Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 64. (POV Raka) Tanda-tanda Depresi


__ADS_3

Siang yang panas ini Lea bersama kedua anaknya di ajak oleh yana untuk bermain di taman Atlanta Botanical Garden.


Mereka mengelilingi taman itu dengan tawa yang sangat gembira, yang awal mulanya kedua bocah itu sedih kini suasana hatinya kembali ceria.


"Mommy tempat jalan-jalan kita bagus sekali! ujar zio berlari lebih dulu.


"Iya bagus anget, akak unggu aku! ujar zia juga berlari terlebih dahulu mengejar kakaknya.


Lea tersenyum melihat kebahagiaan kedua anaknya itu, yana yang melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah adeknya itu jadi ikut merasakan bahagia juga.


"Kakak senang melihat kalian bisa bahagia seperti ini! lirih yana melihat adek bersama kedua keponakan nya itu yang lagi main kejar-kejaran.


"Semoga kalian bahagia terus, tanpa ada yang menganggu kalian! lirih yana sambil tersenyum


"Mommy kejal adek! teriak zia ingin di kejar oleh mommy nya


Lea mengejar kedua anaknya itu, semua orang yang berada di taman itu memperhatikan mereka.


Ada juga orang itu yang tersenyum melihat tingkah lucu zio


"That kid is really cute! ujar pengunjung taman


"Yes, I want to meet that cute boy! ujar yang lain


"Ah, looks like he's having fun with his mother!


"we better not disturb it!


"good idea!


Setelah memperhatikan mereka bertiga pengunjung itu pergi dari tempat lea, mereka tidak mau menganggu kesenangan Lea dan anak-anak nya.


"Mommy olang tadi ngomong apa? tanya zio, karena zio juga ikut mendengarkan percakapan pengunjung tadi dengan teman nya.


"Mereka bilang kalau zio sama zia anak yang lucu! ujar lea mencolek hidung zio


"O! ujar zio membulatkan mulutnya


"Mommy, zia liat daddy! ujar zia


Lea langsung kaget dengan penuturan zia, Lea memegang kedua anaknya itu, seolah dia tidak ingin ada yang merebut anaknya itu dari nya.


"Mana? tanya lea masih memegang erat anaknya itu


"Zia liat daddy ada di sana! ujar zia menunjuk ke arah laki-laki yang lagi duduk di bangku taman sebelah kiri.


Lea mengikuti arah tunjuk zia, lalu Lea bernafas lega karena yang di tunjuk zia bukanlah daddy nya melainkan pengunjung yang lain.


"Syukurlah bukan mas Raka! gumam Lea


"Itu bukan daddy sayang, itu pengunjung taman ini! ujar Lea


"Padahal adek belhalap itu daddy! ujar zia dengan raut wajah kecewa


"Akak uga belhalap itu daddy! ujar zio dengan mata yang sudah berair


"Daddy masih belum bisa ke sini sayang! ujar Lea


Kebahagiaan tadi sudah hilang lagi karena kedua anak Lea teringat lagi dengan daddy nya.


"Huaa.....huuuu...aaa....Kita pulang ke tempat daddy, mommy! tangis zio pecah kembali sambil menarik-narik jilbab lea

__ADS_1


"Hiks...hikss... daddy....! zia juga ikut menangis dia menghentak-hentakkan kakinya


Yana melihat dari jauh kalau keponakan nya itu yang sedang menangis, dan Lea juga susah untuk menenangkan nya.


Yana menghampiri Lea, "kenapa mereka meronta-ronta gini?


"Ada apa lagi? tanya yana


"Kak mereka menanyakan daddy nya lagi! ujar lea dengan raut wajah sedih


"Kok bisa? tanya yana


"Nggak tau, mereka tiba-tiba teringat lagi sama mas raka! ujar lea


"Benar-benar tidak bisa kita pisahkan lee, kakak sangat menghawatirkan perasaan mereka nantinya! ujar yana


"Terus aku harus gimana kak?, aku tidak mungkin kembali ke Indonesia lagi, terlebih lagi aku bertemu dengan mas Raka! ujar lea


"Nanti kita cari solusi nya! ujar yana


Kini yana yang menenangkan kedua bocah itu, sementara lea terduduk lemas di bangku taman sambil memijit-mijit pelipis nya.


"Aku harus apa? tidak mungkin aku kembali lagi, aku tidak ingin mas Raka mengambil anak-anak ku! lirih lea


...


Di sisi lainnya Raka masih termenung di bangku taman belakang rumahnya, sementara mami yulie sudah masuk ke dalam rumah.


Raka memegang dadanya ada desiran hebat di jantung nya.


"Zio, Zia, kalian dimana nak! lirih Raka


"Daddy kangen kalian, kalian dimana? lirih Raka


Ternyata mami yulie masih melihat Raka, mami yulie meneteskan air matanya melihat putranya itu yang lagi bermonolog sendirian.


"Sayang kalian di sini? ujar raka melihat di sekeliling nya


"Sayang ayo keluar daddy lagi nungguin kalian nih! ujar raka


"Ayolah kalian jangan sembunyi lagi!


"Lea sayang, zio zia kalian di sini kan? ujar Raka


Lalu Raka terdiam dia memukul-mukul kepalanya, "aku bodoh, mereka telah meninggalkan aku, tidak mungkin mereka di sini lagi! lirih raka meneteskan air matanya.


Tidak tega melihat raka memukul-mukul kepalanya, mami yulie mengejar dan memegang tangan raka yang hendak memukul kepalanya lagi.


"Cukup nak, mami sedih liat kamu seperti ini, jangan siksa diri kamu nak! ujar mami yulie


"Mami, mereka lagi sembunyi mi, raka mau cari mereka! ujar raka ngelantur


"Mereka tidak sembunyi nak, mereka memang tidak berada di sini! ujar mami yulie


"Nggak mi, tadi raka liat sendiri mereka lagi sembunyi, istri raka juga melambai-lambai kan tangannya ke aku mi! ujar Raka


"Tidak, tidak mereka tidak ada di sini nak, kita tidak tau mereka sekarang lagi dimana! ujar mami yulie


"Nggak mereka nggak kemana-mana kok mi, mereka ada di sini! ujar Raka memegang dadanya


Mami yulie hanya mengangguk-angguk saja menanggapi ucapan raka

__ADS_1


"Ya Allah kenapa anak hamba seperti ini, hamba tau anak hamba memang salah tapi jangan beri anak hamba hukuman seperti ini! batin mami yulie


...


Masih di taman Atlanta Botanical Garden, Lea masih memijit-mijit pelipis nya.


"Aku juga tidak tega melihat mereka sedih, tapi aku tidak ingin kembali! gumam Lea


Yana membawa anak lea ke penjual es krim, yana membelikan es krim itu dua buah rasa cokelat.


"The ice cream has two chocolate flavors! ujar yana


"ok, please wait!


Setelah membeli es krim itu yana mengajak kedua nya kembali ke tempat lea


Sebelum kembali ke sana yana terlebih dahulu memberi pesan ke ponakan nya itu untuk tidak meronta-ronta seperti tadi.


"Jadi daddy kami lagi jauh keljanya ya aunty! ujar zio menjilati es krim nya itu


"Iya sayang...jadi kalian berdua nggak boleh nanya-nanya terus tentang daddy kalian, kalian kan sudah tau jawabannya kalau daddy kalian kerjanya sangatlah jauh! ujar yana


"Iya aunty kita tidak akan tanya lagi! ujar keduanya


"Anak bagus, kalian sungguh pintar! ujar yana yana memberi pujian


"Sekarang kita ke tempat mommy ya! ajak yana


Sesampai nya di tempat Lea, Lea lagi menghapus air matanya saat melihat kedua anaknya sudah kembali.


"Mommy nggak di beliin? tanya lea


"Aunty hanya beli dua! ujar zia


"Nggak papa mommy cuma bercanda aja! ujar lea


Lea melihat kakaknya itu, lalu yana hanya tersenyum seraya mengangguk kecil.


"Kakak bicara apa sama mereka?, kok mereka bisa diam gitu tidak menanyakan daddy nya lagi? tanya Lea


"Kakak cuma beri alasan kalau daddy nya sangat jauh bekerja, kemungkinan besar daddy nya itu akan lama kembali nya, itu yang kakak bilang ke mereka!


"Mungkin suatu saat mereka akan tanya lagi, tapi untuk sekarang kakak yakin mereka pasti tidak akan tanya-tanya soal daddy mereka lagi! ujar yana


"Mudah-mudahan mereka tidak menanyakan lagi kak! ujar lea


"Aamiin! ujar yana


"Maaf nak mommy selalu menutupi dari kalian, mommy nggak mau kalian tau kalau mommy sudah bercerai, suatu saat kalian pasti akan mengetahui nya! batin Lea


...


bersambung...


...----------------...


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

__ADS_1


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2