
Perut Lita berkriyuk-kriyuk bersahutan, perlahan Ia membuka matanya.Terlihat dari arah balkon hari sudah mulai gelap.Pantas ia kelaparan.Danur masih nyenyak sekali tidur,Lita tersenyum menatap wajah suaminya itu.Ia bangkit,ada rasa perih menjalar diselangkangannya.Lita meringis sampai bibir bawahnya tergigit.
Ia beringsut turun dari atas kasur,lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
__
"Mbok.... masak apa??"Lita duduk dimeja makan.
"Ada ayam balado dan rica-rica Non"Jawab Mbok Fatma sambil membuka tudung saji.
"mmmm enaknya...tolong ambilkan nasi ya Mbok"
"Baik Non"
Mbok Fatma menyediakan nasi dihadapan Lita.
"Terimakasih Mbok"
"Sama-sama Non"
"Mbok sudah makan"
"Sudah....mmmm Tuan mana Non?"
"Sedang tidur "
"Kok tumben tidur awal "
"Aku kasih obat tidur "Lita menjawab sekenanya.Mbok Fatma membulatkan matanya.Lita tidak bisa menahan tawa melihat reaksi asistennya itu.
"Bercanda Mbok"
__ADS_1
"Astaga Non...tak kirain beneran "
Lita memulai menyantap makanannya.
"Kok makan nggak ngajak-ngajak"Suara Danur terdengar,Lita dan mbok Fatma sama-sama menoleh.
"Habis kamu tidurnya pules banget"Lita memberi alasan.
"Kan bisa dibangunin sayang"Danur mengecup kening istrinya menjadi kebiasaan barunya kini.Lita tersenyum tipis.Mbok Fatma seperti tahu diri,ia masuk ke dapur mengambilkan majikannya nasi.
"Terimakasih Mbok"Danur berucap sopan.Mbok Fatma menjawab dengan senyuman.
"Sayang..."
Danur kaget mendengar Lita memanggilnya dengan sebutan SAYANG.
"Boleh nggak besok aku ikut ke Mall?"
"Makasih"
"Emang ada rencana apa besok kok mau ikut?"
"Mau ngepel "
Uhuh uhuk
Danur terbatuk-batuk mendengar jawaban istrinya.Kemudian ia menegak air untuk meredakan batuknya.
"Kenapa ??"
"Kamu ni sayank... sekarang itu kamu adalah bos, ngapain mau ngepel"
__ADS_1
"Yah iseng-iseng aja"Lita menjawab sekenanya saja.Danur geleng-geleng kepala dibuatnya.
___DiLain tempat, Alexia akan melakukan pementasannya yang pertama.Jantungnya terasa deg-degan, meskipun ini bukan hal yang baru baginya.Namun karena ini catwalk yang berkualitas internasional membuatnya sedikit gugup.
"are you ready ??"seorang operator acara memberikan komando untuk bersiap.
"Ready"Alexia menjawab mantap.
"Oke Goo"Operator itu menepuk pundak Alexia.Dengan langkah anggun Alexia melenggak-lenggok diatas karpet merah.
Suara gemuruh tepuk tangan menyambut penampilannya.
Gaun biru laut dengan payet-payet indah yang membalut tubuhnya menambah kesan elegan baginya.Ia sangat menawan , ditambah lagi senyum yang tak pernah lekang dari wajahnya.Membuat beberapa penonton berdecak kagum.
Setelah menyelesaikan penampilannya, Alexia menghela nafas dalam-dalam.Ia merasa puas sekali dan bangga pada dirinya sendiri.Disebabkan banyak yang memberikan tos positif padanya.
Belum hilang senyuman kepuasannya, Entah salah makan apa? tiba-tiba Alexia merasa loya.Ia ingin muntah karena perutnya seperti diaduk-aduk.Alexia bergerak cepat pergi ke toilet.Ia memuntahkan semua makanan yang baru saja mengisi perutnya.
"Mungkin masuk angin "Ia berpikir sendiri.Dengan tubuh yang lemas, Alexia kembali ke ruang make-up.Ia mencari-cari minyak kayu putih untuk mengurangi rasa mualnya.
Tiba-tiba ia terpegang dengan sebuah benda lembut yang merupakan kebutuhan wajibnya.Sudah lama rasanya benda itu tersimpan didalam tasnya.
"Hah???? sekarang bulan berapa ??"Alexia mengambil handphone miliknya.Guna melihat kalender yang merupakan aplikasi wajib disetiap handphone.
Alexia semakin pucat dan tegang.Sudah 2bulan ia belum mens."Apakah mungkin aku hamil ???ohhh tidak tidak..itu mustahil"
Alexia berusaha memotivasi diri sendiri.
"Nggak mungkin aku hamil,aku Udah lama nggak ngelakuin sama Danur.Sejak aku menolak menikah dia tidak lagi menyentuhku.Tapi kalau benar aku hamil ??apa aku hamil dengan om Daniel ???aaahh tidak tidak tidak mungkin sangat tidak mungkin "
Alexia menepis pikiran terburuknya.Ia baru saja mengawali karir dikancah internasional.Ia tidak mau gagal tidak mau!
__ADS_1