Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 70. (POV Ega) Izinkan Aku Mencintaimu


__ADS_3

Lea masih terisak-isak di dalam ruangan nya itu, sampai-sampai dia tidak tau kalau sekretaris nya masuk.


"Permisi bu, ibu kenapa? tanya sekretaris itu


Lea langsung menghapus air matanya, "lain kali kalau masuk itu ketuk pintu terlebih dahulu, saya tidak suka ada orang yang menyelonong masuk! ujar lea


"Maaf bu, saya sudah dari tadi mengetuk pintu ruangan ibu, tapi ibu tidak menyahut sama sekali! ujar sekretaris itu bicara takut-takut.


"Kali ini saya salah, kamu mau apa? tanya lea


"Saya cuma kasih tau sebentar lagi ibu akan meeting! ujar sekretaris itu


"Saya tidak bisa, tolong undur meeting hari ini! ujar lea jutek


"Tapi bu, akan sangat susah kita bisa bertemu dengan klien yang satu ini! ujar sekretaris itu memberi tahu lea


"Suruh ibu yana menggantikan saya! ujar lea


"Bilang ke ibu yana kalau saya hari ini pulang cepat! ujar lea mengambil tas nya lalu langsung keluar dari ruangan itu.


Sekretaris itu hanya bingung dengan sikap lea yang tiba-tiba jutek dan dingin seperti itu.


Lea buru-buru keluar dari kantor itu, ia menuju parkiran mobilnya, ia tidak melihat ke depan dulu lalu ia menabrak tubuh seseorang.


"awws, next time be careful! ujar orang itu


"I'm sorry, next time I'll be more careful! ujar lea.


Ia masih menunduk, karena ia masih menangis.


"Lea! ujar orang itu


Lea baru melihat orang itu karena orang tersebut menyebut namanya.


"E-ega! ujar lea dengan suara serek


"Ini benar lo kan lee? tanya ega


"Iya ini gue ga! ujar lea


"Parah kok bisa kebetulan ya kita ketemu di sini?, jangan-jangan kita jodoh lagi! ujar ega


Lea hanya tersenyum kecil saja, isakan kecil masih terdengar dari nya.


"Masa lo baru ketemu sama gue udah terharu gitu! ujar ega


"Gue nggak terharu sama lo ga! ujar lea


"By the way kok lo ada di sini?, bukanya lo di Indonesia waktu itu, dan kenapa juga lo bisa sampai ke kantor pak harto ini? tanya ega


"Gue buru-buru ga! ujar lea


Ia pergi meninggalkan ega, "lea gue belum selesai ngomong lho, kita baru ketemu juga, lo nggak kangen sama gue? teriak ega


"Sorry ga, gue nggak bisa ngomong sekarang, gue butuh sendiri dulu untuk nenangin hati gue! lirih lea, lalu ia masuk ke dalam mobilnya.


"Pasti ini gara-gara raka lagi, gue udah tau le, lo udah cerai dari raka!

__ADS_1


"Gue janji akan membahagiakan lo sama si kembar juga! ujar ega


...


Kini riki masih di Amerika ia menunggu jawaban dari lea.


Riki menghubungi nomor istrinya.


"Assalamualaikum aura!


*wa'alaikumussalam mas!


"Ra sekarang kamu di dekat mami?


*Iya mas, aku bersama mami, papi juga ada!


"Tolong Loud speaker ya ra, aku mau ngomong sama mami!


*Hallo ki, kamu mau ngomong apa?


"Mami, papi Riki sudah bertemu dengan lea, ternyata selama ini lea ke tempat ayah nya mi!


Lalu Riki menceritakan semua nya ke mami yulie, bahwa lea tidak mau membantu raka, mami yulie bersama yang lain jadi sedih.


*Kamu harus bujuk lea ki! pinta mami yulie


"Nanti Riki coba lagi mi, sekarang udah dulu Riki masih banyak pekerjaan! ujar Riki akhirnya panggilan telepon pun terputus.


...


Kembali lagi ke tempat ega, kini ega masih berdiri menatap kepergian lea.


"Jadi ini kesempatan aku untuk merebut kamu dari raka itu! gumam ega


Kini ega memasuki kantor itu, ia ke sini karena ada urusan juga.


...


Lea berhenti di sebuah taman yang biasa ia lalui, ia duduk di paling ujung dari taman, di ujung taman itu tidak ada siapapun selain dia.


Dia duduk di kursi taman, tatapan nya lurus ke depan, mata nya mulai berembun kembali saat mengingat kondisi raka yang di beritahu oleh Riki tadi.


"Apa aku harus menemui dia, kalau aku menemui nya apa aku sanggup melihat dia dengan kondisi dia sekarang ini? lirih lea


"Hikss...hiks...hiks...! tangis lea


Dia masih menangis, sampai-sampai hp nya berbunyi dia tidak tau, deringan hp itu terus saja berbunyi, tapi lea tidak mengangkat telepon itu.


"Ayah, bunda, lea harus apa?, apa aku harus kembali ke Indonesia? gumam lea.


Lea kembali diam dan menatap lurus, namun air matanya masih saja mengalir.


Sudah satu jam dia duduk di sana, ia berencana balik ke rumah, pas dia mau balik dia tidak sengaja menabrak tubuh ega lagi.


"Lagi-lagi kita ketemu, pertemuan kita seperti tadi lagi! ujar ega


"Ga! ujar lea

__ADS_1


"Udah lah jangan tangisi cowok yang udah menyakiti kamu! ujar ega


Lea melihat ega dengan tatapan bingung, "apa maksud kamu ga? tanya lea


"Aku udah tau semua nya le, udah lah jangan bohongi aku lagi! ujar ega


"Iya ga, aku sama mas raka sudah cerai! ujar lea


"Ya udah kalau cerai ngapain kamu tangisi dia lagi! ujar ega


"Ini sudah enam bulan lho kamu bercerai dari dia, masa lea yang aku kenal selemah ini, semakin kamu tangisi dia semakin kamu tidak bisa move on! ujar ega lagi


Lea tersenyum kecil, "waw diam-diam kamu memata-matain aku! ujar lea tersenyum sinis


"Iya, karena aku cinta sama kamu le, dari dulu aku mencintai kamu, tapi aku kalah saing dengan raka itu, kamu lebih memilih dia di banding aku! ujar ega menyatakan perasaan yang di pendam selama ini


"Maaf ga, waktu itu aku tidak tau, andai kamu bicara sama aku mungkin aku memilih kamu di banding dia! ujar lea


"Jadi kamu juga punya perasaan dengan aku? tanya ega


"Sekarang aku tidak tau ga, perasaan aku ini sudah tidak ada lagi untuk siapapun! ujar lea, mata nya berembun kembali


"Aku sudah hancur ga, hati aku ini sudah tidak ada rasa lagi! ujar lea


Ega terdiam dia menatap mata lea dalam-dalam, "tapi aku masih bisa liat, kalau kamu itu masih punya hati dan perasaan! ujar ega


Lea menggeleng-gelengkan kepalanya, "aku menutup rapat-rapat hati aku ini ga! ujar lea


"Nggak kamu pasti punya perasaan untuk aku! ujar ega


"Aku janji akan membahagiakan kamu dan juga si kembar! ujar ega lagi


"Maaf ga, aku tidak bisa tolong ngerti in aku! ujar lea


"Kamu bisa-bisa nya menyatakan perasaan kamu ke aku, sementara aku lagi sedih gini, kamu egois ga, jangan pernah menyatakan perasaan kamu ke aku ga!


"Sekali lagi aku minta maaf ga! ujar lea lalu ia pergi meninggalkan ega.


"Lea izinkan aku mencintaimu! ujar ega


"Maaf ga! jawab lea


"Aku tau kamu mencintai aku dari dulu ga, tapi aku tidak bisa menerima kamu, karena hati aku ini masih menyimpan perasaan untuk laki-laki yang aku cintai dulu! batin lea


...


bersambung


...----------------...


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2