ucap Lea lalu mematikan panggilan telepon dari Raka


"Kenapa Lea berbicara gitu? ada apa dengan anak-anak sebenarnya? gumam Raka


Rasa tidak enak pada hatinya Raka memutuskan pulang untuk mengecek keadaan anak dan istrinya.


"Kamu mau kemana honey? tanya Siska yang sudah masuk ke dalam ruangan Raka


"Perasaan aku tidak enak! ujar Raka


"Aku harus pulang dulu! ujar Raka hendak ke luar tapi di tahan oleh Siska


"Terus kamu tinggali aku sendiri? padahal aku mau makan siang bareng loh sama kamu! ujar Siska


"Maaf ya untuk kali ini aku tidak bisa! ucap Raka lalu berlari ke luar.


"Iiiih selalu aku nomor dua! jadi kapan aku nomor satu di hati kamu? ujar Siska melempar bolpoin yang ada di atas meja Raka.


Sekarang Lea lagi menyuapi Zio bubur, "Omy dah! ucap Zio lemas


"Tapi baru dua sendok loh! ujar Lea


"Omy akak akit ya? tanya Zia


"Iya sayang kakak kamu lagi sakit! ujar Lea


"Akak akan ubul bial epat embuh! ocah Zia


Zio menggeleng-gelengkan kepalanya sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan kecil nya itu.


"Ya udah nggak papa, tapi Zio harus minum obat ya! ujar Lea


Zio menggeleng lagi, "obat ait omy! ujar Zio

__ADS_1


"Tapi kamu harus minum obat sayang!


"Kalau Zio tidak mau berarti Zio nggak pengen sembuh? ujar Lea


"Akak engen embuh omy! ujar Zio


"Kalau pengen sembuh Zio harus minum obat dulu! ujar Lea


Setelah banyak kali bujukan akhirnya Zio mau meminum obat nya.


"Gimana pahit? tanya Lea tersenyum


"iya ait! ujar Zio mengeluarkan lidahnya


Lea tertawa kecil dengan tingkat anaknya itu, "Sekarang Zio istirahat ya! ucap Lea


"Adek obok uga! oceh Zia


"Adek pengen bobok juga? sini dekat mommy! ujar lea


Sekarang Lea lagi menidurkan kedua anaknya itu, dari tadi Lea kewalahan karena Zio rewel terus.


Tapi sekarang Zio tidak rewel lagi karena badan nya sudah merasa enakan.


Kedua anaknya sudah tidur akhirnya Lea bisa juga membantu bik iin di dapur.


"Tuan muda udah tidur ya nya? tanya bik iin


"Sudah bik! ujar lea


Lea hendak mencuci piring kotor yang berada di wastafel tapi bik iin melarang Lea untuk melakukan nya.


"Eh nyonya jangan biar bibik aja! ujar bik iin mengambil spon yang di pegang oleh lea


"Udah nggak papa bik! ujar lea


"Bibik aja nya, nyonya istirahat saja, nyonya pasti capek kan? ujar bik iin


"Ya udah deh bik! ujar lea pergi ke ruang tv


"huff.. akhirnya aku bisa nyantai juga! ujar Lea merenggang otot-otot nya.


"Sayang anak-anak kenapa? tanya Raka sedikit berlari ke arah Lea


"Zio sakit mas! ujar lea


"Sakit bagaimana? tanya Raka


"Tadi Zio baik-baik saja? tanya Raka lagi


"Tadi pagi mas, waktu kamu berangkat ke kantor tadi Zio udah sakit juga, tapi tadi pagi tidak terlalu parah! ujar Lea


"Terus jam sembilan tadi Zio sempat kejang-kejang! ujar Lea


"Kejang? tanya Raka syok


"Zio udah di bawa ke rumah sakit kan? tanya Raka lagi


"Udah mas! makanya aku telepon kamu tadi berkali-kali tapi kamu nggak angkat telepon dari aku! ujar Lea


"Sekarang Zio nya mana? tanya Raka


"Ada di kamar lagi tidur sama Zia juga! ujar Lea


Raka pergi melihat anaknya, lalu duduk di sisi ranjang, "Maafin daddy ya! ucap Raka menatap anaknya dengan tatapan iba.


"Anak sama istri ku membutuhkan aku tapi aku malah enak-enak an berdua sama wanita lain!


"Keluar dulu yuk mas! biarkan mereka istirahat dulu! ujar Lea


Kini mereka sedang duduk di sofa ruang keluarga, Lea menatap suaminya dengan tatapan sulit diartikan.


"hehem...


Deheman Lea membuat Raka menoleh ke arah nya, sedangkan Raka sedang chatting an dengan Siska.


"Dari tadi aku telepon kamu kok nggak di angkat? Lea mulai mempertanyakan kepada Raka


"Aku ada meeting! ujar Raka masih membalas pesan dari Siska


"Oh! ujar Lea singkat

__ADS_1


Merasa tidak di hargai oleh suaminya Lea lebih memilih pergi ke kamar nya.


"Kenapa akhir-akhir ini mas Raka terlihat berubah?


...


Malam pun tiba Lea lagi menenangkan Zio yang rewel lagi.


"Hiks...hiks...omy! Isak Zio


"iya sayang mommy di sini nak! ujar Lea mengendong Zio


"Sini sama daddy! ujar Raka mengambil alih Zio dari gendongan lea


Lea menghela nafas panjang karena dari tadi dia sendiri yang menenangkan Zio, sedang kan Raka ia baru datang ke kamar zio, dengan alasan ia ada kerjaan di ruang kerjaannya.


"Kamu kalau capek istirahat aja dulu! ujar Raka ke istrinya


"Tapi Zio gimana? tanya Lea tidak tega juga meninggalkan Zio yang masih rewel


"Mas kan ada! ujar Raka


Lea mengangguk patuh, jam telah menunjukkan pukul sepuluh malam akhirnya Zio bisa tidur dengan nyenyak juga.


Raka balik ke kamarnya tapi ia hendak tidur hp nya berbunyi.


"Siska!


Raka pergi ke luar balkon baru ia mengangkat panggilan telepon dari Siska


'honey lama banget sih angkat telepon dari aku! ujar Siska manja di seberang sana


"Maaf ya sayang aku baru bisa angkat dari tadi Zio rewel terus! ujar Raka


'kamu selalu banyak alasan saja!


"Iya maafin aku ya, besok aku janji aku akan banyak waktu untuk kamu! ujar Raka


'Aaa beneran honey? teriak manja Siska


"Iya, tunggu saja besok! ujar Raka


Lea tersentak dari tidurnya dia bangun tapi tak mendapati suaminya ada di samping nya


"Mas Raka kemana? gumam Lea mengucek-ngucek mata nya sambil melihat jam di dinding kamar.


"Jam 11 malam! gumam Lea


Tapi Lea mendengar sayup-sayup suara orang yang lagi bicara di balkon kamar nya.


Lea beranjak dari tempat tidur nya lalu ia menuju balkon ia pengen tau siapa yang malam-malam gini yang menelepon suaminya.


"Mas! panggil Lea


Raka dengan kaget langsung memutuskan panggilan telepon itu.


"K--kamu belum tidur? tanya Raka gugup


"Aku kebangun sayang! ujar Lea memeluk suaminya itu


"Sekarang kita tidur ya! ajak Raka


Lea menggeleng-gelengkan kepalanya, "tadi itu siapa yang menelepon kamu? tanya lea


"ha? i-itu klien! jawab Raka gugup


"Aku kira siapa? ujar Lea


"Yuk mas kita tidur! ujar Lea


Raka menghela nafas panjang untung saja istrinya percaya-percaya saja.


....


bersambung...


...----------------...


Cerita ini hanya khayalan semata author saja, jadi kalau cerita nya tidak bagus author mohon maaf, karena author masih pemula, author harus banyak-banyak lagi belajar nya, supaya cerita author bisa berkembang kayak cerita-cerita author yang berbakat lain nya!


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2