Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku
part 51. (POV Raka) Jahilnya Raka


__ADS_3

Pagi harinya seperti biasa Lea sudah di sibukkan dengan pekerjaan ibu rumah tangga pada umumnya.


Lea pagi ini sudah menyiapkan segala keperluan suaminya.


Hari yang penuh kesedihan kemaren sudah di laluinya, sekarang ini Lea lebih fokus mengurus anak dan suaminya.


Kini Lea sedang memandikan kedua anaknya, ia sudah berada di kamar mandi untuk memandikan anak-anaknya.


"Mommy Zio nggak mau mandi! tolak Zio pada saat Lea mau memandikan nya.


"Nggak mandi nanti Zio bau acamm lho! ujar Lea


"Zio mau di mandiin ama daddy aja! ujar Zio


"Sama mommy aja! ujar Lea, tapi Zio menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Huff...! Lea membuang nafas panjang.


"Kalau Zia mau mandi sama siapa? tanya Lea ke putrinya itu


"Ama omy! ujar Zia


"Omyyy Zio mau ama daddy! rengek Zio


"Sebentar mommy panggil daddy kamu dulu! ujar Lea, lalu Lea memanggil Raka.


"Mass....! panggil Lea dari dalam kamar si kembar.


Tidak ada sahutan dari suaminya itu, lalu Lea mengulang memanggil suaminya itu.


"Mass...!, kesini sebentar! teriak Lea lagi


Sementara di dalam kamar Raka lagi asik ngobrol sama Siska lewat hp, saking asiknya ia tidak mendengar panggilan dari istrinya itu.


"Sayang udah dulu ya, nanti istriku curiga lagi! ujar Raka ke Siska


'Istri mulu kayaknya, aku kapan nih, kalau kayak gini mah aku jadi malas sama kamu! ujar Siska di seberang sana


"Di kantor kita kan bisa ketemu! ujar Raka


'Okee, aku tunggu ni ya! ujar Siska


Baru berapa detik Raka selesai telponan dengan siska, Lea masuk ke kamarnya dia melihat Raka sedang memegang hp nya.


"Nggak denger apa aku panggil kamu dari tadi? ujar Lea sambil berkacak pinggang.


Sedangkan Raka langsung kaget dengan suara dan kehadiran istrinya itu secara tiba-tiba.


"Eeh...sa-sayang! ujar Raka gugup


"Mati aku!, Lea denger nggak ya pembicaraan aku dengan Siska tadi! umpat rak dalam hati


"Kenapa gugup gitu? tanya lea, ia masih dengan posisi semula, ada raut wajah marah yang di perlihatkan oleh Lea ke suaminya itu.


"Ng--nggak kok! ujar Raka


"Mampus aku, mampus, kayaknya Lea denger deh! batin Raka.


"Serius banget sih mas! ujar Lea, sambil tertawa, ia berhasil membuat suaminya itu mati kutu.


"puff...! Raka membuang nafas lega


"Untung aja Lea nggak dengar, bisa mampus aku kalau di dengar oleh Lea! batin Raka.


Wajah tegang Raka tadi sudah kembali seperti semula, ia juga ikut tertawa kecil, walaupun sempat tegang tadi.


"Apa sayang? tanya Raka

__ADS_1


"Anakmu mau minta di mandiin! ujar lea


"Ooh, ayo kita ke kamar anak-anak! ajak Raka, lalu merangkul pundak istrinya itu untuk jalan barengan.


"Mas Raka aneh, kok wajahnya tegang sekali pas aku masuk ke kamar tadi, dan tadi dia habis telponan sama siapa? batin lea.


Kini mereka sedang memandikan kedua buah hatinya itu, mereka tertawa saat daddy nya basah di siram oleh Zio.


"Ha-ha-ha.... daddy basah! tawa Zio menunjuk daddy nya yang sudah basah.


Lea bersama Zia juga ikut tertawa, tidak mau basah sendiri Raka menyiram-nyiram kecil Lea.


"Aaakhh...basah kan mas! ujar Lea dia langsung berdiri menghindar, tapi tetap saja Raka menyiram Lea kembali.


"Hahahaha...! tawa kedua bocah kembar itu, melihat kedua orang tuanya main siram-siraman air.


"Aku udah mandi mass....! kesal Lea menyiram balik Raka


"Haha...apa bedanya dengan aku sayang! ujar Raka, dia tidak mau berhenti main siram-siraman nya.


Semuanya ikut tertawa di dalam kamar mandi itu.


"ha ha ha, Mommy sama daddy mandi lagi! tawa Zio


"Hahaha! tawa Zia mengikuti kakaknya


"Nggak papa mandi dua kali! ujar Raka masih menyiram-nyiram Lea.


Lea mengulum senyum, lalu ia juga gencar menyiram suaminya itu.


"Balasan dari aku! ujar Lea sambil tertawa kecil.


"Ooo, gitu yaa! ujar Raka kembali menyiram istrinya itu.


"Aaakhh...basah kuyup dehh! kesal Lea


"Nggak papa sayang, kapan lagi kita main air kayak gini! ujar Raka.


"mommy kita udah selesai mandi! ujar Zio


"Aah ya mommy lupa, ini gara-gara daddy kalian! ujar Lea, lalu ia mengeringkan tubuh anaknya itu mengunakan handuk.


Lea melingkarkan handuk kecil itu ke tubuh anak-anaknya.


Kini bocah kembar itu berlari ke luar kamar mandi, mereka berdua mengunci mommy bersama daddy nya di dalam kamar mandi.


"Hey kalian kunciin mommy di dalam kamar mandi? ujar Lea, karena pintu kamar mandi sudah di tutup oleh mereka.


"Kita di kunci? tanya Raka


"Iyaa, anakmu jail sekali! ujar Lea


"Mommy sama daddy mandi aja dulu, anti bial bik iin aja yang pakaikan kami baju! ujar Zio


"Yuk dek kita panggil bibik dulu! ujar Zio mengajak adeknya


"Pintar sekali anak kamu mas! ujar Lea


"Ya, iya lah pintar, kan daddy-nya aku! ujar Raka


"Gimana nih mas? tanya Lea


"Kita mandi berdua aja dulu! ajak Raka


"Nggak ah, kamu aja sendiri! ujar lea, dia masih berusaha mengotak-atik gagang pintu


"Nggak akan bisa ke buka sayang, wong anak kita kunci in kita dari luar! ujar Raka

__ADS_1


"Aaaah..., Zio, Zia, please nak bukain pintu nya! ujar Lea menggedor-gedor pintu.


"Jangan di paksain sayang, mending kita mandi berdua! ujar Raka menggoda istrinya itu.


"Nggak mau! tolak Lea


"Beneraann....? ujar raka, dengan jahilnya Raka memeluk istrinya yang basah kuyup itu.


"Iiih, jangan mulai deh mas! ujar Lea.


"Sekali aja! ujar Raka di telinga istrinya itu


Apa yang terjadi selanjutnya?, setelah terkurung lama di dalam kamar mandi akhirnya bik iin yang membukakan pintu itu.


"Anak-anak tadi mana bik? tanya Lea


"Di bawah nya! ujar bik iin, lalu bik Iin langsung pergi dari kamar itu.


"Makasih sayang, muach! ujar Raka mencium istrinya itu.


"Apan sih mas! ujar Lea senyum malu-malu


"Anak aku memang pandai, makasih anak-anak daddy! batin Raka


"Kamu nggak telat ke kantor nya? tanya Lea, mengambilkan baju ganti untuk suaminya itu, terlebih dulu Lea sudah mengganti bajunya.


"Nggak, aku kan pemilik perusahaan itu! ujar Raka


"Terserah deh! ujar Lea


Raka melihat istrinya itu dengan senyum-senyum, "sekali lagi boleh nggak? tanya Raka


Lea langsung melempar dasi yang di pegang di tangan nya itu ke Raka.


"Enakan di kamu, nggak enak di aku! ujar Lea


"Jangan minta yang aneh-aneh lagi deh mas! ujar Lea


"Lah tadi malam sama yang tadi itu apa? ujar Raka


"Udah nggak usah bahas lagi! ujar Lea


"Iya, iya, deh! ujar Raka masih merayu istrinya itu, dia mengedip-ngedip kan matanya.


"itu mata kenapa lagi? tanya Lea


"Kelilipan sayang, tolong tiupin dong! ujar Raka.


Terpaksa Lea meniup mata Raka yang kelilipan katanya itu.


Satu kecupan mendarat di pipi Lea, "masuk perangkap! ujar Raka, lalu ia lari keluar kamar.


"Iiiih nyebelin kamu mas....! teriak Lea


Tapi Lea sangat menyukai itu, ia tersenyum manis mendapatkan perlakuan yang sangat romantis bagi nya dari suaminya itu.


...


bersambung...


...----------------...


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

__ADS_1


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2