Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 87. Nggak Waras


__ADS_3

Lea melihat raka dengan tatapan tidak seperti biasanya, ia bersikap biasa-biasa saja, cuek itu lah sikap lea sekarang ini.


"Ayo hexzel antar saya ke hotel! ujar raka


"Aku menolaknya mas, tidak ada ke hotel hotelan, aku mau menemui anak-anak aku! kalau kamu mau ke hotel sama hexzel saja, kalian berdua saja yang ke sana!


"Dan kamu hexzel saya marah dengan kamu, ngapain kamu bilang kalau aku ini tidak waras! ujar lea


"Kalian berdua yang tidak waras! ujar lea menunjuk mereka berdua, lalu lea memangku kedua tangannya ke dada, kini lea hendak pergi dari sana, tapi langsung di hadang oleh raka.


"Tadi aku bilang apa? tidak ada penolakan kan! terus kenapa kamu menolaknya? tanya raka


"Kamu pikir aku mau menuruti keinginan yang tidak waras kamu itu? tidak raka tidak! ujar lea, lalu lea memberhentikan mobil taxi yang kebetulan lewat di dekat sana.


"Kalian berdua di hotel saja, mau ngapain kalian di sana saya tidak peduli! ujar lea lalu ia menaiki taxi itu.


Raka hanya bisa melihat kepergian lea, di dalam taxi itu lea menepuk jidatnya, "astaga kok aku bisa lupa sih!


"Pak berhenti dulu, tas saya ketinggalan! ujar lea, tidak jauh dari sana taxi itu berhenti, lalu lea turun dari taxi itu, sementara raka yang melihat nya jadi tersenyum.


"Kamu nggak akan bisa jauh-jauh dari aku sayang! gumam raka sambil tersenyum.


"Jangan harap raka! ujar lea lalu ia memeriksa saku celana raka, lalu lea mengambil dompet raka, setelah itu lea memperlihatkan dompet milik raka ke raka.


"Uang kamu uang aku juga, jadi aku ambil ini dulu! ujar lea, lalu ia pergi dari sana.


"Gara-gara dia tas sama hp aku jadi nggak kebawa! lirih lea tersenyum licik, sementara raka hanya termenung saja saat lea mengambil dompet nya dari saku celananya.


Lalu hexzel menghampiri raka yang masih menatap kepergian lea dengan taxi itu.


"Tuan muda raka! panggil hexzel, tapi raka masih termenung.


"Hello tuan! ujar hexzel sekali lagi, sambil melambaikan tangan ke wajah raka, barulah raka terkejut dengan pergerakan tangan dari hexzel


"Kita tidak jadi ke hotel tuan? tanya hexzel


"Menurut kamu gimana? pakai nanya-nanya lagi, saya itu gagal malam pertama nya! ujar raka mengaruk-garuk kepalanya kecewa.


Hexzel sedikit tertawa dengan ucapan raka itu, "nggak usah ngeledek saya! ujar raka


Lalu hexzel mengangguk kecil seraya menahan tawanya, "nggak papa gagal hari ini tuan, hari esok masih ada, apa lagi nyonya lea sudah jadi milik tuan! ujar hexzel


"Betul dengan ucapan kamu, hari esok masih ada! ujar raka


Kini mereka kembali ke rumah, sementara lea kini di dalam mobil taxi hanya melamun saja.

__ADS_1


"Ayah bunda maafin lea, bukan itu maksud lea ingin rujuk kembali dengan nya, tapi lea tidak bisa lari dari cengkeraman raka brengsek itu, mau tidak mau lea sudah sah menjadi istri dia kembali! batin lea


Setelah setengah jam menempuh perjalanan pulang akhirnya lea kembali, sementara raka dengan hexzel tadi belum sampai.


"Lea kok kamu sendiri? kemana raka? tanya mami yulie sedikit cemas karena dia tidak melihat raka pulang bareng lea


"Oh iya kalian dari mana saja? tanya papi mahendra


"Tanya saja sama mas raka pi mi, maaf lea tidak bisa menjelaskan nya! ujar lea lalu ia pergi ke kamar nya.


"Raka brengsek, aku tidak akan memberikan hati aku ini lagi untuk pria brengsek seperti kamu! ujar lea memukul kasur dengan geramnya.


Kini raka sudah sampai di rumah nya dengan hati senang, lalu raka masuk ke dalam rumah bersama hexzel.


"Kenapa wajah kamu sumringah gitu? tanya mami yulie


"Iya, tidak biasanya! ujar papi mahendra


Raka masih senyum-senyum tanpa menjawab pertanyaan mami yulie, hexzel mengaruk-garuk kepalanya melihat tingkah raka itu.


"Tuan masih waras kan? jangan sampai yang di bilang nyonya lea tadi benar! ujar hexzel


Lalu raka menatap tajam ke hexzel membuat hexzel terdiam, "mami sama papi mau tau aku kenapa se senang ini! ujar raka


"Kamu senang kenapa? tanya mami yulie


Mami yulie sama papi mahendra menganga tercengang tidak percaya dengan ucapan raka barusan.


"Apa? kamu sudah sah menjadi suami lea kembali? tanya mami yulie bingung


"Kok bisa? tanya papi mahendra


"Dengan cara aku dan hexzel pasti bisa! ujar raka membanggakan dirinya, kini raka pergi dari sana tanpa pamit dengan mami yulie dan papi mahendra.


"Sayang...! panggil raka, lea mendengar nya jadi pengen muntah.


"Huek...jijik banget aku dengar nya! ujar lea


"Where are you baby? panggil raka membuka pintu kamar lea, lea melihat raka dengan jijiknya.


Kini raka mendekati lea yang sedang duduk di atas kasurnya, "sedikit saja kamu menyentuh aku, jangan harap besok kamu akan menghirup udara lagi! ancam lea


Raka tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan lea yang menurutnya lucu.


"Oh ya? ujar raka memegang tangan lea, lalu lea membalikkan tangan raka ke belakang punggungnya.

__ADS_1


"Aaakhh...sakit sayang...! ujar raka minta ampun.


"Jangan sentuh saya! ujar lea mendorong raka ke dinding.


Raka tersender ke dinding kini lea menatap mata raka, dan lea meletakkan tangannya di dinding dan mengunci raka menggunakan tangan nya itu.


"Aku bukan lea yang dulu lagi, aku sudah berubah, camkan itu! ujar lea menepuk-nepuk pipi raka sambil tersenyum sinis.


Raka menatap mata lea dalam-dalam dan sekarang raka membalikkan lea, kini lea yang di senderkan oleh raka ke dinding.


"Ohh, begitu bukan lea yang dulu lagi ya! ujar raka tersenyum licik


"Nggak papa, seberapa bedanya sih kamu yang kini dan yang dulu itu, palingan juga beda tipis, aku tau sikap kamu sayang, jadi jangan sok-sokan ngancam aku! ujar raka memegang dagu lea, lalu lea menepis tangan raka.


"Oke, nanti aku buktikan sama kamu, kamu pikir aku mau menikah lagi dengan laki-laki buaya seperti kamu itu? nggak ya!


"Aku hanya terpaksa memberi kamu kesempatan itu, ini demi anak-anak bukan yang lain! ujar lea mendorong tubuh raka kuat-kuat.


Kini lea duduk kembali di atas kasur, ia membiarkan raka yang masih berdiri di sana.


"Buaya darat seperti kamu itu harus di beri pelajaran! gumam lea


"Malam pertama kita gimana? tanya raka


Lea menjulurkan lidahnya seperti orang mau muntah saja karena jijik dengan ucapan raka


"What? malam pertama kamu bilang? edan plus nggak waras! ujar lea menatap raka sambil berkacak pinggang.


"Nggak waras kamu raka! umpat lea lalu ia pergi meninggalkan raka.


...


bersambung...


...----------------...


Ayo dong mampir di cerita baru author yang berjudul "pulanglah mas" yuk para readers mampir di cerita receh author, siapa tau kalian suka!!!πŸ™πŸ™πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2