
Di atas ranjang. Sky menguasai Suri. Menguasai tubuh lemahnya. Dalam kungkungan Sky, Suri pasrah. Karena untuk melawan saja dirinya tidak sanggup. Lebih tepatnya tidak berdaya.
Ranjang bergetar. Suri meraung hebat memukul dada sky yang ada di atas tubuhnya. Satu kali lagi Sky menggaulinya amat kasar, sama sekali tidak ada kelembutan. Buah kenyal Suri nampak menegang di bagian pucuk cokelatnya yang kini terlihat kemerahan. Sky menggigit dan menghisappnya kuat! Suri meraung tanpa ada kata nikmat.
Tubuhnya yang menyediakan terus di hajar Sky. Coretan karya Sky mengelilingi tubuh polos Suri. Merasakan perih lagi sakit ketika Sky menyentuh bagaian luka hasil pecutan. Gesekan yang di hasilkan menambah penderita Suri yang malang. Dalam kesibukan Sky, Suri menangis. Mengutuk Sky dalam hati sambil bergumam.
'Aku lebih memilih mati dari pada harus hidup dengan pria iblis ini? Dia binatang! Dia adalah sumber kebencian ku.'
Tiba-tiba Suri mengingat Mendiang Suri yang lain, calon istri Sky yang memilih mengakhiri hidupnya ketimbang menjadi anggota keluarga Barata, atau lebih tepatnya menjadi istri Sky si putra kedua.
Keputusan yang tepat Suri! Kamu memilih mati dari pada harus hidup bersama iblis ini.
Tangan Suri mengepal. Melupakan rasa sakit dan perih. Suri memejamkan mata. Berusaha menerima takdir buruknya.
Lamanya mereka bergulat. pada Akhirnya Sky mengerang. Tubuhnya menegang ketika puncak dari kenikmatan dunia tersalurkan. Terkulai di samping Suri yang meringkuk tanpa sehelai benang.
"Kamu benar-benar membuktikan kalau kamu tidak menyukainya." Kata Sky setengah meracau. Segera mendekati Suri. mengecup punggung dan mendekapnya.
Suri memejamkan mata karena jijik atas perlakuan Sky. Bagaimana bisa dirinya seolah tidak merasa bersalah. Setelah memberikan cambukan dan menggauli begitu ganas kini Sky bertingkah seperti biasa.
Apa kemarahan Sky hanya sebatas itu. Akan baik dan waras kembali setelah tubuh Suri ia jadikan boneka yang siap di hajar dan di lecehkan!
Astaga, laki-laki macam apa Sky? Kenapa tuan Diki yang terhormat bisa mempunyai putra seperti Sky.
Untuk itu Suri menitikkan air mata. Ingin rasanya Menjauhkan diri dari tubuh Sky. Tapi dirinya tak sanggup. Bagaimana kalau Sky kembali marah dan akan menyiksanya lagi?
Sky dengan sadar menarik selimut. Menutup tubuh polos Suri dan juga tubuhnya. Tidur berdekatan dalam ranjang.
__ADS_1
Sky yang belum menutup mata. Sedikit mengerutkan dahi. Manakala dirinya di belakangi Suri.
"Suri?" Panggil Sky lembut. Melupakan dirinya sudah berbuat kasar dan juga menyakiti tubuh Suri.
Suri tersentak mendengar suara lembut Sky.
"Hem.." Sahut Suri pelan.
"Berbalik-lah!" Pinta Sky. Sedikit menarik tubuh Suri.
Suri ingin menolak tapi dirinya memilih menurut. Menghadapi kaki-kaki macam Sky harus dengan otak. Bukan tenaga.
Suri berbalik. Memperlihatkan wajahnya yang kusut dan mata yang sembab. Sky menarik dagu Suri. Menatap lekat wajahnya dengan mata tegas. Cahaya merah sama sekali tidak bisa menyamarkan kebengisan Sky.
Suri jelas ketakutan di buatnya. Tapi Suri berusaha tenang.
Mata Suri menatap Sky lama. Melihat bagaimana caranya berbicara. Ingin rasanya meludahi wajah tampan itu.
Di mana otaknya dan di mana hatimu! Kenapa bisa kamu sebegitu mudah mengatakan hal yang aku sendiri jijik mendengarnya.
"Sky! Tolong jangan marah! karena aku begitu membencimu! Kalau kamu mau membunuhku lakukan sekarang! Aku dan tubuhnya sudah bisa lagi menahan semua perlakuan mu."
Hiks...hiks...
Setelah mengatakan hal yang tidak terduga itu Suri menangis. Merintih karena tubuhnya semakin sakit dan perih.
Sky menggelengkan kepala. Begitu lembut mengusap air mata Suri.
__ADS_1
"Jangan lagi membuat aku marah, aku memang baru mengenalmu tapi kamu sekarang istriku. Suka tidak suka kamu adalah istriku! Jangan lagi membuat aku marah dengan mendekati pria lain. Siapapun itu. Termasuk Jason dan Daren. Berdoalah ini adalah terakhir kalinya aku memberimu luka. Kedepannya aku akan memberimu kebahagiaan."
Suri berhenti menangis. Dirinya bukan terpaku atau terharu ketika Sky mengatakan hal itu. Suri malah menatap Sky semakin benci.
"Aku tidak akan pernah melupakan perlakukan mu terhadapku Sky." Kata Suri.
Sky mengangguk. Setelahnya menarik diri dan mengecup kening Suri.
"Maka jaga dirimu dan hatimu."
Sky pria tampan yang di ibaratkan seperti manusia tak punya hati! Atau istilah kerennya psikopat! Bisa juga di katakan mempunyai kepribadian ganda. Dimana suasana hatinya dapat berubah sewaktu-waktu. Seperti sekarang. Setelah menyakiti Suri dan menggaulinya. Dirinya berubah baik dan seperti tak mempunyai salah. Laki-laki yang bukan hanya menyebalkan Si Sky ini.
.
.
Visual... Takutnya lupa...
Up sedikit karena pembacanya masih sedikit...Heheh..
__ADS_1