
"Hey! bung. Hai nona kenalkan dia Fandi. Salah satu partner terbaik kita. Sahabat pak Vick juga loh. Bos anda!"
Clara terdiam, ia segera menyempitkan senyuman. Tetap saja ia tidak membalas jabatan tangan Fandi saat ini. Baginya menjauh itu sudah seharusnya dilakukan. Clara sudah bersumpah atas nama Oma. Juga pada keluarganya untuk tidak kembali pada pria yang menyakitinya. Saat ini adalah sendiri adalah yang terbaik bagi Clara.
"Pak Emis. Saya pamit, masih banyak pekerjaan yang harus saya lakukan. Permisi!"
"Hah! ayolah jangan kaku, panggil nama saja. Owh ya! sebelum Vick menerkam anda. Semoga acara kantor ini menaikan nama perusahaan dan citra yang usang Clara!" lirih Emis, dan Clara menunduk pergi tanpa menoleh ke arah Fandi yang menatapnya.
"Kau mengenalnya?" tanya Emis.
"Dia mantan istriku, jangan coba mendekatinya Emis!" Fandi pergi berusaha mengejar Clara.
Clara tunggu!!
Clara segera menepis tangan Fandi, berulang kali agar Fandi tidak pernah menemuinya lagi dan menampakan wajahnya. Tapi tetap saja Fandi lagi lagi mendapati wajah amarah terhadapnya.
"Apa yang membuatmu, bisa memaafkan aku Clara!"
"Berhenti mengejar, semoga kamu menemukan bidadari duniamu kelak mas Fandi! jika ingin masih berteman dengan kakaku Gilang. Jangan lagi menampaki wajah kepahitan yang aku rasakan!"
__ADS_1
Clara terdiam, ia segera membalikan tubuhnya. Berusaha menemui mc acara kantor bersama atasannya itu. Tidak ada yang tau kedepannya seperti apa. Tapi seperti luka kering kembali basah, jika menatap Fandi akan membuatnya kembali sakit. Sakit karna dirinya pergi dengan masa lalu terindahnya, dan keadaan Clara hamil ia di masukan kedalam rumah sakit jiwa dengan banyak tekanan.
"Clara! jika itu maumu. Mas Fandi akan ikhlas. Semoga lukamu sembuh dan memaafkan aku pria yang sedikit bahagia, dan kagum akan ketegaran hatimu. Semoga bahagia Clara Seiyclar Veronica. Maaf kehadiranku membuat pahit di hidupmu!"
Fandi menahan air mata, ia berkali kali mengucap doa agar dirinya tegar. Mungkin terlalu berlebihan mencintai manusia ketika pencipta merasa cemburu.
'Antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. Antara hitungan tasbih, aku percaya sujudmu dan sujudku akan bertemu di ammin yang sama nanti. Aku ikhlas akan sikapmu Clara, semoga doaku dapat melembutkan hatimu. Dan ditakdirkan kembali berjodoh.'
Gumam Fandi masih melihat gerik Clara yang menyambut klien dalam acara kantor. Membawakan penyambutan tamu, serta memotong pita syukuran dengan senyum lebarnya, seolah tak ada beban dan tekanan.
"Bung kemarilah! aku kenalkan dirimu dengan seseorang. Melupakan memang sulit, beri Clara ruang agar kalian bisa berdamai dengan keadaan!"
---- END ----
Ending Clara dan Fandi adalah memperbaiki diri, dan menjalani kehidupan masing masing ya! Maaf jika kalian kecewa saat ini. Tapi sedikit curcol Author untuk kalian.
Malem malem intipin komen, duh ilah pedes lagi karna ga rela end atau sebaliknya, padahal jarang Up udah buat author berasa punya utang. Tau ga sih, kisah ini ga bisa dilaniut karna ini salah satu karya sahabat Author yg nulis buat cerita, ada gokil tawanya sumpah mau pegang gimana. Aku ga selucu dan sejalan saat baca ulang nerusin.
Kadang pembaca tuh ga mikir hati, meski hatiku selalu terima kritikan. Mungkin dia pembaca baru mampir, ga ikut fanspagenya blog author yang suka qna. Meski aku bukan penulis pemes, tapi ada beberapa penulis punya alasan. Tapi Thanks loh atas komentar terbaiknya buat kisah Clara.
__ADS_1
Aku pernah jelasin mau end atau gak ya? Tapi aku pernah jujur ini hasil tulisan sahabat Author yang udah ga ada dan ga bisa lanjut, sampe lama mau up juga. Aku nulis ga bisa segokil pecah bikin orang ketawa terus. Ini bukan standup tapi novel halu.
Aku pernah mau nerusin, semoga bisa terus up setiap harinya. Tapi nulis tuh ga bisa sejalan, karna yakin mending di tamatin aja dengan alurnya memang penulis kisah Clara udah tiada, tiada dalam syahid melahirkan. Semoga tempatnya indah di sisinya, tapi bukan berarti aku ga mau buat kenangan dengan cara meneruskan tulisannya.
Mohon maaf kalau ceritanya ending ga enak, udah muter keras karna ini kisah Clara hasil dua ide, tapi lebih banyak ide sahabat Author yang telah berpulang. Pernah Author jelasin di fanspage, tapi seberusaha mau nerusin baca dari awal. Ga sanggup karena mungkin sebagian kisah jalan hidupnya, aku sebagai author berat buat nulis yang ga sejalan, karena tipe dia itu penghibur dan buat orang selalu tertawa.
Maka dari itu kisah karya new saat ini itu hasil ide satu orang tanpa hobi kami sebagai sahabat dengan satu akun. Please jangan menjatuhkan down para penulis ya sob.
Dimanapun kalian suka novel seseorang, yuks kritik dengan baik. Karena banyak penulis punya kehidupan dunia real dan membagi waktu atau nulis di berbagai pf.
Judul New : Bad Wife.
follow ig: @ny.fadli_
Dengan mohon maaf Author! semoga kalian bisa menemukan kisah novel paling baik dari kisah Clara. Maafkan atas gagalnya ending ga memuaskan pembaca saat ini. Terimakasih kritikan kalian, sangat berharga buat penulis bebenah diri. 😊
JUGA GENRE HOROR END AUTHOR!!
__ADS_1