
papa menghempaskan tubuhnya ke sopa..
berita yg di dengar dari mama, membuat dia syok berat...
lalu dia bangkit mendekatiku...
plak....
sebuah tamparan mendarat di pipiku, yg membuat bibirku meneteskan darah..
dan saat tamparan kedua..
mama menangkap tangan papa,,,.
mama memandng papa dengan pandangan yg sangat dingin, sehingga papa hanya bisa menarik tanganya kembali dari tangan mama..
papa menghempaskan tubuhnya kembali sopa...
tatapanya kosong..
aku hanya bisa menangis dan bersujud kepada papa dan mama..
ma...pa...
maafin ayu...
bunuh aja, ayu ma..pa..
ayu hanya bisa buat malu mama dan papa...
mama dan papa hanya bisa diam, merka sangat terpukul...
karena keadaanku yg sangat lemah, pandangaku kembali gelap dan akhirnya aku tidak sadarkan diri....
saat ku tersadar...
aku kembali melihat ruangan putih yg ku kenal ini ruangan yg ada di rumah sakit...
terlihat mama, tertidur di kursi pasien..
di wajahnya terlihat memendam duka yg sangat dalam..
oh mama, maafkanlah anakmu yg tidak berguna ini..
__ADS_1
andai agamaku tidak melarangku untuk bunuh diri..
mengkin aku sudah bunuh diri...
tetapi aku harus menghadapi ini semua, kesalahan yg aku perbuat dengan almarhum mas budi, aku tanggung sendiri...
dimana aku teringat...
bagaimana mas budi dan aku melakukan kesalahan yg belum pernah kami buat..
saat mas budi yg akan di tugaskan di papua..
kami di undang dengan teman2nya untuk menghadiri acara pelepasan para prajurid yg akan di tugaskan di papua...
di danau toba..
masing2 teman mas budi jg membawa pasanganya masing2...
teman teman mas budi membawa banyak minuman yg beralkohol...
walaupun saya tahu, mas budi bukan seorang peminum...
mas budi terpaksa minum demi menghargai teman temanya...
ingin rasanya aku mengajak pulang mas budi..
tetapi keinginan itu aku buang jauh jauh, melihat mas budi dan temannya bergembira....
hari itu sungguh sangat membosankan, aku hanya bisa main game di hp androidku..
sesekali aku buka istagram..
saat aku lirik, mas budi dan teman temanya sedang bernyanyi dan menari..
akibat pengaruh alkohol...
malam itu, sungguh panjang bagiku..
dan akhirnya acara pun selesai..
terlihat mas budi mabuk berat...
jalan mas budi sempoyongan..
__ADS_1
huaaakkk.. huaaakkkk...
mas budi mengeluarkan semua cairan yg ada di perutnya...
akhirnya mas budi terkapar...
aku dan kawan2nya menuntun mas budi,ke kamar hotel...
setelah samai di kamar hotel, mas budi kami baringkan di tempat tidur...
setelah melihat mas budi terasa nyaman...
kami pun meninggalkan mas budi..
saat aku hendak meninggalkan mas budi, sebuah tangan menarik tanganku...
"ayu...
jangan pergi...
ku tatap wajah mas budi yg sedang mabuk, aku tidak tega melihat wajah mas budi..
akhirnya aku tidak jd pergi kekamarku,dan aku kembali menemani mas budi yg sedang antara sadar dan tidak sadar...
teman teman mas budi pun keluar dari kamar mas budi....
setelah mereka keluar, aku menutup pintu kamar dan kembali menemani mas budi...
karena malam yg sudah larut, dan semakin dingin..
akupun tertidur di sebelah mas budi...
entah sudah berapa lama aku tertidur..
dan aku terbangun ketika sesuatu benda yg mengesek gesekan di selangkanganku..
saat aku membuka mata, ternyata itu tangan mas budi..
aku coba menarik tanganya..
untuk keluar dari dalam jeansku..
dengan tatapan yg sedikit marah aku menatap mas budi...
__ADS_1