
"Pokoknya aku tidak mau dimadu!!"Lita membuang tasnya ke atas tilam dengan kasar.
"Iya siapa juga yang akan menduakanmu sayang"Danur menatap istrinya yang tengah kesal.Ia duduk dibibir kasur mensejajari Lita.
"Tapi bagaimana jika bayi yang dikandungnya adalah anakmu "
Danur terdiam,Ia juga merasa bingung.
"Tapi setahu ku dilarang menikahi wanita hamil, Jadi harus nunggu dia melahirkan dulu"
"Maksudmu??”
"Jika kita menunggu Alexia melahirkan otomatis kita bisa tahu bayi itu anak aku atau bukan dengan cara kita tes DNA"
Apa yang dikatakan oleh suaminya ada benarnya juga, untung suaminya pinter.Lita tersenyum senang Ia menyandarkan kepalanya ke bahu Danur.Tapi mendadak Ia mengangkat kepalanya.Sampai membuat Danur terhenyak kaget.
"Bagaimana kalau hasil test mengatakan bayi itu anakmu??"
"Huffff"Danur menghela nafas panjang."Aku akan tanggung jawab sayang sama anak itu tapi tidak dengan ibunya,dia sendiri kan yang menolak menikah denganku "
Lita manggut-manggut tanda mengerti.
"Maafin aku ya sayang "Lita menggenggam tangan suaminya.
"Maaf untuk apa ??"
"Aku belum bisa hamil"
"Sayang...aku nggak nuntut kamu untuk cepat-cepat hamil kok, karena hamil itu bukan buatan manusia."
__ADS_1
Lita mengulum senyum,Ia kembali menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.
"Seharusnya aku yang harus minta maaf sama kamu sayang, karena kekhilafanku sekarang menjadi bumerang bagi hubungan kita"Danur membelai rambut istrinya.
"Aku senang kamu bisa mengambil langkah yang tepat sayang"
"Aku tidak mau terpancing oleh emosi sehingga aku melakukan kesalahan dan menyakiti hati istri ku tersayang"
Lita tersenyum tipis, kata-kata Danur benar-benar membuat hatinya luruh.
__"Hay pagi sayang"Suara Alexia membuat Danur dan Lita menghentikan suapannya masing-masing.Alexia menghampiri Danur lalu ingin cipika-cipiki seperti biasa tapi Lita cepat bangkit dan mendorong kepala Alexia.
"Mau apa kamu?"
"Ihh apaan sih"Alexia sangat berang,Ia merasa tidak nyaman dengan perlakuan Lita yang mendorong kepalanya.
"Tapi aku adalah orang yang dia sayang"Alexia menunjuk diri sendiri dengan sombongnya.Lita tersenyum mengejek.
"Itu dulu..."Lita mencemooh kesombongan Alexia.
"Aku akan buktikan kalau dulu dan sekarang rasa dihati Danur tetap sama"
"Ok buktikan"Lita sengaja menantang Alexia,Ia melipat tangan di dada menunggu apa yang akan Alexia lakukan.
"Sayang...kamu akan menikahi ku kan?"Alexia melembutkan suaranya.
"Iya aku akan menikahimu"Jawab Danur, Alexia tersenyum bangga mendengar jawaban Danur Wenda.Matanya melirik Lita dengan sombongnya."Tapi nanti setelah bayi itu lahir dan test DNA"Danur melanjutkan kalimatnya, Membuat senyuman sombong yang Alexia pamerkan memudar.
"Jadi kamu akan membiarkan perutku membesar tanpa status ??"
__ADS_1
"Kamu pikir kami bodoh, kalau memang bayi itu anak dari suamiku.Kamu tenang aja kami akan bertanggung jawab sepenuhnya.Tapi kalau bukan jangan harap "Lita menegaskan setegas- tegasnya.Alexia meluruhkan tubuhnya kelantai,Ia menghiba kepada Danur Wenda.
"Sayang... kalau aku hamil tanpa status yang sah bagaimana dengan karirku??aku mohon pikirkan itu"
"Lex... wanita hamil haram dinikahi "
"Sekarang kau baru takut dengan halal dan haram,lalu bagaimana dengan apa yang kita perbuat dulu?"Alexia menyanggah pendapat Danur Wenda dengan lantang"Aku hanya butuh status Danur, setelah anak ini lahir kau ingin menceraikan aku terserah padamu"
Danur Wenda menatap istrinya,Lita menghela nafas perlahan.
"Kau bilang hanya butuh status ??kau tidak berpikir bahwa status itu akan berdampak bagaimana buat keluarga ini.Iya kalau itu anak dari suamiku, kalau bukan ??apa yang akan kamu jaminkan pada kami bahwa nama baik keluarga ini akan baik-baik saja jika suamiku mengakui anak yang bukan darah dagingnya ??"
"Sebaiknya kamu terima saja keputusan kami, menunggu anak itu lahir.Biar tidak ada yang dirugikan karena perbuatanmu"
Alexia terdiam, matanya mengembun.Jika iya tidak bisa dinikahi oleh Danur bagaimana ??
"Kamu bisa tinggal disini jika kehamilanmu tidak ingin diketahui siapapun"Danur mengeluarkan pendapat.Alexia menatap Danur dengan penuh kepedihan "Orang tuamu sudah tahu kau pulang ke Indonesia ??"
"Sudah...tapi mereka tidak tahu kalau aku tengah hamil,aku hanya bilang kalau aku akan menikah dengan mu"
Danur dan istrinya saling beradu pandang."Kapan mereka akan pulang ??"
"Entahlah.. sekarang mereka ada Swiss, katanya mereka akan lanjut pergi ke Portorico"
"Bagaimana dengan usulan suamiku ??apa kau bersedia ??"Lita kembali memulai topik pembicaraan yang sebenarnya.Alexia diam,Ia berpikir sejenak dengan lebih mendalam.
"Jika aku tinggal di rumah ini,aku bisa lebih banyak punya kesempatan untuk mendapatkan cinta dari Danur Wenda kembali"Alexia berucap pada dirinya sendiri."Baiklah aku akan ikuti kemauan kalian"
Danur tersenyum ia menatap istrinya, Namun Lita menyorotkan tatapan waspada.Hatinya tergerak untuk tidak mempercayai wanita yang duduk dibawah kaki suaminya itu.Rasanya ada muslihat yang tersembunyi.
__ADS_1