Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 33. Koma


__ADS_3

Kabar kecelakaan yang terjadi pada Raka akhirnya terdengar juga ke telinga mami yulie dan papi Mahendra.


Mami yulie bersama papi Mahendra yang berada di Singapura berangkat hari ini juga ke Indonesia untuk melihat keadaan anaknya.


"Ya Allah tolong anak hamba ya Allah! do'a mami yulie


papi Mahendra hanya bisa menatap wajah istrinya yang begitu cemas.


Setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya mereka berdua sampai di bandara, mereka pergi ke rumah sakit yang telah di beri tahu lea.


Di rumah sakit Lea masih menunggu di ruang tunggu, sedangkan Raka di tangani oleh dokter di ruangan UGD.


Lea masih menangis terisak-isak di temani oleh Hexzel.


"nyonya Raka yang sabar ya, kita berdo'a supaya tuan Raka baik-baik saja! ucap Hexzel menenangkan lea


Lea mengangguk-anggukkan kepalanya sambil menangis


Tak lama dari itu perawat membuka pintu UGD membawa Raka menggunakan brankar Lea melihat itu jadi menangis terisak-isak mengejar perawat itu membawa Raka ke ruangan ICU.


"apa yang terjadi dokter? tanya lea


"maaf bu untuk sekarang saya belum bisa menjelaskan keadaan pasien! ucap dokter yang memasuki ruangan ICU itu.


"hiks..kak Hexzel... mas Raka kenapa? tanya lea


"saya juga tidak tau nyonya, semoga tuan Raka baik-baik saja! ucap Hexzel yang juga cemas melihat raka


"hiks...hiks...hiks...mas kamu harus kuat ada aku di sini! ucap Lea menangis


Papi Mahendra bersama mami yulie sudah sampai di rumah sakit dimana Raka di rawat


"sus saya mau tanya apa ada korban kecelakaan di bawa kesini yang bernama Raka putra Mahendra gentala? tanya papi Mahendra


"sebentar ya pak saya cek dulu! ucap suster yang bertugas sebagai resepsionis itu


"pak pasien yang bernama Raka putra Mahendra gentala di pindahkan ke ruangan ICU! ucap resepsionis itu


"sebelah mana ruangan nya sus? tanya papi Mahendra


"Ruangan nya ada di lantai lima pak, bapak sama ibu naik lift sebelah kiri, nanti di lantai lima bapak sama ibu bisa melihat ruangan ICU! ucap resepsionis itu sopan


Mereka berdua menaiki lift itu tak berapa lama mereka sampai di lantai lima, tak jauh dari lift itu mami yulie melihat Lea yang lagi duduk di kursi tunggu sambil menangis.


"lea! panggil mami yulie


Lea melihat mami yulie yang sudah menangis itu langsung memeluk nya.

__ADS_1


"hiks...hiks...hiks... mami mas Raka mi! ucap Lea terisak-isak


"ada apa dengan Raka nak? tanya mami yulie


Lea tidak bisa menjelaskan apa-apa ke mami yulie.


"tuan Raka mengalami kecelakaan beruntun di jalan xxxx Tante! ucap Hexzel menjelaskan ke mami yulie


"astagfirullah alhazim ya Allah... kenapa kamu bisa kecelakaan nak! ucap mami yulie menangis juga


Mereka semua menunggu dokter keluar dari ruangan ICU tersebut, setelah lama mereka menunggu akhirnya dokter keluar dari ruangan itu.


"keluarga pasien! panggil dokter


"saya papinya dokter! perwakilan keluarga Raka


"Bapak dan keluarga yang sabar ya! ucap dokter


Lea terkejut mendengar ucapan dokter apa lagi mami yulie sangat cemas.


"pasien mengalami koma! karena kecelakaan yang sangat hebat yang di alami pasien, untuk itu kami memindahkan pasien ke ruangan ICU, kami akan memantau kondisi pasien dua kali dua puluh empat jam! ucap dokter


Lea yang mendengar kalau suaminya koma jadi langsung terduduk lemas di kursi, mami yulie juga ikut lemas mendengarkan kondisi putra nya.


"kapan suami saya bisa sadar dok? tanya Lea masih menangis


"apa sekarang saya bisa melihat suami saya dok? tanya lea


"bisa! tapi masuknya harus satu orang supaya tidak menganggu pasien! ucap dokter, kalau begitu saya permisi dulu!


"mami duluan masuk atau papi? tanya lea


"kamu saja terlebih dahulu! ucap mami yulie


Lea mengangguk


Lea memasuki ruangan ICU itu dengan perasaan yang begitu terpukul dan cemas melihat keadaan suami nya yang terbaring lemah di atas brankar dan banyak peralatan medis di tubuh suaminya itu.


Lea mendekati suaminya itu, "assalamualaikum sayang! ucap Lea


Lea hanya menangis melihat suaminya itu, " bangun mas! Isak lea, apa kamu tidak kangen dengan ku dan anak-anak kamu? ucap lea memegang tangan Raka yang terpasang infus


"aku tidak sanggup melihat kamu seperti ini mas, terbaring lemas di rumah sakit!


"kamu tau? aku hancur mas mendapatkan kabar kalau kamu mengalami kecelakaan!


"semoga kamu lekas bangun dari koma kamu sayang, aku tidak kuat hidup tanpa kamu, aku mohon bangun mas, bangun! ucap Lea air matanya sudah membasahi pipinya

__ADS_1


Sudah lama Lea berada di ruangan itu lalu Lea bangkit dari duduknya


"hiks...hiks...hiks... aku yakin kamu kuat mas, kamu bisa melewati masa koma kamu ini! aku keluar dulu sayang nanti aku ke sini lagi! pamit Lea mencium pipi suaminya itu.


setelah keluar dari ruangan itu sekarang gantian mami yulie yang melihat Raka.


"mas aku yakin kamu kuat, aku selalu berdo'a supaya kamu bisa melewati masa koma kamu ini! ucap Lea lirih sambil menangis.


mami yulie melihat menantunya itu begitu lelah, lalu mami yulie menyuruh Lea untuk pulang dulu.


"Lea kamu lebih baik pulang dulu, biar mami sama papi yang jagain Raka dulu, besok pagi kamu ke sini lagi! ucap mami yulie


"hiks...mi Lea mau nungguin mas Raka mi! Isak lea


"nak lebih baik kamu pulang dulu besok kesini lagi, mami tidak ingin kamu sakit! apa lagi si kembar mencari kamu! ucap mami yulie


"Lea tidak ingin pulang mi, nanti anak-anak tanyain soal daddy-nya yang tidak pulang dari semalam gimana mi?, apa yang harus Lea katakan kepada mereka mami? ucap lea


mami yulie sempat terdiam sejenak memikirkan perihal itu juga.


....


akhirnya malam itu juga kira-kira jam 4 pagi baru Lea pulang, keadaan nya sekarang benar-benar mengantuk, matanya sembab akibat menangis terus-terusan.


"saya akan kembali lagi ke sini menjemput nyonya! ucap Hexzel


Lea mengangguk, "terima kasih banyak kak Hexzel! ucap lea


Hexzel mengangguk sambil tersenyum, lalu Hexzel pergi ke rumah sakit lagi.


Lea melihat keadaan rumahnya itu gelap sunyi hanya cahaya remang-remang yang terpancar dari kamar anak-anak nya.


Lea pergi ke kamarnya di dalam kamar Lea tidak bisa tidur karena dia masih memikirkan keadaan suaminya itu.


lagi-lagi Lea menangis mengingat suaminya yang terbaring lemah di rumah sakit


"hiks...hiks...hiks...aku tidak menyangka mas kenapa kamu bisa mengalami kecelakaan beruntun seperti ini! lirih Lea terisak-isak


"aku tidak bisa hidup tanpa kamu mas! kenapa harus kamu yang mengalami ini semua?


Lea baru bisa tidur setelah melaksanakan shalat subuh, dia tertidur di atas sajadah nya.


.....


bersambung....


...----------------...

__ADS_1


terima kasih atas dukungan nya 🙏


__ADS_2