
lamunanku buyar ketika om doni,datang memanggil namaku..
"ayu...ayu...
"ya om..
"kok melamun?
ini om bawa buah buahan segar.
biar ayu cepat sembuh.
"makasih om.
papa mana om?
om sendiriri?
sebelum om dani menjawab,mama sudah menjawab.
"papa lagi sibuk,dan harus keluar kota.
mungkin beberapa hari ini,papa gak bisa datang kesini.
walau mama terlihat senyum,tapi aku tahu kalau senyuman mama terpaksa.
dan aku tahu mama berbohong,karena papa seorang direksi bank,dan tidak pernah keluar kota walau sesibuk apapun.
oh.
tuhan.
sebesar inikah kesalahanku,sehingga
papa tidak ingin menjengukku.
"maafin ayu pa.
ayu memang anak yg tak berguna,yg hanya membuat malu keluarga.
sudah beberpa hari ayu di rumah sakit.
akhirnya ayu,di perbolehkan untuk pulang,
karena kondisi dari tubuhnya mulai membaik.
__ADS_1
selama aku di rumah sakit,papa tidak sekalipun menjenguku.
yg membuat hatiku semakin teriris.
entah cobaan apa yg menimpaku silih berganti.
sungguh sedih aku sekarang lebih sering,mengurung di dalam kamar.
papa menjadi orang asing bagiku.
jangankan melihatku,untuk menegurku saja papa sudah tidak mau lagi.
entahlah ingin aku menjerit sepuas puasnya.
hingga kini kehamilanku berumur tiga bulan.
aku bingung,sekarang mungkin orang tidak tahu karena perutku belum besar mungkin beberapa bulan lagi,orng akan bertanya..
tanpa sepengetahuanku.
papa mama dan om dani,berdiskusi soal masa depanku.
papa dan mama,menyuruh om dani untuk mencarikan calon suami yang mau menikahiku.
om dani,bersedia mencari calon suamiku...
om dani sunguh kesulitan untuk mencari calon suamiku.
karena ini orang yg di cari harus bersedia menerima apa adanya.
dan menjaga aibku.
seperti biasa,hari saptu papa libur kerja.
kini papa sudah mulai memaafkanku.
papa mulai mau bicara denganku,walau raut wajahnya masih memendam rasa kecewa,tetapi mama selalu mengiatkan papa agar menerima takdir yg tuhan berikan kepada anak kita satu satunya.
itulah yg membuat papa,dapat menerima apa yang terjadi padaku.
saat mama dan papa sedang berkumpul di ruang tamu.
hanpond papa berdering,lagu kesayangan papa yg menjadi lagu tunt hp papa,lagu ebiet G.AD.
"siapa pa?
__ADS_1
"dari dani ini ma.
"angkat pa,spekerkan mama jg ingin dengar....
"hallo ada apa dan?
"ini mas,ada teman saya,bersedia mas menjadi calon suami ayu..
"yang benar kamu dan?
"iya mas,dia teman sekolah dani waktu di smp mas,sekarang dia tinggal di desa karang sari mas.
"baiklah dan,nanti kita bicarakan di rumah..
"oke mas.
telpnya pun mati.
aku mendengar,semua pembicaraan papa dan om dani dari kamarku,seakan jantungku berhenti.
aku menikah dengan orng yg tidak aku kenal.
ya tuhan cobaan apa lagi ini tuhan
serasanya aku pingin mati saja
tapi apa yg harus aku perbuat
aku hanya bisa menangis.
sore harinya,om dani pulang.
mama dan papa langsung menyerang om dani dengan sejuta pertanyaan
sehingga om dani bingun harus menjawab yg mana duluan.
"sabar mbak, mas
nanti dani beri tahu.
mari masuk dulu.
om dani langsung ke dapur mengambil air dingin yg ada di kulkas lalu meminumnya.
sementara mama dan papa menunggu om dani di ruang tamu dengan wajah yg masih penasaran
__ADS_1