
Lea masih cemberut sama raka, ia masih membenarkan dasi raka itu, selesai itu lea kembali menutup mulutnya lagi.
"Huek..huek...
Lea muntah di hadapan raka, alhasil baju raka terkena muntahan istrinya itu.
"Maaf nggak sengaja! ujar lea berlari ke kamar mandi.
Lea membersihkan mulutnya mengunakan air, raka pergi ke kamar mandi dengan cemberut.
"Mommy, baju aku kena muntah kamu! ujar raka
Lea nyengir kuda, "ganti aja mas, biar aku ambilkan gantinya! ujar lea
Kini lea menyiapkan baju ganti untuk raka, sementara di dalam kamar mandi raka ngedumel sendirian.
"Malah kena muntahan lea lagi, aku paling jijik sama muntah ini! oceh raka
Ia membuka bajunya, raka juga ikut mual saat bau muntah itu menusuk Indra penciuman nya.
"Huek...huek..huek...!
"Aah...edan banget bikin aku mual! umpat raka
Kini raka keluar dari kamar mandi bertelanjang dada, baju dalam nya juga terkena muntahan lea, hanya celana nya saja yang tidak terkena muntahan.
"Besok-besok kalau mual langsung ke kamar mandi aja sayang! ujar raka cemberut
Lea menaikan sebelah alisnya, "mana aku tau, mual itu aja datangnya secara tiba-tiba aja! ujar lea
"Kalau nggak mau aku mual, ngapain kamu hamil-in aku! ujar lea memasang kancing baju raka
Raka kehabisan kata-kata oleh lea, ia gregetan melihat lea sekarang ini.
"Nanti kita ke dokter minta obat anti mual! ujar raka
Lea manggut-manggut saja, kini raka mau ke bawah untuk sarapan, tapi ia di tahan oleh lea.
Pasalnya lea juga pengen ikut dengan raka ke kantor.
"Aku ikut! ujar lea
"Jangan kamu di rumah aja, jaga kesehatan sama calon anak kita! ujar raka
"Nggak mau, aku ikut ke kantor! ujar nya
Lea tetap saja ngeyel untuk pergi bersama raka, sementara raka tidak mau lea kecapekan, raka sudah melarang lea tapi lea sendiri yang keras kepala ingin ikut ke kantor.
"Mami udah tau kalau kamu hamil? tanya raka
Lea menggeleng-nggelengkan kepalanya, "hanya kamu yang tau! ujar lea
Kini mereka sudah berkumpul di meja makan, kedua bocah kembar itu lagi menyantap roti yang di buatkan oleh mommy nya.
Lea menutup hidungnya saat ia mencium bau aroma makanan yang ada di meja makan itu, raka mengetahui nya.
"Buruan ke wastafel sayang, nanti kamu muntah di sini lagi! ujar raka membisikkan ke telinga lea
Lea mengangguk ia buru-buru pergi dari sana, lea berlari menuju wastafel.
"Lea kenapa ka? tanya mami yulie
Raka tersenyum ke semua orang yang ada di sana, "kamu kesambet apa pagi gini? tanya riki
__ADS_1
"Iya kak raka senyum-senyum nggak jelas! ujar humaira
"Mami papi semuanya ada kabar baik nan menggemparkan! ujar raka
"Palingan kabar biasa saja! ujar papi mahendra
"Lea hamil mi pi! ujar raka
Semua orang berhenti menyantap sarapan nya, kedua anak-anak nya juga ikut berhenti makan.
"Kamu serius? tanya papi mahendra
"Nggak bercanda kan kak? ujar humaira
"Nggak usah bercanda bro! ujar riki
"Alhamdulillah mami ikut senang! ujar mami yulie.
Semua orang yang ada di sana jadi gempar dan bertanya-tanya, sementara bocah kembar itu hanya melongo saja mendengarkan ucapan dari mereka-mereka.
"Mommy kenapa daddy? tanya zia
"Mommy baik-baik saja kan daddy? tanya zio
Raka mengelus rambut kedua anaknya itu, "mommy baik-baik saja, tapi kalian akan jadi kakak! ujar raka
"Jadi kakak? terus adek juga jadi kakak? daddy? tanya zia
Raka mengangguk seraya tersenyum, "terus zio jadi kakak-kakak gitu ya daddy? tanya zio
Semua orang jadi tertawa dengan ucapan zio yang tidak masuk di akal.
"Kamu jadi kakak untuk adik-adik kamu nanti nya zio! ujar humaira
Kini lea kembali ke ruang makan, ia bingung melihat orang-orang yang senyum bahagia saat melihat dirinya.
Lea jadi ikut senyum, "jaga cucu mami yang baik ya nak, dan jangan lupa jaga juga kesehatan kamu! ujar mami yulie
Lea melihat raka yang sedang memakan makanan nya, ia berpura tidak tau saja, saat lea melihat nya.
Lea tersenyum kecil dan merasa bingung, ia kembali duduk di samping raka, lea mencubit paha raka.
Raka langsung melihat lea dengan senyum manisnya, "kenapa kamu cubit aku? tanya raka
"Pasti kamu yang beri tau! ujar lea
"Iya! ujar raka singkat
Lea kembali melihat mami yulie yang sedang tersenyum ke dia, lea juga melempar senyum ke mami yulie.
"Mommy kata aunty zio akan jadi kakak lagi? tanya zio polos
"Iya kata daddy zia akan jadi kakak juga! ujar zia
Lea tersenyum lalu mencubit pipi zio dan zia, "Kalian mau kan jadi kakak yang baik? tanya lea
Mereka berdua saling menganggukkan kepalanya, "terus adek kita mana mommy? tanya zio
Semua orang yang berada di ruang makan jadi tertawa dengan ucapan zio tadi.
"Adek kamu masih jauh, dia belum datang, tunggu saja! ujar humaira
"Ooh gitu ya aunty! ujar zio
__ADS_1
Selesai sarapan lea bersama raka berangkat ke kantor, zio zia dan mami yulie mengantarkan mereka ke halaman rumah.
"Apa kamu nggak istirahat saja? ujar mami yulie
Lea menggeleng cepat, ia langsung memegangi tangan raka, seolah ia tidak ingin jauh dari raka.
"Iya, kamu di rumah saja ya! ujar raka
Lea menggeleng-nggelengkan kepalanya, ia memeluk tangan raka sangat kuat, "nggak mau, titik! ujar lea
"Sudah lah mi dia mungkin nggak mau jauh-jauh dari aku!
"Aku pasti akan menjaga nya! ujar raka
"Baiklah kalau begitu! ujar mami yulie
"Zio zia kalian jangan merepotkan oma ya, kasihan oma! pesan raka
"Iya daddy! jawab zio
"Mommy jangan lama-lama pulang nya! ujar zia
Lea melepaskan tangan nya dari raka lalu ia jongkok menyamai tingginya dengan anak-anak nya, "siap sayang mommy, kalian jangan nakal ya sama oma, kakak jaga adeknya ya, jangan bertengkar! ujar lea mencium pipi kedua anaknya itu.
"Iya mommy! ujar mereka berdua
Kini lea dan raka sudah berangkat di dalam mobil lea kembali cemberut dengan raka.
"Kenapa lagi tuh bibir nya? tanya raka, pasalnya lea memajukan bibirnya sesenti.
"Malas aja gitu liat kamu, tapi aku juga nggak mau jauh-jauh juga sama kamu!
"Heran! ujar lea
Raka menggeleng-gelengkan kepalanya seraya memijit kepalanya, lea melihat raka yang sedang memijit kepalanya itu.
"Kenapa? tanya lea
Raka berhenti memijit kepalanya, "nggak cuma heran aja gitu, kok ada ya sifat orang hamil itu begitu? ujar raka
"Mana juga aku tau! ujar lea
...
bersambung...
...----------------...
Yuk mampir ke karya baru aku yang berjudul,
"Nasib pacaran sama bos besar"
Yuk mampir yuk...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
__ADS_1
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π