
Hari pun sudah berganti, kini lea berserta kedua anaknya sudah sampai di Bandara Internasional Denver.
Mereka berangkat dari Amerika pada jam 7 pagi, mereka akan sampai di Indonesia pada jam 7 pagi pula, lama penerbangan antara Amerika menuju Indonesia yaitu mencapai 24 jam lamanya.
"Ayah, bunda lea akan kembali ke sini lagi! ujar lea
"Iya jangan lama-lama ya nak, kami pasti akan merindukan kalian! ujar bunda inka
"Jaga cucu-cucu bunda ya! ujar bunda inka
"Lea akan menjaga mereka bunda! ujar lea
Lalu ayah arka mendekati kedua cucunya itu, "kalian jangan nakal-nakal ya, ingat jangan lama-lama di sana! ujar ayah arka
"Siap kek, kita tidak akan nakal! ujar zio
"Kakek tunggu kita lagi ya! ujar zia
"Kakek akan menunggu kalian! ujar ayah arka
Setelah itu ayah arka mencium pipi gembul kedua cucunya itu, lalu ayah arka pergi menghampiri lea.
"Jaga cucu-cucu ayah! ujar ayah arka
"Baik ayah! ujar lea
Ayah arka berbisik ke telinga lea, "ayah mengizinkan kamu untuk menemui raka, bantu dia supaya dia bisa kembali normal lagi, biar bagaimanapun dia merupakan ayah dari anak-anak kamu! ujar ayah arka
"Setelah dia sembuh, kembalilah ke sini lagi! ujar ayah arka
Lea menangis dengan ucapan ayah nya itu, "baik ayah, lea akan membantu proses penyembuhan mas raka! ujar lea
Bunda inka hanya melihat lea dan ayah arka yang lagi bicara itu, bunda inka tersenyum.
"Ayah bunda lea pasti kangen sama kalian! ujar lea.
"Iya nak, ingat pesan bunda! ujar bunda inka
"Lea pasti akan mengingat pesan bunda dan ayah! ujar lea
Kini lea dan kedua anaknya itu menuju ke pesawat, lea menoleh ke belakang, bunda inka melambai-lambaikan tangannya ke lea dan ke cucunya itu.
Bunda inka berserta ayah arka tidak kuasa menahan rasa sedihnya itu, anak bungsu dan kedua cucunya meninggalkan mereka.
Ya, walaupun cuma satu bulan lamanya.
Kini lea dan kedua anaknya itu sudah naik ke atas pesawat, lea duduk di dekat jendela pesawat, ia melihat ke arah luar jendela dengan tatapan sedih.
"I will come back again! ujar lea
Di dalam pesawat itu sudah ada riki, lea kembali ke Indonesia bersama dengan riki.
"Terima kasih lea, kamu sudah mau membantu proses penyembuhan raka! ujar riki
"Anggap aja ini rasa iba aku untuk raka kak! ujar lea
"Jangan berterima kasih dengan aku! ujar lea lagi
Akhirnya pesawat pun take off dari Bandara Internasional Denver itu, menuju ke Indonesia.
...
Semua orang yang ada di rumah besar mahendra jadi ikut senang, karena lea berserta kedua cucunya akan pulang.
"Mami senang akhirnya lea mau kembali lagi dan mau membantu proses penyembuhan raka! ujar mami yulie
"Iya mi, aku juga ikut senang, akhirnya mas riki bisa membawa lea pulang! ujar aura
__ADS_1
"Semoga lea kuat ya mi melihat keadaan raka sekarang, papi merasa kalau lea itu masih menyimpan perasaan untuk raka! ujar papi mahendra
"Mami juga gitu pi! ujar mami yulie
"Itu yang dinamakan cinta sejati mi pi, berkali-kali lea di sakiti oleh raka, tapi dia masih mencintai raka, aku salut dengan lea mi pi! ujar aura
"Iya, hanya orang terpilih yang bisa melewati masalah sebesar ini, termasuk kak lea! ujar humaira
"Kalau mami jadi lea mungkin mami tidak akan sanggup! ujar mami yulie
"Aku pun begitu mi! ujar aura
"Apa mereka akan lama sampai ke sini mi pi? tanya humaira
"Aku sudah nggak sabar pengen ketemu twins! ujar humaira lagi
"Mereka sampai nya akan lama, waktu tempuh antara Amerika dengan Indonesia itu 24 jam! ujar aura
"Wahh, lama juga ya kak! ujar humaira
"Ya iya lah lama, emang kamu pikir Amerika dengan Indonesia itu dekat! ujar mami yulie
"Hehe, aku pikir dekat mi, ya kan aku nggak pernah ke sana! ujar humaira cengengesan
...
Di sisi lain kini siska mantan sekretaris sekaligus mantan selingkuhan raka dulu, hidupnya sangat sengsara.
Dia kini hidup di kontrakan kumuh, pakaian bagus, sepatu bagus, apartemen bagus dulu sudah lenyap seketika.
Kini ia hanya berpakaian daster dan sendal jepit, rumah pun juga kumuh.
"Kok hidup gue gini-gini amat! gerutu siska
Kini siska sedang berdiri di dekat cermin besar, dia menatap diri nya dari atas sampai bawah.
"Mati satu tumbuh seribu! batin siska
Siska tersenyum sinis, "ni gara-gara raka b*ji*g*n itu, mampus lo raka sekarang hidup lo juga hancur, di tinggal istri malah depresi, gue bahagia liat lo menderita seperti itu!
"Sekalian aja lo mati gara-gara di tinggal istri lo itu, raka brengsek, kita sama-sama menderita! ujar siska
Lalu siska tertawa bahagia dia atas penderita raka, "ha-ha-ha, mampus lo raka....! ujar siska di sela-sela tawa nya
Kini dia diam lalu air matanya mengalir begitu saja.
"Hiks...hiks...hidup aku hancur, sengsara gara-gara lo raka, semua yang gue dapatkan dari hasil jerih payah ku semuanya hilang, sirna begitu saja!
"Kini aku hidup di lingkungan kumuh, rumah mewah yang gue punya lenyap seketika, apartemen yang gue punya juga lenyap, karena gara-gara kalian semua! ujar siska
"Gue nggak sanggup hidup menderita seperti ini, ibu bapak, aku akan kembali ke kampung, aku pengen berkumpul dengan kalian, maafin aku, dulu nya aku membangkang dengan kalian, mungkin ini teguran dari Allah untuk aku! ujar siska.
...
24 jam kemudian...
Kini lea berserta kedua anaknya dan juga riki sudah landing dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Mereka sekarang lagi duduk di bangku tunggu untuk menunggu jemputan.
Lea dari tadi hanya diam saja sementara kedua anaknya sedang berceloteh sendiri.
"Masih lama kak? tanya lea
"Sebentar lagi, mereka akan sampai! ujar riki
Lea melihat ke arah pintu masuk bandara dia melihat mami yulie bersama papi mahendra sedang menuju ke tempat nya.
__ADS_1
"Itu mereka! ujar lea
"Yuk kita samperin! ajak riki
"Tapi kak, aku malu sama mami dan juga papi, aku tidak pernah memberi tau mereka keadaan aku dan anak-anak! ujar lea
"Nggak papa kok, mami papi sangat merindukan kalian! ujar riki
Mami yulie bersama papi mahendra berhenti sejenak, ia menatap lea dan kedua cucunya itu, air mata mami yulie mengalir seketika, lalu mami yulie menghampiri lea, ia merenggangkan kedua tangannya untuk memeluk lea.
"Mami rindu kalian, apa kabar nak? tanya mami yulie memeluk lea dengan erat
"Aku baik mi, mami sendiri apa kabar? tanya lea
"Mami juga baik, cucu mami baik juga kan? tanya mami yulie
"Mereka baik-baik saja mi! ujar lea, lalu mami yulie melepaskan pelukan nya dari lea, mami yulie menghampiri kedua cucunya itu, mereka belum sadar kalau oma nya sudah sampai.
"Kakak oma! ujar zia melihat oma nya yang tersenyum kepada nya
"Omaaa....! teriak mereka berdua langsung memeluk oma nya itu
"Cucu oma apa kabar? tanya mami yulie
"Kami baik oma, kami kangen oma! ujar zio
"Oma juga kangen kalian! ujar oma nya itu
Sementara lea bersama yang lain melihat mami yulie yang sedang berinteraksi dengan kedua cucunya itu.
Kini mereka menuju parkiran mobil, dari tadi kedua bocah kembar itu melirik ke sana kemari mencari keberadaan dadd-nya.
"Daddy! panggil kedua nya
"Opa daddy mana? tanya zia
"Oma daddy kenapa tidak ada di sini, kemana daddy? tanya zio
Opa dan oma nya itu saling pandang, lalu mami yulie tersenyum ke mereka berdua.
"Daddy kalian lagi sibuk kerja! ujar mami yulie
"Gimana sih, kita sudah susah payah datang ke sini tapi daddy tidak menjemput kami! celoteh zio
"Iya, daddy kenapa selalu sibuk! ujar zia
"Ya mau bagaimana lagi! ujar mami yulie
Mereka berdua mengerti saja, kini mereka menuju pulang terlebih dahulu.
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π
__ADS_1