
Sore harinya Raka terbangun tapi dia tidak menemukan keberadaan istrinya lagi.
"sayang... panggil raka
namun Lea lagi sibuk di dapur dia tidak mendengar panggilan dari suaminya itu
"sayang... panggil Raka sekali lagi
tidak lama Lea masuk ke kamarnya karena ia baru mendengar panggilan dari suaminya itu
"sayang kamu kemana aja sih? ucap Raka sewot
"Dari dapur, iya ada apa? tanya Lea lembut walaupun ucapan Raka agak sewot
"tiba-tiba aku merasa lapar sayang! keluh Raka memegang perutnya
"ooh ternyata suami aku lapar! Lea terkekeh
"sebentar ya aku ke dapur dulu ambilin makanan buat kamu! ucap Lea meninggalkan suaminya itu.
setelah mengambil makanan dari dapur Lea membawa nya ke kamarnya.
Lea mengasikan makanan yang di letakkan di atas mapan itu ke suaminya.
"kamu suruh aku makan sendiri? tanya suaminya itu
Lea menaikan sebelah alisnya
"percuma dong aku punya istri tapi tidak pengertian! sindir raka
lalu Lea mengambil alih piring yang semula di pegang oleh suaminya itu, Lea mulai menyuapi Raka.
"setelan makan kamu harus minum obat ya! ucap Lea
Raka menganggukkan kepalanya, setelah selesai makan Lea mengambil obat yang telah disiapkan lalu mengasikan ke suaminya itu.
"ayah sama bunda tidak kesini sayang? tanya raka
"ayah sama bunda sekarang di Amerika mas! balas lea
Air mata Lea menetes ke tangan Raka, Raka yang menyadari itu langsung menghapus air mata istrinya itu.
"kenapa? tanya raka
"kakek di rawat di rumah sakit mas, sakit jantung kakek kumat lagi! ucap Lea sedih
"astagfirullah alhazim, sejak kapan kakek di rawat? tanya raka
"sejak kamu masuk rumah sakit, kakek masuk rumah sakit juga, sekarang kata ayah kakek masih di rawat mas! adu lea
"kita doakan semoga kakek cepat sembuh! ucap Raka menenangkan istrinya itu
"dek! panggil raka
Lea mengerucutkan bibirnya pasalnya Lea tidak suka kalau suaminya itu memanggil nya dengan sebutan adek.
"mas..." Lea menghentak-hentakkan kakinya ke lantai seperti anak kecil yang sedang merajuk ke ibunya
__ADS_1
Tawa Raka langsung pecah karena melihat Lea marah.
"pokoknya kamu nggak boleh panggil aku adek-adek gitu aku nggak suka! ucap Lea jengkel
"iya sayang..." suara Raka seakan menggoda istrinya itu
Pipi Lea langsung memanas karena malu, "udah aku ke kamar anak-anak dulu! Lea pergi begitu saja.
Raka menggeleng-gelengkan kepalanya
Sedangkan Lea senyum-senyum sendiri menaiki anak tangga, sampai-sampai mami yulie lewat di hadapannya Lea tidak melihat nya.
mami yulie hanya terheran-heran sama sikap lea, "ada apa dengan anak itu? tanya mami yulie geleng-geleng kepala.
"kakak-adek kalian udah mandi? tanya Lea
"udah mommy tadi Oma yang mandiin kita! ucap Zio
"ooh sekarang ikut mommy yuk! ajak lea
"kemana mommy? tanya Zia
"ketempat daddy! ucap Lea membimbing kedua bocah kembar itu.
sesampainya di kamar daddy nya bocah kembar itu langsung menaiki tempat tidur itu susah payah.
"anak daddy udah pada wangi ya! mencium anak-anaknya itu.
"iya dong kan Oma yang tolongin kita mandi! ucap Zia
Bocah kembar itu sekarang lagi asik bermain sama daddy nya walaupun Raka belum sehat Raka masih sanggup untuk membuat kedua anaknya bahagia.
"daddy kenapa wajah nya sepelti menahan sakit? tanya Zio walaupun dia masih anak kecil ia tau gimana ekspresi wajah orang kalau menahan sakit.
Raka berusaha menyembunyikan namun masih tetap ketahuan.
"Ah? daddy cuma capek aja tapi cuma sedikit! ucap Raka berbohong, padahal rasa sakit yang ditahannya sungguh menyiksa dirinya.
"Zio Zia udah dulu ya daddy mau istirahat, kita makan malam dulu ya! ajak lea, ia tau bahwa sekarang ini rasa sakit yang di tahan oleh suaminya itu sangat menyiksa dirinya.
"yahh! ucap Zia dengan wajah masam
"besok kita main sama daddy lagi ya! pengertian lea
"sekarang kalian tunggu mommy di meja makan ya nanti mommy susul! ucap Lea
kedua bocah kembar itu pergi dari kamar mommy dengan langkah lunglai.
"kamu istirahat ya mas, aku keluar dulu! ucap Lea.
pada saat Lea mau keluar Raka memegang tangan istrinya, Lea menautkan alisnya, "ada apa mas?, ada yang sakit? mana-mana yang sakit! ucap Lea khawatir meraba-raba tangan, kaki, dan perut suaminya.
Malahan Raka tertawa melihat kekhawatiran istrinya itu.
"nggak ada yang sakit! ucap Raka dengan suara bariton nya
"lalu apa? tanya lea bingung
__ADS_1
Raka mengulas senyum manis nya, "kiss nya mana? tagih raka
"setiap kamu masuk dan keluar dari kamar ini kamu harus bayar! bayarnya pakai apa? pakai cium aku sepuluh kali! perjanjian yang di buat raka
Lea mengejap-ngejapkan matanya dan menaikkan alisnya, "nggak ah, perjanjian apa itu? ucap Lea menentang perjanjian yang dibuat oleh suaminya itu.
"ya terserah kalau nggak cium nggak bisa keluar dan nggak bisa masuk! ucap Raka tersenyum licik
"perjanjian terkonyol yang pernah ada! ucap Lea mulai geram
"tinggal cium sepuluh kali apa susahnya sih sayang! goda Raka
"enak di kamu nggak enak di aku! ucap Lea kesal
lalu Lea mulai melangkah kan kakinya ke arah pintu, "sekali aja kamu melangkah jangan harap kamu bisa bernafas besok! acaman Raka
"iih mas nyebelin banget sih, udah sakit gitu makin nyebelin! geram lea
Lea terdiam sejenak memikirkan sesuatu lalu mendekati suaminya itu sedangkan Raka yang di dekati merasa menang.
"kamu pikir bisa menang kali ini mas? haha enggak lah! batin lea
Seakan-akan batin Raka sudah menjerit-jerit kesenangan karena bisa di cium oleh istrinya
"yes akhirnya aku menang, dapat ciuman sepuluh kali uuh betapa indahnya hidup ku! batin Raka.
Lea mendekati wajah nya ke wajah suaminya itu lalu...
tangan Lea menoyor wajah suaminya itu setelah itu Lea kabur begitu saja setelah mengerjai suaminya itu.
terdengar tawa girang Lea yang begitu keras
"hahaha.....
"sialan! awas aja kamu nanti bakal aku balas! umpat Raka
Sedangkan di meja makan mami yulie bersama si kembar jadi heran sama lea, "kamu kenapa? tanya mami yulie
Lea tersenyum kikuk, "ah! nggak papa mi! ucap Lea karena malu
mereka semua melanjutkan makan malam nya, setelah makan malam selesai mami yulie mengajak kedua cucunya ke kamar, sedangkan Lea sudah masuk ke kamar nya
"sayang tolongin ambilin hp aku dong! ucap Raka, Lea mengambil hp suaminya yang berada di atas nakas
"untung mas Raka nggak balas aku! batin lea
lalu Lea memberikan hp itu ke raka, Raka mengambil hp dari tangan lea, lalu Raka menarik kuat lea, alhasil Lea jatuh dalam pelukan suaminya itu.
cup!
cup!
cup!
Raka mencium pipi Lea berkali-kali, "hukuman buat kamu yang telah mengerjai suami sendiri! Lea hanya bisa pasrah.
...
__ADS_1
bersambung...
...----------------...